Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 105 Ngidam pizza


__ADS_3

Tak tak tak,,, suara sepatu yang Berhentakan dengan lantai rumah sakit,,


Daffa bagaimana keadaan istrimu nak,, Ayah Daffa tidak tau jika pengorbanan seorang wanita untuk menjadi ibu sangatlah tidak mudah,,


Melihatnya terbaring lemah tak berdaya, membuat hatiku seperti tertusuk tusuk ribuan duri tajam. ini rasanya sangat sakit Ayah,, Sabar lah nak ayah yakin, Citra adalah wanita yang kuat, kita berdoa saja agar dia bisa melewati ini dengan baik, dan bisa berkumpul bersama kita lagi,,


Permisi dokter Daffa dan dokter Bambang, nona citra sudah dipindahnkan di ruang rawat, kalian sudah bisa menemuinya sekarang,, ucap salah seorang perawat wanita memberitahukan.


Perawat tersebut membawa Daffa beserta keluarganya menuju ruang perawatan VIP, dimana citra di rawat,,


Cekklek,, Daffa terlebih dulu masuk,,


lagi lagi Daffa tak kuasa menahan diri, ia berjalan pelan mendekati citra. Citra,,, aku mohon sadarlah, jangan lakukan ini, ini membuatku takut,, sungguh aku tidak akan sanggup menjalani sisa hidupku jika kamu tidak bersamaku, Aku sungguh mencitaimu aku sangat takut kehilanganmu,, Daffa duduk di kursi yang berada di dekat citra terbaring,, ia menggapai tangan citra yang tidak terpasang selang infus,, di genggamnya tangan lentik milik istrinya,, sudah berulang kali Daffa menciumi tangannya,, tetap saja tak ada respon dari pemiliknya,, itu membuat Daffa semakin gusar,,


Aku mohon bangun lah citra,, aku akan lakukan apapun untuk mu asalkan kau bangun,, Kenapa kamu begitu damai saat ini, apa kamu tidak dapat melihat aku begitu kacau melihatmu seperti ini,,


Jangan hukum aku seperti ini, bangunlah aku akan membawamu setiap hari ke taman untuk berjalan jalan pagi bersama anak kita,, dan saat sore harinya kita akan menikmati suasana di pantai yang romantis,, kita bertiga akan hidup bahagia setelah ini aku mohon cepatlah bangun agar aku bisa membuatmu bahagia,,

__ADS_1


Kita akan membesarkan jagoan kecil kita bersama sama,, tanpa terasa Daffa menitihkan air matanya,, sampai membasahi telapak tangan citra,,


Kenapa kamu bisa seperti ini, bukankah kita selalu memberikan keadaan kalian setiap bulannya, bukankah dokter selalu bilang jika kamu dan anak kita sangat kuat,, lalu kenapa saat ini kalian begitu lemah,, ayo bangun sayang tunjukkan padaku jika kalian baik baik saja,,


Untuk pertama kalinya Daffa menggerakkan tangannya menyentuh perut besar istrinya,, di usapnya lembut perut itu,, Daffa berkata lirih saat mengusapnya,,


Hai jagoan ku,, aku adalah ayahmu, maafkan Ayah baru bisa mengunjungimu, tapi bukan berarti Ayah tidak menyayangimu, justru Ayah sangat menyayangimu kehadiranmu lah yang membuat Ayah membuka hati Ayah ubah wanita hebat yang mengandungmu,, Ayah sangat menyayangimu dan ibumu,, tiba tiba saja Daffa merasakan perut citra bergerak gerak, ia bisa merasakannya dengan begitu jelas,, apa kau mendengar suara ku tanya Daffa pada perut istrinya lalu perut itu kembali bergerak,, apa ini,, kamu sungguh luar biasa ayah mencintaimu nak,, cepatlah keluar agar kita bisa bisa bersama sama. Ayah akan menunggumu di sini,, cuppp Daffa menberikan ciuman di perut istrinya,,,


Awwww,,,, sakit,, tiba tiba saja citra memekik kesakitan dan membuka matanya dengan sempurna,, Daffa yang melihatnya begitu terkejut,


Daffa kamu mau kemana nak,,, Ani kebingungan karena melihat Daffa berlarian,,


DOKTER, ,, DOKTER,,, DOKTER TOLONG ISTRI SAYA,,, daffa berlari dengan terus berteriak,, Setelah mendengar Daffa berteriak meminta tolong, Ani dengan sangat panik masuk ke dalam ruangan citra di rawat, diikuti oleh bambang,,


Cekklek,,, saat Ani masuk ani justru sangat terkejut, melihat citra sudah siuman dan sedang duduk bersandar,, Ayah,, Bunda,, ucap citra lirih saat melihat kedatangan Bunda dan ayahnya,,


sayang kamu sudah siuman, alhamdulillah ya Allah Terimakasih sudah mengabulkan doa doa kami tukas Ani, yang langsung memeluk menantunya itu,,

__ADS_1


Awwww,, saat mendapatkan pelukan dari ibu mertuanya, citra kembali mengaduh sakit,, apa sangat sakit sayang,, iya bunda ini sangat sakit Ucap citra dengan mengelus perutnya,,


Tak lama dokter kandungan pun datang bersama Daffa, sebaiknya kalian tunggu di luar kami akan melakukan pemeriksaan terlebih dulu,, sang dokter menjelaskan,, dan meminta keluarga menunggu di luar,, dokter Daffa sebaiknya tetap berada di sini,,


setelah Ani dan bambang keluar,, dokter tersebut mulai membuka selimut yang di gunakan membalut tubuh citra,,


Nona citra maaf ya,, rileks saja saya akan memeriksa proses kelahirannya,, dokter mulai memeriksa citra dengan menyeluruh, dan saat ini citra sudah masuk ke pembkaan empat,, kondisi bayinya masih bagus tapi tekanan darah nona citra masih agak tinggi mungkin ini karena nona citra terlalu setres itu dapat memengaruhi tekanan darah, sebaiknya nona lebih relaks untuk saat ini, dokter Daffa bisa membantu istrinya untuk jalan jalan kecil di dalam ruangan ini agar mempercepat proses kelahiran nya..


baik dokter terimakasih,,


Mas aku harus,,,, tunggu aku ambilkan minum, dengan lembut Daffa menyuapi minum citra,, sudah cukup mas,, apa kamu lapar?? sebenarnya aku sangat lapar mas apa aku boleh memakan sesuatu, tentu saja boleh citra, aku akan minta perawat siapkan makanan untukmu,,.


Citra menarik tangan Daffa,, aku Tidak mau makan makanan rumah sakit mas. aku sangat ingin makan pizza saat ini,, apa boleh,, Daffa terlihat bingung dengan permintaan citra tapi tidak berlangsung lama daffa akhirnya mengiyakan keinginan citra,, tunggu lah aku akan pesankan online untukmu,,


mass apa aku boleh minta tolong,, apa lagi? aku ingin kamu yang membelinya pizza itu,, Daffa mengerti mungkin ini ngidam terakhir istrinya sebelum dia melahirkan,, oke kamu tunggu di sini aku akan meminta bunda menemanimu berjalan kecil di sini,,


terimakasih mas..

__ADS_1


__ADS_2