
Welcome.
Soekarno-Hatta International Airport
Wanita cantik melangkah terburu-buru menghampiri sebuah mobil taksi yang baru berhenti di depan Bandara tersebut.
Hari ini, ke dua kali diri nya pulang ke Indonesia dengan kabar buruk dari Keluarga nya, beberapa jam yang lalu.
Setelah kepulangan dia, dua bulan yang lalu dengan kabar bangkrut nya perusahaan ayah nya. Atas penipuan di tambah dengan kabar sakit keras Ayah nya. Dan kini, kabar kali ini sangat-sangat buruk untuk diri nya selama hidup nya.
Maya Agustina, gadis cantik yang baru lulus kuliah beberapa bulan yang lalu dari negara Singapura berlambang Merlion itu.
''Ayah, '' Panggil Maya dengan histeris sesampai dia di dalam Rumah ke dua orang tua nya. Tidak peduli dengan barang-barang yang di bawa tadi yang dia jatuhkan begitu saja.
Rumah nya yang tidak sebesar seperti dulu, yang saat ini dia tempati.
Kehidupan memang terus berputar, terkadang di atas terkadang di bawah.
Rumah Maya sekarang ini setara dengan kontrakan, yang hanya sedikit lebih besar lagi dari kontrakan pada umum nya.
''Aku mohon jangan berangkat kan dulu, '' Di sela-sela dia menangis.
''Biar kan aku melihat nya yang terakhir kali nya.'' Harap Maya dengan deraian air mata yang tak henti-henti nya mengalir deras dari kedua mata nya.
Semua orang saling pandang, untuk mempertimbangkan permohonan dari putri semata wayang nya itu.
''Biarkan dia melihat nya bapak-bapak, '' Ucap Ibu Rosa yang melihat putri semata wayang nya yang baru tiba dari luar negeri menuntut ilmu.
''Baik ibu Rosa, '' Dengan begitu, orang yang kini memikul jenazah mulai menurunkan jenazah yang akan baru di berangkat kan. Ada beberapa orang membantu membuka jenazah tersebut. Agar putri nya bisa melihat wajah Ayah nya yang terakhir kali nya.
Maya menutup mulut nya, sebelum menghambur ke tubuh Ayah nya yang sudah terbujur kaku. ''Ayah, jangan tinggalin Maya, yah.'' Lirih nya dengan terisak pilu di telinga. Hingga pada Akhir nya, Maya tak sadar kan diri yang masih dalam memeluk ayah nya.
''Maya, '' Pekik Ibu Rosa.
__ADS_1
Semua orang di buat terkejut, dengan begitu ada dua orang yang ikut bergerak membantu Ibu Rosa membawa putri nya ke salah satu sofa yang tak terlalu jauh dari jenazah ayah nya itu.
...****************...
Dua jam telah berlalu, Namun Maya belum ada tanda-tanda ingin membuka kedua mata indah nya itu.
''Bangun sayang, hanya kamu yang Ibu punya sekarang ini.'' Lirih ibu Rosa menggenggam erat tangan putri semata wayang nya itu.
''Hanya kamu kekuatan ibu May,'' Ucap ibu Rosa kembali dengan menangis pilu. Yang sejak tadi dia berusaha tahan.
Tangan mungil kini mulai bergerak lembut, kemudian di susul dengan kelopak mata yang indah perlahan terbuka dengan sempurna.
''Ayah, '' Pekik Maya.
''Sayang, '' Mengusap pundak putri nya dengan lembut.
''Ibu, '' Memeluk ibu nya begitu erat, dengan pundak nya bergetar begitu hebat.
Tak terasa begitu cepat, waktu berlalu. Kerinduanku akan masa kecil bersamamu.
Kini hanya bisa ku kenang, tak kan lagi terulang. Meskipun kini kau jauh disana.
Aku yakin kau akan bahagia.
Hanya do'a yang dapat kuberikan padamu kini, semoga apa yang telah kau berikan padaku, dapat menjadi contoh.
Semoga aku menjadi pribadi yang sepertimu, tegas, berwawasan, dan berjiwa kasih.
Aku rindu padamu yah.!!
Masih terasa goresan luka kepergianmu, masih membayang kenangan indah masa lalumu.
Kini semua benar - benar telah berlalu, sedih ini bercampur pilu.
__ADS_1
Tangis ini bercampur rindu.
Sesungguhnya aku ...
Masih butuh kasih sayangmu, masih ingin di pelukanmu.
Namun... apalah dayaku
Kini ku hanya bisa memandang nisanmu.
Mengenang jasa dan kebaikanmu, menuruti semua nasihatmu.
Ayah
Do'a ku ini mengiringi perjalananmu, semoga Tuhan mengampuni dosa - dosamu.
Semoga Tuhan menerima amal ibadahmu.
Dan semoga tempat yang layak ditujukan untukmu.
Aku... slalu menyayangi mu.
...****************...
...****************...
...****************...
Sekedar mengejar kata, jika up nya lama harap di maklumi ya.
Menulis di sini, Momy Siu hanya bisa kalau ada waktu luang, setelah menulis di karya baru. 🤧🙏🙏🙏
Jangan lupa FOLLOW, biar tidak ketinggalan karya baru. 🤭🤭🤭
__ADS_1