MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
bab36


__ADS_3

Mobil hitam mewah milik Kenzo masuk ke dalam garansi, tapi sang empu nya belum bergerak sama sekali dari kursi pengemudi. Entah apa yang di pikirkan oleh seorang Kenzo Mahesa ketika melihat Mobil silver di depan tadi.?


Sebelum membuka pintu Mobil, Kenzo menghela nafas beratnya.


Berusaha berjalan santai memasuki rumah lalu melangkah naik ke tangga menuju ke kamar nya di lantai atas.Tanpa menghiraukan orang-orang yang berada di ruang tamu sedang menatap nya.


Tiba-tiba mendengar panggilan dari daddy nya.


''Kenzo, kenapa jam segini baru pulang,? Bukan nya tadi Daddy sudah suruh kamu cepat pulang.'' Suara terdengar begitu tegas. Siapa lagi kalau bukan Bagaskara Mahesa.?


''Oh itu, sorry Daddy tadi ada urusan sedikit. Yang terpenting sekarang Kenzo sudah berada di rumah. Emang ada apa Dad,? Menyuruh Kenzo cepat pulang.'' Tanya Kenzo bergantian melihat orang di ruang tamu.


''Apa kamu tak ingin menyapa calon mertuamu ini Ken.?'' Kini bukan suara Dad, melainkan dari Papa Aurel Alex Sanjaya.


''Maaf Om, Bukan tak maksud, tak ingin menyapa om. Tapi Kenzo dari luar belum membersihkan diri. Ku pikir Kenzo mau mandi dulu baru menyapa Om.'' Jawab Kenzo tanpa merasa beralah.


''Baiklah sayang, Mandi lah dulu Ken, baru turun kita makan malam bersama.'' Kata Mom siska dengan suara lembut nya.


''Ok, Mom.'' Jawab Kenzo melanjutkan langkah nya ke lantai atas.


''Maaf, Pak Alex atas perilaku putraku mungkin dia sedang lelah.'' Kata mom siska penuh sesal.


''Tak apa-apa Mom. Itu sih masih wajar kalau Kenzo merasa lelah, sebab pekerjaan nya menumpuk.'' Ujar Aurel dengan senyuman manisnya.


''Makasih, nak Aurel sudah mau mengerti kondisi Kenzo.''


''Sama-sama Dad. Itu sudah jadi tugasku jika nanti kita sudah menikah. Maka dari sekarang Aurel harus belajar mengerti kondisi suamiku nanti.''

__ADS_1


''Ah, Dady tidak salah pilih mencari calon mantu yang cukup perhatian.''


''Iya sudah, mari Pak Alex, nak Aurel kita ke meja makan setelah makan kita bisa lanjut membahas anak- anak kita sambil menunggu Kenzo selesai mandi.''


Di lantai atas Kenzo membuang pakai anya ke keranjang kotor, masuk ke dalam bathup yang sudah terisi air hangat dengan aroma lavender.


Sejenak, akan membuat tubuh nya rileks dulu, sebelum menghadapi orang-orang yang sedang menunggu nya di bawah.


Manfaat aromaterapi, membuat tubuh dan pikiran menjadi santai. Meningkatan kualitas tidur, meringankan depresi dan stres, meredakan kecemasan antisipatif dan masih banyak lagi manfaat lain nya.


🍃


🍃


🍃


Di salah satu sebuah ruko penjual nasi goreng spesial. Dua cewek cantik sedang asyik menikmati nasi goreng beserta minuman yang sudah berada di hadapan nya sekarang ini. Tempat nya juga tidak terlalu jauh dari tempat kos-kosan nya.


Dialah Kiana sama Chika, setelah sampai di rumah Kia mengajak Chika untuk makan malam di luar. Akhir-akhir sekarang ini dia tidak sempat untuk berbelanja di Indoma.


''Chik, aku mau tidur lebih awal, hari ini tubuh ku begitu lelah. Dari pagi sampai sore belum istirahat sama sekali.'' Pamit Kia ke Chika lalu beranjak dari sofa menuju ke kamar nya.


Habis pulang makan di luar tadi, Kia dan Chika bertukar cerita di ruang tengah sambil nonton tv. Itu sudah menjadi rutinitas selama tinggal bersama.


Kebersamaan inilah yang mereka inginkan terutama Chika. Mengingat tentang keluarga raut wajah Chika berubah terlihat sendu. Keluarganya tak sehangat seperti keluarga di luaran sana, penuh kasih sayang dan perhatian.


Keluarganya hanya sibuk mengurus kerjaannya sama adik laki-lakinya. Bukannya dia juga anak nya, lalu kenapa dia tak pernah nanya in kabar nya.?

__ADS_1


''Apa lagi perhatian kecil,? Dia tak pernah berikan itu ke padaku. Apa salah ku hingga harus di beda-beda in seperti ini? Lirih nya.


Sesak, itulah yang di rasakan oleh Chika saat teringat sama keluarganya.


Jika dia bisa memilih, ia akan memilih untuk tidak di lahirkan ke dunia ini. Namun apalah daya Chika, seorang manusia harus menerima garis yang di tentukan oleh yang maha kuasa. Takdir, ya ini lah takdir nya yang harus ia jalani suka maupun duka.


Tak terasa air matanya mengalir begitu saja, untung Kia sudah masuk duluan ke kamar. Dia tak ingin memperlihatkan kesedihan nya ke sahabatnya yang begitu baik. Apa lagi dengan keluarganya, melebihi keluarga nya sendiri.


🍃


🍃


🍃


Sedari tadi Kenzo selalu bolak-balik di atas tangga, ia ragu buat turun untuk mengikuti sesi makan malam bersama. Entah ia merasa kedatangan papa nya Aurel ada maksud yang tertentu.


''Kenapa feeling ku merasa akan terjadi sesuatu yang tidak ku inginkan. ?''


Huff


''Ayolah Ken,! Kamu pasti bisa menyeselaikan semua masalah yang akan terjadi. Masa iya, mengelola Hotel saja bisa, hadapi om Alex kamu sudah ciut.'' Monolog Kenzo semangati diri-sendiri.


AUTHOR NYA BUTUH SARAN DARI KALIAN


SUPAYA BISA DI PERBAIKI


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK BUAT SEMANGAT I AUTHOR NYA

__ADS_1


__ADS_2