MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab114


__ADS_3

CATATAN : Sejujur nya alur ini masih agak panjang ya. Biar cepat kelar aku skip. Yang penting aku buat end masih masuk dalam alur nya, kok. Beda nya sudah tidak ada konflik antara keluarga.


...🍃🍃🍃...


SATU MINGGU KEMUDIAN.


Hari ini Kenzo berencana membawa Kia, ke rumah untuk bertemu dengan kedua orang tuanya.


Kedua orang tua nya yang ingin bertemu secara langsung dengan sang menantu nya. Setelah kejadian di Apartemen beberapa hari yang lalu. Mom dan Daddy ingin berbicara soal hubungan kita berdua dengan serius.


''Apa rencana mu ini tidak di ketahui oleh kedua orang tua mu sayang.? Aku takut ini akan gagal dan kamu langsung di kirim ke luar Negeri loh.'' Cemas Kia dengan langkah kaki nya, mengikuti langkah kaki sang suami. Yang kini mulai memasuki rumah mewah milik kedua orang tua Kenzo.


''No, jangan keras-keras area sini banyak mata-mata Daddy ku.'' Bisik Kenzo pelan.


''Benarkah, maaf aku tidak tahu.''


''Selamat malam Tuan Muda Kenzo.'' Sapa pelayan yang membuka pintu utama milik Daddy nya.


''Hmm, Daddy di mana.?'' Tanya Kenzo.


''Tuan sedang makan malam bersama nyonya, Tuan Muda. Sambil menunggu kedatangan Tuan Muda.''


''Ya sudah, ayo masuk!'' Ajak Kenzo.


''Selamat malam nona,'' Sapa pelayan yang baru melihat nona keluar dari belakang Kenzo berdiri.

__ADS_1


''Malam juga Bi,''


Kenzo menarik pelan istrinya ke arah samping nya, dan berlalu masuk ke arah meja makan berada. Karena kedua orang tuanya pasti sudah menunggu nya untuk makan malam bersama.


''Aku takut Ken,'' Lirih nya menggenggam erat lengan Kenzo.


''Mom dan Daddy ku tidak menggigit manusia sayang. Semua akan baik-baik saja, percaya lah.'' Bujuk nya dengan berbisik.


''Malam semua nya,'' Sapa Kenzo menghampiri ke dua orang tua nya. Untuk mencium punggung tangan milik Mom sama Daddy nya. Dan di susul oleh Kia yang berada di belakang Kenzo. Kia juga mengikuti apa yang di lakukan oleh Kenzo suami nya.


''Malam sayang, kenapa datang nya bisa terlambat.?''


''Macet Mom, bukan begitu sayang.'' Jawab Kenzo dengan beralih ke istri nya.


''Eh, iya Mom karena macet.''


''Oh iya Tante, nama ku Kiana Maulia Sanjaya, Panggil saja Kia Tante, Om''


''Kok Tante, panggil Mom juga dong, nak Kia. Seperti Kenzo memanggilku dengan sebutan Mom.''


''Ini Daddy Bagas, suamiku. Panggil saja dengan Daddy, ya sayang.'' Perintah Mom Siska.


''Ehem, Bisa di lanjutkan makan malam nya Mom. Nanti bisa dilanjut lagi setelah makan malam nya sudah selesai.'' Pinta Daddy Bagas, yang masih fokus dengan nasi di piring nya yang masih tinggal setengah.


''Bisa Mas, ayo nak Kia kita makan dulu,! nanti kita lanjut setelah sesi makan malam ini sudah selesai.''

__ADS_1


''Jangan malu-malu, anggap saja di rumah sendiri.'' Lanjut Mom Siska lagi dengan nada halus.


''Iya Mom,''


SKIP


''Kenapa kalian berdua menikah tanpa izin dari ku dulu? Dan kamu.'' Tunjuk Daddy Bagas ke arah Kenzo putra nya. ''Apa yang kamu lakukan beberapa hari yang lalu di Apartemen mu Kenzo?'' Geram Daddy Bagas.


''Mencetak Baby, Daddy.''


Brak


''Kau, kenapa kau sudah berani mencetak Baby, Kenzo.'' Rahang nya mulai mengeras menahan amarah yang sudah berada di ubun-ubun.


''Mom ingin seorang cucu, Daddy.''


''Kenapa harus Mom Kenzo.?'' menatap tajam ke arah putra nya.


''Dulu Mom terlihat kecewa, saat datang ke Apartemen ku tidak bertemu dengan menantu Mom. Kupikir dengan istri ku cepat hamil, cepat dapat restu dan Mom cepat punya cucu.'' Ucap Kenzo enteng tanpa beban, tidak seperti Daddy nya yang merasa keberatan.


''Apa ini alasan kamu saja Ken,? Supaya kamu gagal berangkat ke luar Negeri.'' Tebak Dad Bagas.


''DEG, jangan sampai gagal,'' Batin Kia berdoa.


''Mampus kamu Kenzo,'' Gumam nya.

__ADS_1


''Apaan sih Dad, Daddy menuduh ku, gitu. Dad kan sudah tahu jelas pernikahan ku ini sudah sangat lama. Wajar bukan, kalau aku melakukan hal seperti itu, aku ini laki-laki normal ya Dad.''


__ADS_2