
Malam harinya entah kenapa beby Ky sangat rewel tidak seperti biasanya,, sampai membuat citra pusing karena menahan kantuk,, Rizky yang biasanya tidak pernah rewel saat malam hari biasanya biasanya selalu tertidur pulas,, tapi malam ini seperti nya bayi munggil itu tau sesuatu yang sejak sore di pikiran mamah nya,,
Ada apa, kenapa Rizky terus menangis,, entah lah Mas Risky tidak seperti biasanya seperti ini,, padahal aku sudah memberinya asi tapi tetap saja dia terus menangis,,
coba sini kemarikan biar aku yang mencoba menenangkan nya,, benar saja setelah di gendong oleh Daffa Rizky mulai tenang, dan membuat citra merasa lega melihatnya,,
Dalm hati nya citra berkata, " Apa kamu benar-benar tidak ingin berpisah dengannya Rizky, kenapa kamu begitu damai di pelukannya, bahkan mamah sejak tadi menenagkanmu tapi kamu tetap saja menangis,, kamu membuat mama sangat khawatir saja,
sekitar setengah jam Rizky dalam pelukan Daffa akhirnya tertidur,, saat sudah tidur Daffa mencoba membaringkan Rizky di tempat tidur nya, tapi Rizky justru kembali menangis seperti tadi membuat Daffa terpaksa mengangkatnya dan menggendong nya kembali,,
mas biar aku yang menggendongnya kamu lelah, kamu tidur saja,, pinta citra pada suaminya,
Tidak apa seperti dia merindukan ku, biar kita bawa dia tidur bersama kita saja, akhirnya citra menuruti usulan yang Daffa katakan, malam itu mereka tidur bertii seperti sebuah keluarga kecil,, biasanya citra selalu menidurkan bayinya di ranjang kecil di sebelahnya, .
__ADS_1
setelah Rizky dan Daffa tertidur pulas, justru citra yang terjaga sepanjang malam, ia terus memikirkan keinginannya untuk meninggalkan Daffa, perasaan dan pemikiran nya bertolak belakang,, membuatnya bimbang dengan keputusan nya yang akan di ambilnya,,
sampai pagi hari citra sama sekali tidak tidur,,
Di pagi hari wajahnya terlihat pucat karena kurang istirahat,, Ani membuatkan beberapa ramuan untuk menambah stamina citra, ia tau saat malam cucu nya itu terus saja menangis higga hampir pagi,,
Citra aku berangkat kerja dulu ya pamit Daffa, namun tiba-tiba saja entah keberanian datang dari mana, citra memeluk suaminya dengan sangat erat,, heii ada apa kamu tidak seperti biasanya memeluk ku saat aku akan berangkat kerja,, maaf mas aku hanya terbawa suasana ucapnya berkilah, baiklah aku berangkat sekarang ya, cupp Daffa menghaduahi ciuman di pucuk kepala istrinya dan di susul mencium Rizky yang saat itu sedang menatap ke arahnya,,
sayang papah berangkat kerja dulu ya, kamu jangan cengeng lagi ya, cuppp papah sayang kamu,,
sebenarnya citra memiliki banyak uang di kartu ATM nya, tapi semua itu uang yang Daffa berikan untuk nya, ia tidak ingin membawa apapun dari Daffa, menurutnya selama ini Daffa sudah mengeluarkan banyak sekali uang untuk mengurusnya,, setelah bersiap siap, sebenarnya citra sama sekali tidak membawa apapun dari sana, karena pakaian yang dia kenakan memanglah Daffa yang membelikannya atau kadang ia membeli menggunakan uang yang Daffa berikan padanya,,
dia prgi hanya membawa beberapa lembar uang saja dan ponselnya, serta barang barang penting miliknya,,
__ADS_1
Sebelum pergi citra sempat menulis surat untuk Daffa,,
" Saat kamu menemukan surat ini, mungkin aku sudah tidak berada di dekatmu lagi, sungguh aku berterimakasih untuk semua kebaikan yang mas Daffa dan kedua orang tua mas Daffa berikan padaku,, aku sangat menyayangi kalian,,
Mas aku harap kamu akan bahagia bersama mba aisyah setelah ini, aku sadar seharusnya aku tidak memiliki perasaan terhadapmu, karena aku tau di hatimu hanya ada mba Aisyah saja, aku pergi mas aku akan menyimpan perasaan ini untukku, dan aku kan bahagia jika kalian bersatu,, nikahilah dia untuk kebahagiaanmu, jangan pikirkan aku lagi saat ini aku sudah mendapatkan kebahagiaan ku Rizky.
Aku akan mengurus perceraian kita setibanya aku di sana..
Salam untuk bunda dan ayah, sampaikan permohonan Maaf ku untuk mereka, karena selama aku di sana, aku selalu merepotkan mereka,
Citra
__ADS_1