MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab109


__ADS_3

Kiana berhenti sejenak, langkah kaki nya yang akan melangkah masuk ke dalam ruangan yang mendominasi warna putih tersebut.


Dengan perasaan ragu-ragu dia mencoba untuk menyentuh gagang pintu di depan nya saat ini. Dan juga me nyakin kan diri nya. bahwa, ini semua akan baik-baik saja.


Kenzo yang sedari tadi yang memperhatikan gerakan dari istri nya, hanya diam membisu. seperti nya Kenzo sudah mengetahui, apa yang di rasakan oleh istri nya sekarang ini.


Sudah tidak bisa di perjelas kan lagi, pokok nya. Semua yang ada kata rasa, diaduk menjadi satu.


Berulang kali Kia menghirup, lalu di keluarkan dari mulut nya dengan begitu kasar. Hanya untuk menghilangkan rasa gugup nya yang menyelimuti seluruh tubuh nya.


Beberapa menit yang lalu, Kia mendapat pesan dari Kakak nya, kalau saat ini, Papa nya sudah mengetahui segala nya. Perihal pernikahan rahasia nya yang sudah lama, dia simpan selama ini.


''Sampai kapan kamu berdiri di sini,? Masalah tidak akan selesai, kalau kamu tetap di depan pintu seperti ini.'' Bisik Kenzo, yang berada di belakang nya.


CEKLEK

__ADS_1


Pintu terbuka dengan sempurna, terpampang jelas dua laki-laki menatap nya dengan aura yang berbeda-berbeda. Kia, bergantian menatap kedua laki-laki yang di sayangi dengan perasaan takut dan bersalah.


Dulu dia sudah berjanji kepada mereka, menjaga diri sebaik mungkin, di saat dia sudah memilih hidup di kos-kosan waktu itu. Sekarang, janji hanya tinggal sebuah janji, nyata nya dia tidak bisa menjaga diri dengan baik.


Seandainya dulu dia tidak meminta, pindah sekolah dan hidup di kos-kosan seperti yang di ingin kan nya. Mungkin ini semua tidak akan pernah terjadi.


Dengan perlahan Kia melangkah kan kakinya masuk kedalam dengan sempurna. Setiba nya, dia sudah di dekat sang Papa nya. Lidah Kia tiba-tiba terasa kelu untuk mengucapkan kata maaf sedalam-dalam nya.


Nasi sudah menjadi bubur, yang tidak akan pernah menjadi nasi kembali. sama yang di rasakan Kia sekarang ini. Pernikahan nya sudah berjalan hampir setahun, cinta nya sudah tumbuh seiring nya waktu.


''Maaf,'' Lirih nya.


''Aku tidak butuh, kata maaf dari kamu. Yang ku butuhkan, sebuah penjelasan yang menyatakan ke salah pahaman yang berujung rahasia pernikahan. Dan, apa yang sebenarnya terjadi kala itu.?'' Ucap Papa Andre tidak terbantahkan.


''Dimana suami brengsek mu itu,? yang tidak tau arti, apa penting nya sebuah restu dari orang tua.?'' Pekik nya dengan suara tertahan. Sorot matanya yang mengintimidasi ke arah Kia, hanya dengan satu titik, Papa Andre menatap lekat manik mata Kiana Maulia Sanjaya.

__ADS_1


''Pa, ini bisa di bahas di lain waktu. Ini sudah hampir tengah malam. Tidak enak, kalau di dengar dengan pasien yang lain nya.'' Aldo mencoba untuk mengulur waktu.


''Diam,?'' Bentak Papa Andre keras.


''Tidak enak dengan pasien lain nya, atau kamu ingin membantu nya seperti selama ini.'' Tuduh Papa Andre dengan menahan amarah nya. Memang benar itu kenyataan nya.


Seketika Aldo membeku, merapat kan bibir nya dengan sempurna. Jelas, baru kali ini dia baru melihat ke murka an Papa sambung nya ini.


''Sampai kapan kamu terdiam membisu di situ tanpa ingin menjawab pertanyaan yang aku ajukan tadi, hah.'' Sungut Papa Andre. dengan satu tangan nya meraba dada nya yang bagian jantung. Yang kini, mulai terasa nyeri bagian tersebut.


Kia terisak pelan, kedua tangan nya saling bertautan di baju yang dia pakai sekarang ini. Dengan kepala menunduk kebawah, yang sedari awal dia memasuki ruangan yang mendominasi warna putih tersebut. Kia benar-benar tidak berani menatap Sang Papa kalau sedang murka seperti ini. Murka Sang Papa untuk hari ini sangatlah mengerikan, Batin Kia.


CEKLEK, suara pintu terbuka kembali dengan sempurna, ketiga pasang mata itu menatap dengan satu arah satu titik dan satu tujuan. Seseorang yang berdiri tenang dengan menampilkan senyuman manis nya.


''Malam, Tuan Andre Sanjaya.'' Sapa Kenzo setenang mungkin.

__ADS_1


Laki-laki itu berpikir, kalau suasana selagi panas, tampilkan lah senyuman manis nya. Agar mereka yang melihatnya, bisa bikin adem tuh hati nya. Pikir Kenzo mencairkan suasana yang lagi tegang-menegang.


__ADS_2