
''Dari pada kakak, mengomentari ku yang gak ada faedahnya. Mending kita membahas ke inti nya saja.''
''Kakak membawa aku ke sini mau ngapain.?'' Berjalan memutar sofa, dengan menaruh gelas di meja. Yang isi nya sudah pindah ke tempat seharusnya.
''Bukan nya, tadi kakak bilang banyak yang harus kita bahas di sini.?'' Dengan sekilas, Kia melirik Kak Kenzo yang masih setia di tempat nya.
''Apa ini ada kaitan nya dengan pernikah siri kita.?'' Ucap Kia lagi.
Ada apa dengan diri ku, setiap mendengar kata nikah siri. Yang keluar dari mulut Kia, aku jadi kesal.
Huufft
''Ya, kamu benar sekali. Kita berdua akan membahas pernikahan kita di sini.'' Ujar Kenzo berdiri, lalu melangkah ke arah meja Direktur. Membuka lacinya dan mengambil beberapa berkas lalu membawa nya ke arah meja di depan Kia.
''Bacalah terlebih dahulu.!''
''Apa ini,?'' Kia membuka map berwarna merah tersebut. Seketika membuat nya shok, mata nya melebar dengan sempurna, lalu menggeleng -geleng kan Kepala nya pelan dan beberapa waktu. Yang bertanda dia tidak percaya apa yang ada di depan nya sekarang ini.?
''Bagaimana mungkin.?''
membolak-balikkan berkas yang ada di map merah tersebut. ''Apa ini, buku nikah.?'' Buku nikah adalah buku yang bertanda bukti nikah secara sah Agama dan Negara.
''Apa maksud nya ini Kak,? Kenapa sekarang sudah menjadi Sah.? Kakak mengurus semua nya tanpa persetujuan ku lebih dulu. Setidak nya, kakak izin dulu, aku mau atau gak nya.'' Kesal Kia.
''Menikah tidak cuma hanya satu pihak saja kak.'' Protes Kia yang tidak terima. Dengan perlahan, Kia membaringkan tubuh nya ke belakang sofa, dengan memejamkan kedua bola mata nya sejenak.
__ADS_1
''Jadi ini, dua bulan lebih kakak tidak lagi mengusik ku. Kakak mencari tau latar belakang aku, asal-usul ku dari mana.? Gitu,''
''Kakak sudah sangat lancang tau gak.'' Lirih nya Kia dengan mata masih terpejam.
''Sorry Ki, kakak tidak bermaksud lancang memasuki privasi mu. Tapi kakak melakukan semua ini. Hanya untuk mengurus buku nikah kita saja, tak lebih dari itu.''
''Kakak hanya ingin, kita berdua menikah secara Negara. Tidak nikah secara siri sebab nikah siri tidak sekuat nikah secara sah Negara.'' Bela Kenzo.
Setelah Kenzo menjelaskan ke inginan nya beberapa waktu. Kini tidak ada lagi yang memulai obrolan di antara mereka berdua.
Hening beberapa waktu.
Hanya ada jarum jam dinding yang terdengar di ruangan mendominasi warna ke emasan tersebut.
Deg
''A apa maksud kamu Ki.?'.
''Ayo lah Kak, tidak perlu berpura-pura gak tau apa maksud aku.?'' Tanya Kia, seraya membuka kedua mata nya dan menatap lekat bola mata milik Kenzo.
''Aku benar-benar tidak tau, apa yang kamu maksud Ki?'' Jawab Kenzo berusaha tenang, ''Jangan menatap ku seperti itu. Aku tau kalau aku ini, memang sangat lah tampan.'' Dengan bangga tanpa ragu Kenzo berkata.
''Ck, jangan mencoba mengalihkan pembicaraan kita, jangan berpikir kalau aku ini gak tau apa -apa ya.''
''Memang, apa yang kamu tau Ki.?''
__ADS_1
Haahh.
''Aurel, kamu pastinya tau kan, apa yang aku maksud.? Dengan satu nama itu?'' Jawab Kia menaikan ujung alis nya.
''Aurel,'' Ulang Kenzo, ''Kenapa aku baru ingat dengan Aurel.''
Flashback di Hotel C
''Kau, kau sudah gila ya.'' Geram Aurel bisa-bisa dia mau mengantar aku pulang dengan keadaan aku begini. Tangan di infus, berbau alkohol di mana-mana. Bukan nya aku selamat, justru mendapatkan omel sepanjang malam.
''Ya, emang aku ini sudah gila Karena mu. Yang selalu bikin ulah, merepotkan.'' Marah Kenzo.
''Ya sudah, telfon Papa kamu sekarang juga. Bilang ke Papa kamu, kalau kamu berada di rumah temanmu untuk beberapa hari ke depan.''
Ucap Kenzo lalu beranjak dari sofa untuk segera pulang. Melangkah ke arah pintu keluar kamar. Sebelum sampai pintu sudah di berhenti kan oleh ucapan Aurel.
''Sayang, kalau kamu berani pulang ke rumah. Aku akan bilang sama Papa kalau kamu__..''
''Iya, ya'' Berbalik lagi ke arah sofa, merebahkan tubuh nya kembali untuk tidur sejenak. Males berdebat lagi, yang tidak akan ada ujung nya.
Pada akhir nya, Kenzo tertidur sejenak sampai pagi hari tiba. Kenzo pergi tanpa sepengetahuan dari Aurel, yang masih asyik di alam mimpi nya.
Alhasil, esok hari nya Kenzo pergi ke sekolah dengan muka di tekuk. Sebab jarak Hotel C sama rumah rada jauh. Belum dapet omelan dari Mommy nya.
HEY KAK, JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK. BUAT SEMANGATIN OTHOR UNTUK UP LAGIπππ
__ADS_1