
CATATAN SEDIKIT YA, AOTHOR NYA TIDAK BISA MEMBUAT ACARA AHAD NIKAHNYA BAGUS YA🙈, MAKLUMI SAJA Ya JANGAN DI BULLY🙈
🍃
🍃
🍃
''Saya terima nikah nya dan kawinnya Chika Ananda Putri binti Rahman dengan mas kawin 10 gram emas. Dan seperangkat alat sholat di bayar tunai!''
Suara lantang itu, terdengar di Aula Masjid yang berada di dekat kos-kosan nya Chika. Ya, hari ini Chika sama Dito sedang melangsungkan Ahad Nikah mereka berdua.
__ADS_1
Proses Ahad Nikah itu hanya di hadiri oleh beberapa orang saja. Diantara nya asisten Ayah nya dan 2 teman lelakinya. Dan tidak lupa kedua orang tuanya ikut menyaksikan Ahadnya melalui Vidio Call.
Sedangkan di pihak Chika, ada Papa nya sebagai wali serta mama nya dan satu sepupu laki-laki nya. Tidak lupa Pak Lurah setempat untuk menjadi saksi Ahad tersebut. Entah sejak kapan Dito mempersiapkan semua acara ini,? Chika tidak tau apa-apa soal acara hari ini yang begitu mendadak. Dia kira ucapan Dito tadi cuma becanda, tapi tidak di sangka. Dia di bawa ke Masjid dan di situ sudah lengkap tinggal menunggu ia ganti pakaian dan make up. Di saat, saat seperti ini ia tidak percaya sama sekali. Bahkan ia merasa seperti orang linglung antara sadar dan tidak.
Di tambah lagi kedua orang tuanya Dito dengan orang tua nya Chika. Yang jadi pertanya an Chika saat ini adalah, kenapa kedua orang tua nya bisa semudah itu mengizin kan dia menikah? Yang notabene mendadak dan masih tergolong belia. Apa lagi dirinya masih di bangku sekolah?Semua itu hanya ada di benak nya saat ini.
LANJUT
Skip 1 jam
''Kita mau kemana?'' Tanya Chika saat mereka berdua ada di dalam mobil Dito. Yang sedari tadi tidak ada yang membuka obrolan setelah selesai Ijab qobul.
__ADS_1
''Nanti juga kamu tau sendiri.!'' Jawab Dito yang masih fokus menatap jalan di depan. Dengan membelokan mobil nya ke kanan yang di mana disitu ada sebuah gedung yang menjulang tinggi.
''Bentar Dito,'' Panggil Chika saat melihat pergerakan Dito membuka pintu Mobil nya. Dengan resfleks tangan Chika menyentuh lengan milik Dito.
''Ada apa Chik?'' Dito balik arah menatap dengan lembut ke arah Chika istri nya beberapa jam yang lalu.
''Ngapain kita kesini?'' Tanya Chika sambil mengedarkan pandangan nya ke kanan ke kiri. ''Kenapa kita tidak langsung pulang saja? Aku butuh istirahat Dito. Apa lagi kalau nanti, Kia melihatku tidak ada di kos-kosan nya?? Aku harus mencari alasan apa coba? Dan untuk hari ini.'' Chika menjeda ucapan nya.
''Huufff, aku kira kamu itu tidak serius dengan ini semua, Dit. Aku kira kamu hanya becanda mengajak aku untuk menikah. Dan, dan kapan kamu menghubungi ke dua orang tua kita?'' Tanya Chika beruntun seraya menundukan kepala ya ke bawah.
''Hei,'' Tangan Dito bergerak meraih dagu Chika ke atas. ''Tatap aku Chik, dengerin dulu penjelasan ku. Ok, aku akui kalau aku sedikit memaksa kamu menikah denganku. Namun ini juga demi kebaikan mu juga. Coba kamu pikir dengan baik-baik,? apa yang terjadi di antara kita berdua semalam? Aku kira di sini kurang pas tempat nya untuk membahas itu.'' Lanjut Dito.
__ADS_1
''Hmmm, lebih baik kita bahas di dalam saja. Aku tinggal di Apartemen ini. Dan niat ku membawamu kesini untuk meluruskan di antara kita yang terjadi hari ini, ok. Kamu percaya kan, kalau aku tidak ada niatan lainnya.?''