MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab53


__ADS_3

PAGI HARI


Kiana sudah bersiap diri dengan mengenakan seragamnya, meskipun tadi bangun pagi nya terasa berat matanya. Kia tidak surut semangat nya untuk berangkat ke sekolah. Setelah Kia memastikan dulu dengan penampilan nya, sudah rapi atau belum, sebelum dirinya keluar. Kiana menuruni anak tangga dan sudah melihat kedua laki-laki yang beda usia. Dengan duduk di di tempat semestinya dia berada. Di meja makan sudah ada beberapa potong roti yang sudah siap di makan.


Sepulang dari rumah sakit kemarin, Kiana di bawa pulang Papa Andre ke rumah di Kota A.


''Pagi Pa, Kak Al.'' Sapa Kiana dengan senyuman manis nya.


''Pagi sayang,'' Jawab Pak Andre dan juga Kak Aldo.


Kiana duduk di kursi yang biasa dia pakai. Lalu bergerak mengambil roti dengan selai kacang kesukaan nya. Tidak lupa meminum satu gelas susu hangat yang sudah di sediakan di meja.


Beberapa menit kemudian, sesi sarapan pagi nya sudah selesai. Kini tinggal pergi dengan tujuan yang berbeda.


''Aku berangkat dulu Pa.'' Pamit Al dan juga Kiana sebelum memasuki mobil sport nya.


''Hati-hati Ki, kakimu belum sembuh dengan total loh. ? '' Pesan Papa Andre


''Iya Pa, tidak perlu khawatir.'' Jawab nya berlalu masuk mobil. Kia sudah duduk manis di depan samping kak Aldo. Membuat Aldo segera melajukan mobil nya menuju ke sekolahan nya Kia.


1jam


Mobil sport hitam milik Aldo, sudah berada di depan gerbang sekolah tempat Kia bersekolah.


''Aku masuk dulu Kak.'' Pamit Kia.

__ADS_1


''Iya, pelan-pelan jalan nya.'' mengingatkan kembali.


''Ok, kak. ''


Kiana mulai berjalan masuk, mengikuti beberapa murid di depan nya.


Setelah beberapa jam belajar, bel istirahat berbunyi. Semua murid-murid keluar dari kelas nya, menuju kantin. Tidak berlaku dengan kedua sahabat nya Kia. Yang kini mereka berdua sibuk bertanya ke pada Kia, soal kaki nya yang di perban.


Tak selang beberapa menit, mereka bertiga di datangi oleh Aurel sanjaya. dengan ke dua teman nya yang selalu setia di samping nya.


''Ada hubungan apa lo sama kak Kenzo Mahesa.?'' Tunjuk Aurel ke pada Kia.


''Aku, aku tidak memiliki hubungan apa pun terhadap Kak Kenzo.'' Oh, Tuhan rasanya aku ingin menjawab dengan jujur, batin Kia.


''Bagus kalau begitu, aku peringati ya sekali lagi. Jangan mencoba mendekati kekasih ku Kenzo. Kalau kau ingin selamat dariku.'' Kata Aurel, dengan penuh penekanan di setiap kata-kata yang keluar dari mulut nya.


Kenzo segera merogoh saku nya, yang isi dalem nya ada benda tipis persegi. Jemari nya cukup lihai di atas layar canggih nya.


''Temui aku di rooftop sekolah, sekarang juga.''


Tring


''Iya, Kak. ''


🍃

__ADS_1


🍃


🍃


Kia melangkahkan kaki nya pelan, menuju Kak Kenzo berada. Yang menghadap lurus ke depan, melihat pemandangan dari atas gedung sekolah, yang terlihat menenangkan. Cukup lama mereka berdua, terdiam dengan pemikiran nya masing-masing. Setelah Kia sudah berada di dekat Kenzo tanpa sepatah kata.


''Ada apa Kak.?'' Tanya Kia seraya memejam kan ke dua kelopak matanya menikmati semilir nya angin menerpa wajah nya. Pada akhirnya dia lah yang harus memulai obrolan. Setelah ke sunyian melanda meraka berdua beberapa waktu.


Kenzo menoleh ke arah samping, ada Kia yang sedang menikmati semilir nya angin menerpa wajah nya dan anak rambut nya. ''Cantik,'' Batin Kenzo. ''Ini minum,'' Ucap Kenzo menempelkan sebotol minuman dingin di sebelah pipi kanan Kia.


Kia yang merasakan dingin di sebelah pipi kanan nya. Segera membuka kedua matanya, lalu membalas tatapan dari kak Kenzo yang masih setia menatap nya.


Entah, sejak kapan kedua nya tanpa ada jarak sama sekali. Hembusan nafas kedua nya semakin terasa di wajah mereka. Hingga Kenzo bergerak lebih cepat, mengecup singkat bibir milik Kia. ''Ini hanya sekedar kecupan tidak ciuman hot.'' Ungkap Kenzo cepat, saat melihat Kia yang masih dalam terkejutannya.


''Hahh, apa yang Kak Kenzo lalukan,? ini masih di lingkungan sekolah. Kalau sampai ada orang lain yang melihat nya bagaimana? Nanti di kira kita mesum di sekolahan Kak.'' Protes Kia yang tidak terima.


''Oh, berarti boleh dong, kalau tidak di lingkungan sekolah.'' Goda Kenzo dengan mengedipkan satu matanya.


''Apa an sih kak,? Maksud aku bukan gitu.''


''Bukan gitu, gimana.? Kita sah loh Ki, jadi kita bebas melakukan hal sesuatu yang lebih dari kecupan.'' Lanjut nya.


''Iish Kak, jangan ngaco deh. Kita ini masih anak sekolah, jangan berpikiran mesum deh.'' Malu Kia samapi pipi nya memerah.


''Ok, aku tunggu sampai lulus sekolah, lagian tinggal dua bulan lagi.'' Ucap Kenzo membuat Kia melotot tak percaya kalimat yang keluar dari mulut suaminya.

__ADS_1


HAI GUYS, JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE, KOMEN FAVORID DAN VOTE. buat dukung Author nya.


__ADS_2