Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 92 Cintanya hanya untuk Aisyah


__ADS_3

Sekitar setengah jam yang lalu Devi menjemput Citra, saat ini mereka sedang berada di sebuah mall yang cukup besar.


mereka bermaksud untuk berbelanja hati ini, tapi Devi lebih dulu mengajak Citra untuk makan siang. mereka sedang menunggu menu yang mereka pesan, saat seorang wanita yang tak asing untuk Citra mendekat ke arah meja mereka.


"Devi.... sapa wanita yang tak lain adalah Aisyah itu.


" hei sini sini, ada berita bagus buat lo ucap Devi dengan sangat antusias.


" Haiii Citra kamu di sini juga, emm kamu sama Devi kok bisa ada di sini kalian.


"Hai Mba Aisyah ucap Citra sangat lirih, Tiba-tiba dirinya teringat dengan perkataan nani yang mengatakan Daffa dulu sangat mencintai seorang wanita yang bernama Aisyah, ja jadi ini Aisyah yang di ceritakan bi nani. ini Aisyah teman sma nya mas Daffa, dia wanita yang selama ini di cintai suamiku, kenapa semua serba kebetulan seperti ini. pantas saja mas Daffa begitu mencintaimu Aisyah, kamu sangat cantik kamu juga wanita solehah, wanita yang di impikan oleh para lelaki muslim, aku memang tidak sebanding .


denganmu Aisyah,,,, Citra berucap dalam hatinya.


hatinya saat ini terasa sakit.


"Citra kamu baik baik saja, Aisyah terlihat tidak nyaman melihat Citra yang sejak tadi menatapnya.


"maaf Mba Aisyah aku sampai bengong karena melihat kecantikan Mba Aisyah.


"masyallah Citra bicaramu berlebihan sekali, kamu justru terlihat sangat cantik.

__ADS_1


"aku panggil pelayan ya untuk mencatat pesanan kamu syah, kita tadi sudah pesan makanan sebelum kamu datang,


"Oh ya Citra kamu tidak keberatan kan kalo aku ajak Aisyah pergi bersama kita.


"sama sekali tidak keberatan ko Mba, aku justru senang jadi tambah Rami, oh ya Mba Aisyah Marisa dimana kenapa dia tidak ikut, saat Citra menanyakan soal Marisa terlihat raut wajah Aisyah mendadak sendu seperti sedang memikirkan hal yang menyakitkan hatinya.


"Tadi pagi hari terakhir aku di ijinkan oleh suamiku membawanya pergi. sekarang dia bersama ayahnya.


"kenapa seperti itu Mba. maaf apa ada sesuatu yang terjadi pada pernikahan kalian.


"jadi suaminya Aisyah ini selingkuh dengan wanita lain. tapi dia tidak mau menceraikan Aisyah dan membawa Marisa bersamamu, dan Aisyah tidak di ijinkan untuk membawa Marisa tinggal bersamanya Devi menjelaskan.


"Mba Aisyah yang sabar ya. semoga Allah melindungi Marisa dimanapun dia tinggal. dan semoga kalian cepat di persatukan kembali.


"Syah, kamu tau ga sih Citra ini saudaranya Daffa, ya kan Citra.


"Hah... Citra sangat kaget karena Devi masih menganggapnya dia dan Daffa bersaudara jadi mas Daffa benar benar menyembunyikan setatus kami yang sebenarnya, dia sama sekali tidak memberitahu Devi yang sebenarnya. apa sebenarnya mas Daffa memang masih mengharap Aisyah Citra terus berpikir bahwa Daffa menyembunyikan hubungan mereka yang sebenarnya


"oh ya,..tapi kok Daffa ga pernah cerita dia punya saudara perempuan, memang kamu dan Daffa saudara dari mana Citra? Aisyah bertanya dengan antusias.


"aku dan mas Daffa, saudara jauh sebenarnya. jadi wajar kalo mas Daffa tidak menceritakan pada teman temannya

__ADS_1


"jadi selama ini kamu tinggal dimana Citra.


" aku, tinggal di kota kembang, ohh jadi Daffa di sana ada saudara ya. aku pikir dulu saat dia memutuskan untuk kuliah di sana, dia pergi seorang diri, ternyata di sana ada saudaranya.


"oh ya kamu tau ga Syah, ternyata Daffa itu belum menikah, ya kan Citra? lagi lagi Citra hanya bisa menjawab iya dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh Devi.


"Aku tau kalo soal itu, dulu aku dan Daffa sempat memiliki perasaan satu sama lain. tapi karena aku di jodohkan oleh orang tuaku Daffa harus mengikhlaskan aku menikah dengan pria lian. aku tidak tau saat itu perasaannya seperti apa mengetahui kabar pernikahanku, sampai dia memutuskan untuk pergi dari kota ini.


"Iya tapi setelah dia tau kamu mau bercerai, dia langsung balik lagi ke sini dan mencarimu Syah.


" Devi...aku gak tau seperti apa perasaannya untukku sekarang, tapi dia tetap sama seperti dulu dia sangat perhatian dan suka menolong. kalian tau malam itu Marisa sakit. karena demamnya tinggi aku membawanya ke rumah sakit, di rumah sakit ternyata Daffa ada di sana, dia membuatku mengurus Marisa sampai larut malam. padahal seharusnya ia tidak bekerja sampai larut malam. dia juga selalu mengunjungi kami saat jam kerjanya.


"kamu beruntung beruntung banget Aisyah, cinta kalian tidak terhalang oleh waktu dan setatus, perasaan kalian masih sama seperti dulu. ujar Devi


"Deg jantung Citra seperti terhenti untuk sesaat setelah mendengar penuturan kedua wanita di hadapannya.air matanya sudah siap meluncur tapi di tahannya, karena dia tidak ingin menangis di hadapan mereka, sangat menyedihkan bukan kalo Citra harus menangis di hadapan wanita yang di cintai oleh suaminya itu,Citra memutuskan untuk pergi ke toilet saat air matanya sudah hampir tak terbendung lagi.


di dalam. toilet citra menumpahkan air matanya. ia kembali teringat pada kejadian dimana dirinya di tinggalkan di rumah sakit,


"jadi malam itu mas Daffa pergi menemani Aisyah,karena Marisa sakit. dimana malam itu aku menunggunya sepanjang malam. aku menunggunya sampai harus tertidur di lorong rumah sakit bahkan saat itu aku tidak tau jalan untuk pulang, aku hiks hiks hiks.


"Kenapa aku begitu menyedihkan sekali, harus aku sadar sejak dulu kalo mas Daffa sama sekali tidak mencintaiku, dia hanya mengasihani hidupku yang hancur berantakan. apa yang harus aku lakukan sekarang.

__ADS_1


cukup lama citra berada di dalam toilet, beberapa kali nia membasuh wajahnya yang sembab karena menangis.


__ADS_2