MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab75


__ADS_3

Mobil yang di kemudikan oleh Kenzo sudah pergi beberapa waktu yang lalu, dengan kecepatan sedang, mobil milik Kenzo membelah jalan kota yang cukup ramai di siang hari.


Kenzo berulang kali melihat Arloji di tangan kiri nya.


''Pantes ramai, ini sudah waktu kembali bekerja.'' Gumam nya


Mobil Kenzo berhenti kembali saat lampu hijau berubah menjadi merah. Suasana di dalam mobil milik Kenzo cukup canggung di antara mereka bertiga.


Kenzo juga tak henti-henti nya menggerutu di dalam hatinya. Berulang kali Kenzo mengumpat kesialan di hari ini.


Di jadikan supir di mobil nya sendiri. Mengantar dua peremuan yang duduk manis di kursi penumpang.


Kenzo kembali melirik ke arah belakang melalui spion nya. Dan tak sengaja bersetatap dengan bola mata Kia yang sama-sama menatap nya.


Sepersekian detik Kia pun tersadar, harus segera mengalihkan pandangan nya sebelum Aurel menyadarinya. Ia harus menjaga perasaan nya karena kita sama-sama perempuan. Sesama perempuan Kia tidak ingin saling menyakiti hati nya. bagaimanapun juga Aurel masih tunangan nya kak Kenzo. Yang memiliki rasa cinta terhadap kak Kenzo.


Biarlah waktu yang menentukan nya nanti. Bila sekarang waktu nya untuk mengalah. Dia sudah mempersiapkan sedari awal, sebelum perasaan nya terlalu dalam.


Ia tahu, seiring berjalan nya waktu rasa itu timbul begitu saja di hati nya tanpa ia minta. Dia sudah berulang kali menepis nya. Namun rasa itu semakin tumbuh di kala kak Kenzo terus berusaha mendapatkan nya.

__ADS_1


Di sisi lain Kia ingin memiliki Kenzo seutuh nya, tidak ingin berbagi ke siapa pun termasuk dengan Aurel.


Tapi ia tidak boleh egois, ia yang baru datang di antara mereka berdua. Bila orang lain tahu pasti ia yang di cap sebagai wanita murahan. Yang suka merebut milik orang lain.


SEBELUM NYA


''Tunanga mu pulang bersama siapa Ken? Tanya Daddy Bagas menatap Kenzo putra nya begitu dingin.


Kenzo berbalik arah menatap Daddy nya beberapa waktu. Dengan melepaskan tangan Kia di genggaman tangan nya secara perlahan.


Ia melangkah mendekati Daddy nya yang masih setia di posisi duduk nya. Dia mencoba berbicara secara pelan bersama Daddy nya. Karena sekarang ini di tempat umum, Kenzo juga harus memikirkan nasib Kia kalau ia berbicara terlalu keras dengan Daddy nya. Yang akan berujung pertengkaran di tempat umum saat ini juga.


'Bukan nya tadi dia datang bersama Daddy, kalu kenapa aku yang harus mengantarkan nya untuk pulang.?'' Jawab Kenzo.


''Ken,'' Panggil Aurel tertahan. Menyadari arti tatapan tajam dari Kenzo untuk nya.


Semua itu tidak luput dari ekor mata Daddy Bagas.


''Kau keterlaluan Ken,'' Bentak Daddy Bagas yang tidak terima. ''Kau sudah di butakan oleh cinta perempuan itu.'' Sambung nya lagi.

__ADS_1


Kenzo terkekeh pelan, ''Kau yang salah Daddy. Sedari awal aku sudah menolak perjodohan ini. Tapi Daddy selalu tidak mendengarkan nya.''


''Tapi tidak dengan cara seperti ini. kau sudah melangsungkan pertunangan secara resmi. Semua orang sudah mengetahui siapa calon istri mu. Jadi, jangan berulah saat ini kalau tidak mau perempuan itu.'' Tunjuk Daddy Bagas ke arah Kia. ''Kupermalukan dia di sini karena dia sudah berani menggoda kamu.'' Ucap Daddy Bagas penuh penekanan setiap kalimat nya.


''Daddy pikir aku akan takut,'' Tantang Kenzo dengan santai. Silakan kalau Daddy mau, Daddy akan terkejut siapa yang akan malu di sini? Kiana Maulia Sanjaya atau Aurel Sanjaya.''


DEG


''Kak,'' Panggil Kia yang sudah berada dibelakang nya.


''Kenapa harus di buat rumit sih, kak?tinggal pulang bareng kok ribet. Ayo Rel,'' Menarik tangan Aurel keluar dari tempat Rumah makan tersebut. kalau tidak begini kapan pulang nya. bikin malu saja. Jangan sampai terbongkar.


Huff


''Untung dia yang membawa nya, kalau tidak aku tidak mau mengantar nya untuk pulang.'' Ucap Kenzo melangkah besar menyusul mereka berdua.


''Kenapa ada yang janggal dengan nama mereka? apa cuma kebetulan ya.'' Batinn nya.


''Apa maksud nya Kenzo tadi? Siapa yang akan malu? Iya tentu saja perempuan itu bukan. Yang sudah merusak hubungan orang lain.''

__ADS_1


''Dasar anak kurang ajar. Untung putra ku satu-satu nya. Kalau tidak sudah ku gantung di pohon kencur kau Kenzo.'' Kesal Daddy Bagas seraya berjalan keluar.


__ADS_2