
Kenzo mengambil handuk kecil yang dia bawa tadi, dengan cepat handuk kecil itu di ikat kan di bagian pinggang nya. Sebelum keluar, Kenzo menyisir rambutnya yang basah ke belakang.
Dengan santai Kenzo berjalan keluar dengan raut wajah yang berseri-seri.
''Sayang, aku sudah sele___'' Ucapan Kenzo terhenti, saat melihat istrinya kembali tidur dengan begitu pulas. Rasa bersalah telah menyelimuti hati nya, Bisa di lihat, raut wajah istrinya terlihat pucat, bibir juga terlihat putih memucat.
''Bodoh, kamu Ken, '' Dengan bergegas, Kenzo berganti pakaian dengan asal. Dia takut kalau istrinya kenapa-napa.
''Sayang, hei bangun.'' Kenzo menepuk pelan pipi istri nya.
''Hmm, aku masih ngantuk Ken. biar aku tidur bentar. '' Mohon Kia.
''Nanti bisa tidur lagi, sayang. Yang penting kamu sarapan dulu, ya. lalu kamu meminum obat nya, setelah itu kamu boleh tidur lagi.'' Ujar Kenzo dengan mengusap lembut sebelah pipi Kia istri nya.
''Aku males keluar Ken, aku mau sarapan di sini aja dengan mu.'' Dengan kedua mata masih terpejam. Sangat enggan Kia untuk membuka kedua matanya.
''Baiklah sayang, biar aku ambilkan untuk mu.'' Membuat Kia begitu senang di turuti, dengan gerakan cepat Kia menyambar bibir suami nya itu. ''Cup, makasih sayang. '' Membuat Kenzo terkejut, gak biasanya Kia istrinya mulai duluan. ''Apa itu nama nya, sayang.?''
''Kecupan, '' Jawab Kia ketus. Membuat Kenzo terkekeh geli. ''Aku suka kecupan nya di bibir, biasanya hanya di kedua pipi aku saja.'' Goda Kenzo.
'''Ya udah, besok nya tidak ada lagi kecupan.'' Ucap Kia merajuk, dengan bibir maju ke depan.
''Kenapa, ? Bukan nya tadi aku bilang sangat menyukai nya, ya. '' Tanya Kenzo gelagapan.
''Kau selalu menggoda ku Ken, aku tak suka. '' Adu nya.
''Baiklah, mulai besok aku tidak lagi menggoda mu. Asalkan, setiap pagi nya aku mendapatkan semua itu dari kamu, bagaimana. '' Ucap Kenzo mencoba bernego, sambil menyipitkan sebelah mata nya untuk menanti jawaban dari istri nya.
__ADS_1
''Minta maaf dulu.'' Lanjut nya dengan tersenyum di buat-buat.
Kenzo menggeleng dengan tingkah Kia istri nya pagi ini. ''Maaf sayang, gak lagi deh menggodamu seperti tadi. Maafin ya, jarang-jarang loh Kenzo Mahesa minta maaf duluan.'' Tersenyum bangga.
''Yang Ikla____''
''Cup, udah iklas nda. ''
''Kok nda, kamu selingkuh. '' Tuduh Kia lagi. Entah pagi ini dia begitu sensitif. Kia menggigit bibir bawahnya, dengan perasaan tak menentu. ''Bukan nya tamu bulanan nya belum datang. Lalu, kenapa dengan dirinya.? Biasa nya mood nya bisa naik turun karena dia sedang datang bulan.'' Pikir nya.
''Bukan itu maksud aku sayang, nda itu bunda, panggilan nanti untuk anak -anak kita. '' Gemas Kenzo dengan mencubit kedua pipi istrinya yang terlihat tembam dan pucat.
''Oooooh gitu, emang aku lagi hamil.''
''Aku bukan dokter sayang, ya udah aku turun dulu mengambil sarapan kita.'' Pamit nya dengan mengecup kening istri nya.
Kenzo mengangguk sebelum dia menghilang dari balik pintu.
Ceklek. ''Sayang, ''
''Ya.''
''Jangan lupa memakai pakaian mu dulu, sebelum aku kembali lagi.'' Perintah Kenzo.
''Kenapa, ? Aku lagi males beranjak Ken. ''
''Gak apa-apa,? Asalkan mau ada ronde kedua atau ketiga.'' Kenzo segera menutup pintu nya, sebelum dia mendapatkan lemparan bantal dari istrinya.
__ADS_1
''Kenzo oo, '' Teriak Kia kesal. ''Bisa-bisa nya, dalam otak suami ya selalu mesum ke pada nya. '' Batin Kia menggerutu.
🍃
🍃
🍃
Ceklek
Aroma yang pertama di hirup oleh Kenzo saat memasuki kamar nya adalah. Harum aroma khas istrinya yang baru selesai mandi, yang selalu bikin candu untuk nya.
''Kok, lama sayang. '' Tanya Kia yang masih duduk di depan meja rias nya.
''Eh iya, tadi aku beli bubur ayam di depan rumah, maka nya lama. Sudah selesai,? Mari kita sarapan bersama. '' Ajak Kenzo melangkah mendekat sambil membawa satu mangkok dan satu gelas susu hangat di atas nampan yang dia pegang.
''Kok cuma satu mangkok, bukan nya tadi aku bilang ingin sarapan dengan mu di sini. Kalau cuma satu mangkok, berarti aku makan sendirian dong.''
Kenzo tersenyum gemas, ''Kan satu mangkok berdua, biar terlihat romantis gitu.''
Kia menepuk jidat nya yang merasa bodoh. ''Kau benar, I love you sayang.'' Ucap Kia tulus
''I love you too. Biar aku aja yang menyuapi mu, sayang.''
Kia mengangguk senang, ''Kita gantian ya, sayang. '' Langsung Kenzo mengangguk cepat.
CATATAN:
__ADS_1
Menanggung Luka, akan di pindah di akun lain ya. Jadi aku tidak up dulu di akun ini.