Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Aisyah Riordan


__ADS_3

Dengan kecepatan tinggi Aisyah mengemudikan mobil miliknya. ia terus bergumam di dalam mobil 'Semoga Marisa baik baik saja ya Allah, Aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri jika hal buruk terjadi padanya. setelah menempuh waktu sekitar lima belas menit, akhirnya Aisyah samapai di halaman sekolah Marisa,


Tapi Aisyah tak mendapati lagi putrinya di sana. dengan pikiran yang kacau Aisyah berjalan menuju gerbang sekolah, Tiba-tiba suara Marisa Bunda,, Bunda,, suara kecilnya yang melengking berhasil membuat Aisyah menemukannya.


Setengah berlari Aisyah untuk dapat memeluk putrinya dengan segera, Aisyah merasa sangat bersalah pada Marisa, Maafin Bunda ya sayang, Bunda terlalu sibuk sampai bunda lalai sama kamu, iya Bunda untung aja tadi ada Papi nya cinta yang mau nemenin aku buat nungguin Bunda ucap Marisa dengan jari telunjuk nya yang di arahkan pada sosok laki-laki tampan yang sedang duduk bersama gadis kecil yang tak lain adalah putrinya.


Aisyah mengucapkan rasa terimakasih nya pada merka karena telah menjaga putrinya sampai mau meluangkan waktu untuk menunggunya tiba menjemput Marisa.


'Terimakasih pak karena sudah menjaga putriku.


Tidak masalah bu, Karena Marisa sudah berada bersama orang tuanya saya dan cinta mohon pamit dulu ya ucap laki-laki tampan itu.


Sekali lagi terimakasih pak, oh ya saya Aisyah Bunda nya Marisa tutur Aisyah memperkenalkan diri


' Saya Riordan Papi nya Cinta' karena saya masih ada urusan lain saya harus pergi sekarang Bu Aisyah.

__ADS_1


Oh tentu pak silahkan, maaf sudah merepotkan.


Aisyah kini membawa Marisa untuk pulang ke rumah nya, di dalam perjalanan tiba-tiba saja Marisa mengatakan hal yang membuat Aisyah merasa iba, setelah mengetahui bahwa Cinta tidak pernah melihat dan memeluk Mami nya sejak ia lahir, karena Mami nya meninggal setelah melahirkan cinta, dan cinta hanya tinggal berdua saja dengan Papi nya. tapi Papi nya tak pernah melewatkan waktu untuk menjemput cinta.


Apa yang di katakan putri kecilnya menjadi pukulan bagi Aisyah, bagaimana bisa ia menjadi seorang ibu yang melalaikan tugas dan kewajibannya untuk menjaga Marisa.


Sayang Maafkan Bunda, karena sudah telat menjemput kamu, Bunda janji hal seperti ini tidak akan terulang lagi. "Oke Bunda aku juga tau Bunda pasti lelah karena harus selalu mengurusi ku dan harus mencari uang untuk aku.


Tidak sama sekali sayang, kamulah satu-satunya alasan bunda untuk bahagia. bunda selalu bersyukur telah memiliki mu.


Beberapa minggu berlalu, hari ini di sekolah Marisa sedang ada kegiatan pengambilan rapor sebelum liburan semester tiba.


Tanpa sengaja Aisyah kembali bertemu dengan Riordan, Brukk... Mereka bertubrukan di halaman sekolah dan membuat beberapa berkas yang sedang di bawa Aisyah menjadi jatuh tercecer.


Bu Aisyah saya minta Maaf, saya benar-benar tidak sengaja karena berjalan sambil menelpon jelasnya, "Tidak apa pak Riordan saya juga salah karena terburu-buru jadi tidak sengaja menabrak pak Rio.

__ADS_1


Kemudian Rio tertawa karena mereka sama-sama sibuk dengan dirinya masing-masing yang membuatnya sampai tidak bisa fokus melihat sekeliling. " Oh ya saya harus mengambil rapor Cinta dulu bu Aisyah saya permis, " Iya silahkan pak Riordan, saya sudah akan pulang karena sudah selesai mengambil rapor putri saya. saat Aisyah berjalan tiba-tiba saja Riordan memanggilnya dan meminta nomor ponsel Aisyah itulah awal yang baru untuk hubungan mereka,


Hubungan Citra dan Aisyah juga sudah sangat baik, setelah Aisyah menjelaskan semua kesalahpahaman antara dirinya dan Daffa, memang Aisyah tak menampiknya jika ia masih memiliki perasaan untuk Daffa, tapi ia berjanji pada Citra untuk menutup dalam dalam hatinya, karena yang Aisyah tau saat ini Daffa amat mencintai istrinya.


Terkadang Aisyah merasa begitu iri melihat kebahagiaan Citra, dimana ia memiliki anak dari pria lain, tapi laki-laki sesempurna Daffa bisa menerima dan mencintai nya sepenuh hati.


Tut tut tut


Dengan tetap fokus pada kemudi nya Aisyah mencoba mengangkat panggil ponsel itu.


Hallo Asalammualaikum.... Suara lembut Aisyah membubarkan lamunan pria yang sedang berdiri di parkiran sekolah putrinya.


Waalaikumsalam bu Aisyah ini saya Riordan. 'Oh ya pak Rio ada apa ya pak, ' Sejujurnya saya agak tidak enak untuk mengatakan nya.


Ada apa pak Riordan apa ada yang bisa saya bantu. " Begini emm anu maksudnya saya ingin mengundang Bu Aisyah dan Marisa untuk sekedar makan malam bagaimana apa Bu Aisyah bersedia. "Sejenak Aisyah terdiam sebelum akhirnya ia meng iyakan ajakan Riordan. Tidak masalah kan toh aku juga belum sempat membalas kebaikan beliau karena saat itu sudah menjaga Marisa. putrinya juga teman Marisa aku rasa ini tidak apa menyetujui keinginannya

__ADS_1


__ADS_2