MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
bab27


__ADS_3

Kenzo bangkit dari tiduran nya menuju ke kamar Kia.


''Yang mana kamar mu.?'' Tanya Kenzo yang sekarang posisi nya, ditengah-tengah dua kamar.


''Yang kanan kamar __''


Ceklek.


Pintu depan kos-kosan Kia sudah terlebih dulu di buka dari luar. Kia melotot, Chik masuk sebelum kak Kenzo bersembunyi.


''Kamu lama banget sih Ki, gak kayak biasanya.'' Kesal Chika seraya menghampiri Kia dan duduk di sofa ruang tamu. ''Kalau aku tau, pintu nya tidak di kunci, sudah ku buka lebih dulu, gak harus teriak-teriak di depan pintu tau.''


''Sorry, aku ketiduran.'' Dengan pura-pura menggosok pelan mata nya. ''Jadi aku tidak mendengar kalau kamu pulang Chik.'' Jawab Kia seraya melirik ke arah kamar nya sekilas, dengan detak jantung lebih cepat dari biasa nya. Takut-takut Kak Kenzo belum masuk atau jangan - jangan salah kamar pula.'' Pikiran buruk telah menghantui Kia.


''Ki,'' Panggil Chika yang membuat Kia terkejut, dan seketika menoleh ke arah Chika duduk.


''Apa,?'' Tanya Kia menautkan ke dua alis nya.


''Aku lihat ada sebuah mobil di depan kos-kos an kamu deh tadi.'' Ucap Chika.


Membuat Kia kembali melotot dan juga tegang, ''Apa Chika mengenal betul mobil milik Kak Kenzo.? Kalau benar, ini bisa mati aku. Kenapa aku melupakan hal yang penting seperti ini.?'' Gugup Kia dengan perasaan cemas.


''Ternyata Chika, memang sangat jeli jika menyangkut diriku.''


Kia terdiam, dengan pikiran sibuk mencari alasan yang tepat.


''Oh, mungkin mobil tamu di sebelah kos-kos an Kita, kamu tau kan Chik. Sebelah kita anak orang kaya, jadi wajar sih, para tamu nya membawa sebuah mobil. Kayak gak kenal saja, ini kan hal biasa, memang hari-hari nya emang begitu.'' Kilah Kia.


Dan tentu saja Kia sedang berbohong, untuk menutupi rahasia nya dia. Dan kenyataan nya, tidak sepenuh nya salah Kia, masih ada benar nya juga.

__ADS_1


Coba ku lihat, Kia melangkah kakinya mendekat ke arah jendela, untuk memastikan nya. Di setiap langkah kakinya, Kia berdoa semoga mobil itu sudah pergi. Batin nya.


Tetapi sesuatu hal yang tak terduga, kembali terjadi.


''Mana mobil nya Chik.? Tidak ada di depan kok.?''


''Tadi nya ada Ki, ku kira pemilik mobil itu tamu kamu, eh ternyata bukan.'' Kata Chika yang berada di belakang Kia, ikut memastikan nya juga.


''Benar bukan, apa yang ku bilang tadi? Itu punya kos-kos an sebelah. Emang kamu dari mana tadi, jam segini baru pulang.'' Ekor mata Kia melirik arloji di tangan nya.


''Oh, tadi dari mall untuk jalan-jalan. Tapi kamu jangan bertanya soal oleh- oleh dari aku, ya? Kamu kan sudah tahu, kalau aku ini lagi bokek.''


Kia yang mendengar hanya memutar malas kedua bola mata nya. ''Terus kamu ngapain saja ke mall, kalau kamu itu sedang bokek alias gak ada duit.'' Kesalnya.


''Apa kamu minta-minta uang gitu..'' Oops Kia menutup mulutnya dengan menahan tawa.


''Sialan kau Ki, gini-gini aku punya kartu silver loh, walau isi nya hanya standar.''


🍃


🍃


🍃


Kenzo melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, ia menggeleng kepala nya begitu pelan. Dengan tindakan nya tadi. Tangan nya mengambil ponsel yang di letakan di sebelah nya.


Kenzo berniat untuk mengirim pesan singkat atau lebih ke Kia,. Dan isi nya hanya Kenzo yang tau.


Selesai mengirim pesan, Kenzo fokus menyetir seraya kembali menggeleng dangan tersenyum sendiri.

__ADS_1


🍃


🍃


🍃


Sudah pukul delapan malam, Chika mau pun Kia sudah berada dalam kamar nya masing-masing. Setelah selesai makan malam bersama.


Kia membuka pesan dari Kak Kenzo


mata nya kembali melotot sedikit tegang tak percaya. Kak Kenzo tidak ada di dekat nya, tetapi apa yang di lakukan oleh nya. Termasuk hanya mengirim pesan saja bisa bikin Kia menegang.


''Suamiku.''


''Sayang sudah ku turuti kemauan an mu tadi. Nanti aku menagih dengan tugas nya seorang istri, ya? Tapi tidak sekarang kok, nanti saja kalau kamu sudah siap.''


Deg


Kia baru saja teringat , kata-kata yang keluar dari mulut nya tadi siang.


Kira-kira Kak Kenzo mau meminta apa ya, kepada ku? Semoga saja gak aneh-aneh, cemas Kia.


🍃


🍃


🍃


Sedangkan Kenzo yang sedang makan malam bersama, dengan Aurel di sebuah Restoran yang mewah. Sebenarnya Kenzo males untuk berduaan bersama Aurel, tetapi keadaan nya yang dia di harus kan.

__ADS_1


Dan Kenzo sudah sangat lah mengerti. Kalau saat ini, Dady nya sedang berusaha mendekatkan dirinya dengan Aurel.


__ADS_2