MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab 84


__ADS_3

''Masuk lah, ini toilet khusus tamu aku harap kamu bisa jaga kebersihan.'' Ketus Aurel berbalik arah menuju ke depan.


''Putuskan hubungan mu sama Kenzo, karena aku tak suka. '' Titah Digo tidak terbantahkan dengan suara tegas nya.


Semenjak tiga tahun yang lalu, Digo sudah mengklaim Aurel sebagai kekasih ny. Dia sudah berjanji pada diri nya kalau bertemu dengan nya suatu saat nanti. Dia tidak akan pernah melepaskan nya seperti dulu.


''Siapa kamu,? Berani sekali kau memerintahkan aku. Urusan pertunangan itu, bukan urusan mu. Jadi jangan suka ikut campur karena kau itu hanya orang luar saja.''


Prok


Prok


Prok


''Luar biasa, aku suka wanitaku tegas seperti ini.sebelas dua belas di atas ranjang.'' Ucap Digo tepat di tengkuk leher Aurel. Membuat Aurel seketika meremang, apa lagi dengan hembusan nafas nya seperti tiga tahun yang lalu.?

__ADS_1


''Menjauhlah, '' Bentak nya.


''Why, aku kangen.'' Dengan sengaja Digo mengecup pundak Aurel yang terbuka.


''Jangan gila kamu ya,'' Geram Aurel berbalik menghadap ke arah Digo yang sedari sudah ada di belakang nya.


Dan posisi nya sekarang mereka berdua saling menatap dengan jarak begitu dekat. Bahkan hembusan nafas meraka berdua saling merasakan.


Aurel benci, gara-gara Digo ia pernah di cap sebagai wanita murahan. Yang pertama, dari Maya yang dulu telah memergoki nya keluar dari kamar laki-laki. Yang kedua, yaitu dari Dito beberapa bulan yang lalu.


''Aku gila karena kamu, aku bisa berbuat gila lagi di depan keluarga mu sekarang juga. Semua itu tergantung dengan keputusan mu.'' Tegas Digo.


Cup


Satu kecupan Digo layangkan di bibir mungil milik Aurel. ''Manis, '' Batin nya Digo

__ADS_1


Mata Aurel mendelik menatap tajam Digo.


''Apa mau marah, mau teriak silakan aku tidak takut.'' Tangan Digo bergerak menyentuh perut datar milik Aurel.


''Aku yakin, dulu pernah ada yang di sini, bibit unggul ku di tambah berkualitas premium. Sekali tembak langsung jadi'' Gurau Digo dengan bangga.


Aurel yang mendengar ocehan dari Digo tersenyum kecut. Seraya menepis tangan Digo dari perut nya.


Apa yang di katakan oleh Digo benar ada nya, dulu pernah hamil, namun ia ke guguran di saat mengikuti camping di alam bebas. Dengan tidak di sengaja ia terjatuh lalu di bawa ke RS terdekat waktu itu. Dengan Dokter Kandungan dia di kuret sampai bersih. Tidak ada yang mengetahuinya, karena dia sudah memohon kerja sama nya dengan Dokter tersebut.


''Kamu jahat, kamu jahat'' Lirih nya menahan air mata nya yang mulai mengalir ke pipi mulus nya dengan cepat.


Di saat ia mengingat masa lalu nya yang sangat begitu kelam. Membuat nya ingin menangis histeris. Tidak siapa pun yang mendukung nya. ia menutup dengan begitu rapat selain Dokter kandungan di kala itu. Karena ia sering datang setiap saat untuk melihat kesehatan rahim nya.


Digo yang melihat Aurel menahan tangis dan tubuh nya bergetar begitu hebat. Langsung membawa Aurel ke dalam pelukannya. Dia tak tega, saat melihat kekasih nya menangis seperti ini.

__ADS_1


''Maaf, maaf dahulu aku sudah menyakiti mu begitu dalam, maafin aku. '' Ucap Digo begitu lembut di telinga Aurel.


''Aku janji, tidak akan pernah menyakitimu lagi. Aku tidak tahu kalau sudah membuat mu seperti ini.'' Lirih nya pelan.


__ADS_2