MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab57


__ADS_3

MASIH DI MALAM KEMARIN


Kiana hanya bisa diam menunduk di dalam mobil milik Kak Aldo. Kia benar-benar tak berani menatap wajah kakak nya itu, karena ulah suami nya tadi.


Yang sudah bikin murka kakak nya lebih parah lagi. Kesalahanya kali ini, sangatlah besar karena sudah berani datang ke Club malam. Apa lagi bersama laki-laki asing di dalam Club malam ini. Meskipun itu suami nya sendiri, tapi kan tidak ada yang tau hubungan diantara kami, kalau sudah menikah sah.


Ck, aku yakin kalau kakak nya sudah berpikiran buruk tentang nya. Tapi kalau dipikir-pikir benar juga, kalau kakaknya itu berpikiran buruk. Ada benar nya juga sih. Coba bayangin saja, sudah jelas-jelas kalau Club itu tempat untuk___hmm iittuu.


KALIAN PIKIR SENDIRI YA🤔


"Sudah berapa lama, kamu main ke Club malam seperti ini?'' Tanya Aldo tiba-tiba, hingga memecahkan keheningan di antara dua bersaudara itu.

__ADS_1


''Hah, maksud Kak Aldo?'' Tanya Kiana yang tak mengerti. Kia menatap lekat wajah Kak Aldo seraya menanti jawaban dari sang kakak nya itu.


''Laki-laki tadi suami kamu bukan?Sudah berapa lama kalian menikah?'' Tanya Aldo lagi, ''Dan untuk kamu yang sudah berani masuk ke Club. Sudah tidak penting lagi untuk di jawab. Karena di situ sudah ada suami mu.'' Seraya melirik sekilas wajah adik nya yang terlihat terkejut, saat mendengar pertanyaan dari nya.


''Bukan, itu bukan suami Kiana.'' Jawab Kiana dengan sedikit gugup. Kiana berusaha mungkin dan setenang mungkin juga. Supaya kakaknya tidak curiga ke padanya.


''Sudahlah, kamu gak usah berbohong sama kakak Ki. Kak Aldo mu itu sudah tau kok, kalau kamu sudah punya suami. Dan Kak Aldo juga sudah yakin, kalau suamimu itu masih anak SMA juga tadi.''


''Kakak tau darimana?'' Tanya Kiana lirih dan masih tetap menatap wajah, kakak ke sayangan nya.


''Kamu pikir selama ini kakak lepas tangan begitu saja, sejak kamu tinggal di kos-kos anmu itu.''

__ADS_1


''Asal kamu tau ya, Kakak mu ini selalu mendapat kabar. Yang di mana kegiatanmu sehari-hari itu. Selama kamu tinggal terpisah sama kakak. Kakak selalu mengawasi dirimu dari jarak jauh.'' Kata Aldo menjelaskan, kalau dia tau semua ini dari mana asal nya?


''Namun, kakak mu ini belum tau persis siapa suami mu itu? Seperti nya semua ini di sembunyiin dengan sengaja termasuk pernikahan mu itu. Kakak sudah tau juga, kalau pernikahan mu itu sudah disah secara agama dan juga Negara. Karena aku sendiri yang sudah mengecek nya di catatan Sipil beberapa bulan yang lalu.''


''Seandai nya saja, pernikahan mu ini belum di resmikan. Kakak mu ini yang akan bertindak tegas sama suami mu itu. Untuk segera mentalak kamu secepat mungkin. Karena kamu hanya menikah secara siri jadi tidak perlu banyak yang di urus. Cukup dengan kata Talak semua nya sudah berakhir. Dan sial nya sudah di resmikan terlebih dulu sebelum katahuan sama kakak mu ini.'' Gerutu Aldo dengan kesal.


''Siapa juga yang menerima pernikahan mu seperti ini. Kamu putri dari Keluarga Sanjaya tapi pernikahan mu seperti ini. Belum juga kalau sampai Papa kamu tau. Entah, apa yang akan di lakukan sama Papa mu itu? Aku tidak tau itu.''


''Ngomong-ngomong soal Sanjaya, kenapa aku baru ingat tujuanku pergi ke Club malam ini.?'' Batin Aldo.


Ya tujuan Aldo pergi kesana karena sedang mengikuti seseorang yang belakang nama nya yang sama. Sama dengan nama belakang Keluarga nya. Apa lagi pertemuan kemarin sudah kelihatan ada sesuatu.? Aldo bisa baca dari gerak-gerik mereka saat itu. Seperti memiliki hubungan yang cukup dekat. Tapi ada jarak yang memisahkan di antara mereka, Aldo tidak tau itu. Dan malam ini Aldo berniat mencari tau dengan mengikuti kemana Alex Sanjaya pergi. Tetapi Aldo justru melihat adik nya yang masuk ke dalam Club bersama seorang laki-laki. Ah, sial jadi keluar dari rencana nya, yang ingin mengikuti Alex Sanjaya.

__ADS_1


''Maaf, maaf kak, maafin Kia hiks, hiks Kiana tak bermaksud untuk sembunyiin semua ini. Tapi, tapi Kia takut di marahin sama kak Aldo dengan Papa. Kiana belum siap untuk berkata jujur sama kakak, Kia sedang mencari waktu yang pas buat mengungkapkan kebenaran ini semua kak. Hiks, hiks ha, ha tangis Kiana pecah sudah. Dengan menundukan kepalanya ke bawah.''


__ADS_2