
Setelah Yulia dan Hasan pulang, Citra kembali pergi ke kamar anak anaknya. di lihatnya Nani sedang duduk di tepi ranjang Deviana dengan tangan nya yang tak henti membelai rambut Devi yang halus terurai.
"Bisa makasih ya udah jagain mereka, sekarang Bibi istirahatlah sudah malam biar saya yang menemani mereka tidur!!
'Yasudah Bibi kembali ke kamar ya non... pamit Nani sebelum akhirnya ia pergi dari kamar anak anak..
Terlihat Rizky sudah lelap tertidur, sedangkan Devi masih terjaga.. Citra membaringkan tubuhnya di sisi Devi dan membeli rambut putri kecilnya seperti yang Nani lakukan padanya, dan tak butuh waktu lama Deviana pun terlelap..
Melihat kedua buah hatinya sudah tertidur lelap, Citra memutuskan untuk memastikan bahwa Rizky memang sudah tertidur.. di belai usapnya pucuk kepala Rizky tanpa terasa air matanya mengalir begitu saja..
Sayang bagaimana jika suatu saat kamu tau, jika orang yang selalu kamu panggil papah bukanlah papah biologis kamu...
Bagaimana aku harus menjelaskan nya nanti padamu agar dapat mengerti keadaan kita dulu apa kamu bisa memaafkan mamah nak, mamah tak pernah ingin menyembunyikan ini darimu, sungguh mamah tidak ingin mengecewakan mu. citra terus berpikir dan bertanya dalam hatinya lalu tiba-tiba seorang membuka pintu kamar itu dan masuk...
"Sayang kedua anak kita sudah tidur, apa kamu tidak ingin membantu menidurkan anak tertua mu ini heuh???? Daffa bisa melihat Citra dengan cepat mengusap dan menghapus air matanya.
"Ayo Mas,,, aku akan menemanimu tidur sekarang!!
Keduanya berjalan menuju kamarnya. Citra terlebih dulu mengganti pakaiannya dengan piyama sebelum ia pergi menemani suaminya tidur, di lepasnya jilbab yang selalu menutupi rambut indahnya sekarang.
__ADS_1
Setelah mengganti pakaiannya Citra masih sempat merapihkan rambutnya di depan cermin. Tapi Daffa menahan aktivitas nya.
Daffa merebut sisir yang ada di tangan istrinya lalu menyimpannya kembali.
"Kamu tau hal yang selalu aku syukuri dalam kehidupan ku sekarang adalah memiliki kalian bersamaku,,, sebelum kamu datang hidup ku terasa kosong,, kemudian kamu datang dengan membawa Rizky sekaligus bersamamu, kalian lah pelengkap hidupku saat itu,, lalu Deviana hadir di antara kita menambah kebahagiaan ku..Sayang apa tidak sebaiknya kita mulai memikirkan kehadiran anak kita yang ke tiga????
'Apa kamu bicara sungguh sungguh mas???
"Ya tentu saja. aku sangat merindukan suara bayi kita menangis di saat malam.. bagaimana juga anak anak sudah mulai besar dan tidak suka menangis,, Daffa berkata dengan wajah memelas.
'Ahhh mungkin mas lupa ya jika setiap pagi bayi perempuan kita selalu menangis Mas!!!
"Baiklah jika kamu belum siap memiliki bayi kembali, tapi biarkan malam ini aku menyentuh mu.
Tangan Daffa dengan cepat menarik Citra dalam pelukannya, Di ciumnya tengkuk leher istrinya Daffa bisa mencium harum istrinya di sana. rasanya seperti candu bagi Daffa yang selalu tak bisa menahan diri jika sedang berdua saja dengan istrinya..
"Masss.... aku mohon jangan seperti ini a..aku!!!
Belum benar-benar menyelesaikan kata katanya Citra sudah tak d tahan dengan deruan dan hembusan nafas hangat suaminya di lehernya yang membuat bulu bulu halus di tengkuknya ikut berdiri.
__ADS_1
" Mass.... Belum juga. melanjutkan kata katanya Daffa sudah menangkup wajah istrinya kalau memberikan ciuman hangat di bibir tipis istrinya.
'Jangan katakan apapun sayang... Biarkan aku menikmatimu malam ini. kata kata Daffa di sela ciumannya. sebelum akhirnya Daffa mengangkat tubuh istrinya dan melemparnya ke atas tempat tidur.
' Jangan harap aku akan melepaskan mu dengan mudah malam ini.
Ancam Daffa pada istrinya, dan Citra hanya bisa membalas ancaman itu dengan senyuman di wajahnya. ia sudah sangat hafal bagaimana Daffa begitu gagah dan kuat saat di atas tempat tidur.
"Mas.... jangan!!!!!
'Jangan apa sayang? kamu mau bilang jangan berhenti. Oke aku takan berhenti sekalipun kamu memohon.. Daffa menyeringai dengan senyuman licik, Daffa sangat hafal bagaimana istrinya itu selalu tidak tahan menahan rasa gelitik saat Daffa menyentuh atau memberikan ciuman di tengkuknya.
Dengan sekali dorang citra sudah terjatuh di atas tempat tidurnya, dan di susul Daffa yang langsung menerkam nya tanpa ampun hingga larut malam..
Setelah puas melakukannya citra merasakan sakit di tubuhnya,, entah sudah berapa kali Daffa melakukannya malam itu..
"Kenapa kamu menjauh, apa dada ku sudah tak cukup membuatmu nyaman bersandar di sini???
' Mas aku sangat lelah. untuk malam ini jangan lakukan lagi..
__ADS_1
Daffa kembali tersenyum nakal begitu mendengar istrinya mengakui betapa gagah dirinya tadi .Mereka terlelap dengan posisi saling memeluk, untuk menyambut pagi yang lebih cerah esok hari.