MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab116


__ADS_3

Kenzo sudah berada di dalam ruangan kerja milik Daddy nya, dua puluh menit yang lalu. Ruangan yang mendominasi warna hitam tersebut.


Daddy nya yang duduk tenang di singgasana nya menghadap luar jendela besar yang melihatkan pemandangan kota di malam hari.


''Apa kamu sudah tahu siapa istrimu itu?''


Setelah keheningan yang melanda di ruangan tersebut dan membutuhkan beberapa waktu untuk memecahkan keheningan di antara mereka berdua, Kini akhirnya pecah juga dengan suara Daddy nya yang bertanya kepadanya.


Kenzo mengerutkan kening nya beberapa waktu, untuk mencerna kalimat pertanyaan Daddy nya itu.


''Jelas sudah tahu Daddy, siapa istriku ini.? Perihal apa yang ingin Daddy ketahui.?''


''Latar belakang nya atau level hartanya.?''


''Jika level hartanya, dia tidak kalah dengan kita. Meski pun begitu, aku mencintai nya bukan karena dia dari kalangan orang berada. Aku menyukai nya dari kepribadian nya yang baik dan lembut. Bukan dari fisik yang cantik di luar nya saja.''

__ADS_1


Kursi berputar balik arah ke arah putranya berdiri.


''Cukup pintar dengan pilihan mu, namun bukan itu yang aku maksud.''


Kenzo memicingkan sebelah matanya, dengan tatapan mendalam ke mata hazel milik Daddy nya yang berwarna cokelat kehitaman khas mata Indonesia.


''Ke inti nya saja lah Daddy, jangan mengulur waktu untuk aku pulang ke Apartemen untuk bikin cucu.'' Menaikan satu tangan nya untuk melihat Alorji beberapa waktu.


''Ck, kau pikir aku itu tidak tahu apa? Kalau kamu belum sama sekali membuka gawang milik istrimu itu.''


''Benarkah, Daddy ku serinci itu sampai-sampai malam pertamaku saja Daddy mengetahui nya.'' Sindir Kenzo halus.


''Memang tidak salah, dengan bibit unggul keturunan ku. Otak cerdas ku menurun kepadamu Kenzo Mahesa.'' Bangga Daddy Bagas berlalu terkekeh beberapa waktu.


''Lalu, bagaimana dengan hubungan nya sekarang ini, membaikah atau___''

__ADS_1


''Jelas sudah membaik Dad,'' Potong Kenzo cepat. ''Restu sudah berada di tangan ku. Tinggal menunggu restu dari Daddy ku dan Mom ku saja, jika itu di restui kalau tidak, tidak masalah bagiku toh kita berdua sudah menikah secara sah.'' Jawab Kenzo santai tidak memperdulikan perubahan raut wajah Daddy nya yang terlihat tak suka mendengar ucapan nya barusan.


''Oh, kenapa kamu berpikir buruk tentang Daddy mu ini dan soal membaik. Apakah kau sudah yakin, kalau sudah benar-benar membaik.?''


''Hmm, kalau tidak percaya coba Daddy bertanya dengan suruhan Daddy selama ini, yang selalu mengutitku dan rasanya ingin ku tabok sesekali orang itu.''


''Ha, ha, ha, Kupikir kau tidak akan mengetahui nya dan ternyata aku salah. Kau cukup pintar dengan soal itu.'' Ucap Daddy Bagas yang masih tertawa.


''Apakah sudah tidak ada lagi yang perlu di bahas lagi Dad? Kalau tidak ada, aku akan kembali Apartemen sekarang juga. Kasian istriku yang sudah menungguku terlalu lama.''


''Tinggal bersama,'' Ucap nya dengan sorot mata tak suka.


''Yes, ada yang salah Dad? Kenapa Dad terlihat tidak suka gitu''


''Terserah, hanya perlu kamu ketahui. Kalau kamu tetap akan melanjutkan pendidikan mu di luar negeri. Jadi berhati-hatilah kalau sedang bermain. Jangan sampai dia hamil di kala kamu pergi ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan kamu.'' Dengan nada penuh ketegasan yang Daddy Bagas layangkan ke putranya. ''Ini demi masa depan mu untuk menjadi seorang pemimpin, yang luas pengalaman dari segi apa pun itu. Karena itu sangat penting dalam peran seorang pemimpin.''

__ADS_1


''Tidak bisakah aku melanjutkan nya di dalam negeri Dad.'' Harapan Kenzo yang terakhir, pada dasar nya memang benar apa yang di katakan oleh Daddy nya itu. Pengalaman dan lulusan luar negeri cukup berpengaruh besar di negara Indonesia. Lulusan yang terbaik sangatlah mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang di ingin kan. Dan mendapatkan nilai tersendiri dari masyarakat Indonesia.


''Kalau soal restu dan merestui, itu sudah ku pikiran jauh-jauh hari. Apa pun yang terjadi? Siapa pun pilihan mu, Restu Daddy dan Mom merestui kalian berdua. Hanya satu Daddy inginkan dari kamu, melanjutkan pendidikan kamu di luar negeri. Dan semua itu Daddy sudah mengurusnya, tinggal menentukan keberangkatan mu saja nanti.''


__ADS_2