MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab152


__ADS_3

KEESOKAN HARI NYA


Hal biasa yang di lakukan oleh Kia setelah bangun tidur dan mandi. Adalah pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi, atau seenggak nya dia bisa membantu Bibi untuk menyiapkan keperluan apa yang akan di masak.


Ketika Kia ingin bergerak bangun dari tempat tidur nya. Tubuh nya terasa begitu berat, gerakan tubuh nya juga terbatasi. Dan seperti nya, Kia sudah melupakan sesuatu. ?


Dengan gerakan perlahan Kia membuka kedua kelopak mata nya, objek pertama yang terlihat iyalah wajah tampan milik suami nya terpampang jelas di depan mata nya. Sudut bibir Kia tertarik keatas, senyuman kebahagiaan tercetak jelas di bibir manis nya. Oh iya, Kia baru saja melupakan sesuatu hal yang begitu penting. Kalau beberapa hari ini, tidur nya ada yang menemani nya. Tidak seperti hari-hari sebelum nya, yang menjadikan nya seperti gadis kembali, yang sayang nya berstatus seorang istri.


Dengan gerakan perlahan Kia mencoba melepaskan diri. Dari lilitan tangan kekar milik suami yang berada di pinggangnya, tanpa harus membangunkan si empu nya.


Hampir sepuluh menit Kia yang berusaha melepaskan diri dari dekapan suami nya. Tetapi, kini usahanya sia-sia saja, tak membuahkan hasil. Kini justru lilitan yang berada di pinggang nya semakin erat.


Hais


''Ku pikir dia sudah bangun, Bukannya terlepas, kini justru sebalik nya mengencang.'' Pikir nya.

__ADS_1


Cup


Cup


''Jangan pura-pura masih tidur ya.?''


Kenzo tersenyum, ''Beri aku kiss dulu di bibir, bukan di kedua pipi ku, sayang.'' Ujar Kenzo dengan suara serak khas bangun tidur. Jujur , sebenar nya di sudah bangun ketika ada pergerakan pertama di dalam dekapan nya. Selembut mungkin kalau di dekapan nya bergerak, pasti nya Kenzo menyadari nya. Bisa di bilang Kenzo mudah terbangun saat di usik, meskipun sudah di buat selembut mungkin gerakan nya.


''Masih bau Ken, belum sikat gigi.'' Membuat Kenzo tersenyum. ''Semalam aku tidak mendapatkan jatah ku, kupikir melakukan nya di pagi hari sensasi nya sangat berbeda.'' Dengan perlahan jemari Kenzo mulai merayap masuk di balik baju tidur yang di kenakan istri nya.


Klik suara pangait bra terlepas begitu cepat. Sebelum istrinya hendak menolak nya.


''Ken, aku belum menyutuj_____ah''


''Nyakin, ini sudah mengeras loh, pucuk nya. ''

__ADS_1


''Pucuk, '' Lirih nya, Kia masih mencerna satu kata pucuk yang belum paham apa maksud nya.


''Pucuk yang ini loh. '' Goda nya dengan jemari nya memilin nya.


''Auw sstt hmmm. '' Kenzi membekap nya dengan sebuah ciuman indah yang menuntut lebih.


Kenzo tidak memberi jeda, sensasi pagi hari sangatlah berbeda. Tidak butuh waktu yang lama, di bawah sana mulai mengembang begitu keras.


Suara Kia tertahan, bibir Kenzo masih dengan lincah menyesap bibir nya. Sehingga menimbulkan suara-suara yang memenuhi ruangan tersebut,. Yang mendominasi warna gelap yang sangat cocok sebagai kamar seorang Kenzo Mahesa.


Dengan gerakan cepat Kenzo mengubah posisinya. Yang kini Kenzo sudah berada di atas tubuh istri nya. Sangat berbeda dari sebelum nya, yang istrinya berada di dalam dekapan nya dari arah samping.


Dari sesapan indah di bibir nya, kini gerakan bibir suaminya itu, secara perlahan mulai turun menuju ke arah buah dada nya. Sambil tangan Kenzo bergerak membuang satu-persatu penutup tubuh bagian atas nya, entah ke arah mana Kia tak tau.


CATATAN: Mungkin up di sini agak telat ya. Maaf otak nya untuk memikirkan antara Digo dengan Aurel. MOMY SIU masih mencari jalan cerita mau di bawa kemana. 🙏

__ADS_1


__ADS_2