
Tring
Setelah beberapa waktu Kia meninggalkan aplikasi whatsapp nya, handphone yang berada di saku nya berbunyi kembali dengan satu kali suara, yang bertanda hanya sebuah pesan saja.
Karena ia merasa kepo isi pesan dari suaminya, tangan Kia segera bergerak mengambil lalu membukanya dengan cepat.
Ia pikir itu dari suaminya, karena sedari tadi suaminya selalu menghubungi nya melalui chat, atau panggilan. Yang tanpa ia hiraukan sama sekali.
Hanya ada satu chat yang ia balas, yang isi nya sebuah tuduhan kalau ia sedang berselingkuh. Dia tak terima kalau diri nya di tuduh tanpa bukti.
DEG, jantung nya berdetak lebih cepat dari biasanya. Dia terkejut karena ini pesan dari kakak nya memberi tau kan sesuatu. Peri hal kondisi Papa nya yang berada di kota A sekarang ini.
Tring
Aku akan pulang sekarang kak, cek lokasinya tempat Papa di rawat.
π
π
π
__ADS_1
Butuh waktu satu jam, Kia sampai lokasi Papa Andre di rawat. Karena terkena serangan jantung jadi Pak Andre cukup lama di rawat inap di Rumah Sakit XX.
Sebelum berangkat naik taxi, Kia pulang sebentar mengambil buku-buku pelajaran. Untuk mengerjakan soal-soal ujian besok pagi nya. Dengan di antar oleh Maya.
Ceklek
''Papa,'' Panggil Kia berteriak dengan nada khawatir. ''Eh, maaf, '' Ucap Kia ketika di ruangan Papa nya ada kedatangan seseorang tamu.
''Maaf,'' Sekali lagi Kia ucapkan ''ku pikir tadi tidak ada tamu di sini'' Dengan melangkah dan mendekat lalu mencium punggung tangan sang Papa.
Pak Andre yeng sudah tahu kebiasaan putri nya, Hanya menggeleng-geleng kan kepalanya pelan.
''Ish, kebiasaan kalau masuk tanpa mengetuk pintu dulu. '' Tegur sang Papa,'' Tidak sopan Kiana jangan di ulangi lagi'' Lanjut nya.
''Ehem, maaf tuan Riko putri ku membuat mu tidak nyaman.''
''Tidak masalah, wajar sih Pak anak muda belum mengerti.''
'Iya," Andre membenarkan apa yang di bilang rekan bisnis nya ini. Emang putri nya belum berpikiran dewasa masih anak SMA." Oh iya tuan, kenalkan ini Kiana, putri perempuan ku satu-satu nya adik dari Aldo Sanjaya.
Pak Andre memberi kode pada Kia, untuk menjabat tangan sama rekan bisnis yang sedang menjenguk nya jauh- jauh dari luar Kota.
__ADS_1
Kia yang tahu maksud dari Papa nya, segera melangkah mendekati sang tamu untuk berjabat tangan.
''Salam kenal Pak, nama ku Kiana adik dari Kak Aldo Sanjaya.'' Ucap Kia memperkenalkan diri seraya mengulur tangan nya di depan Pak Riko, Riko dengan senang hati menerima uluran tangan dari gadis cantik di depan nya saat ini''Cantik dari asli nya ketimbang dari foto nya. '' Batin Riko.
''Bagaimana keadaan Papa? Sudah sehat apa belum? asudah berapa hari Papa di rawat inap di sini? Kenapa tidak memberi tahu ku tentang kondisi mu, Pa.?'' Kia bertanya panjang lebar dengan menelisik seluruh tubuh sang Papa. Tangan Kia bergerak menyentuh dada sang Papa. ''Apa di sini masih terasa sakit?'' Tanya Kia dengan nada khawatir.
''Sudah tidak sayang, apakah kakak mu yang mengasih tau kamu, kalau Papa di rawat di sini?'' Tanya sang Papa dengan sengaja mengabaikan pertanyaan yang begitu banyak.yang di lontarkan dari mulut manis putri nya. Entah, yang mana dulu yang harus ia menjawab.
''Iya, apa Papa yang melarang nya?'' Sungut Kia.
''Papa jahat tahu gak'' Kesal nya dengan muka cemberut. ''Kenapa di rahasiakan dari Kia, Pa?'' Imbuh nya.
''Papa, hanya tidak mau mengganggu kamu yang sedang ujian sayang.''
''Hmm, Pak Andre, saya permisi dulu mau menjemput atasan saya yang sudah berada di bawah.''Sela Riko pelan, di tengah-tengah percakapan diantara mereka berdua.
Seketika anak dengan seorang Papanya menoleh ke arah tuan Riko. Dan merasa tidak enak telah mengabaikan beradaan nya.
''Silakan Tuan, kenapa mau repot-repot menjenguk ku yang tidak satu kota dengan anda Tuan,? Jadi tidak enak.''
''No problem, '' Pak Andre belum tau saja atasan saya menjenguk mu ada maksud yang tertentu, batin Riko.
__ADS_1
Bukan tidak mau, namun waktu nya tidak begitu banyak. Apa lagi yang berada di luar kota? Biasanya di wakilkan oleh Riko sang asisten nya saja, itu sudah cukup.
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA GAESπππ