Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Pertunangan


__ADS_3

Kenapa harus bertemu lagi, selama ini aku selalu berharap bisa mengubur semua kenangan pahit di hidupku. Tapi ternyata jadi seperti ini, Aku sangat takut jika mereka akan mengambil paksa Rizky ku. aku tidak mau jika harus membagi anakku dengan orang lain, sekalipun mereka keluarga kandung Rizky. Aku yang mengandungnya mereka tidak boleh begitu saja mengambil Rizky dariku.


Citra terus bergulat dengan perasaannya yang kalut setelah melihat pertemuan pertama Rizky dengan kakeknya,, dan Hasan kakeknya bisa dengan mudah mengenali Rizky adalah cucunya.


Sudah larut malam, Citra tertidur di kamar anak anknya, ia memeluk kedua malaikat kecilnya. Rasanya ia ingin sekali selalu melindungi kedua anaknya ia tidak bisa membayangkan jika apa yang di fikiran nya terjadi pada kehidupannya.


Di dalam kamar, sejak setelah selesai makan malam Citra tak kunjung kembali ke kamarnya, Daffa sudah beberapa kali menguap menahan kantuk, di lihatnya jam dinding sudah pukul sebelas malam, tapi istrinya tak juga datang merasa lelah menunggu Daffa memutuskan untuk mencarinya ke kamar anak anknya. Dan benar saja di sana Daffa melihat istrinya tertidur pulas dengan terus memeluk Rizky.


Daffa melangkahkan kakinya mendekat. setelah duduk di sisi ranjang. Daffa mengulas lembut wajah istrinya dengan rasa sayang. karena merasa geli di perlakuan demikian membuat Citra mengerjapkan matanya dan terbangun.


"Maaf Mas aku ketiduran ucapnya dengan suara paru khas bangun tidur.


"Apa sesuatu terjadi hari ini??? tanya Daffa dengan menaikan alisnya saat bertanya.


Citra tak menjawab pertanyaan itu, tapi ia segera memeluk suaminya itu dan menangis tersedu-sedu. Daffa di buat kaget dengan ekspresi yang tidak pernah di tunjukkan oleh istrinya selama ini.


"Ada apa?? kenapa menangis, apa yang terjadi sebenarnya, kenapa kamu terlihat begitu khawatir pada anak-anak hari ini..


" Ayo bicara pelan pelan ceritakan padaku.


"Masss.. aku bertemu dengan papahnya Aa Agam. saat aku bertemu dia sudah lebih dulu menemukan Rizky, mereka terlihat akrab saat aku melihatnya. dan papahnya aa Agam bisa mengenali jika Rizky itu adalah cucunya.


"Aku sangat takut mas, aku takut dia akan mengambil Rizky ku hiks hiks hiks...


"Tenanglah,, aku kenal dia orang seperti apa. dia bukan orang seperti itu sayang.


" jikapun itu terjadi pasti bukan dia yang akan melakukannya..


 


Setelah pertemuannya dengan Rizky Hasan tidak bisa tenang. dengan berdiam di rumah ia ingin menemui Rizky lagi. tapi ia juga tidak tau harus mencarinya kemana. Jika hanya meminta orang untuk mencari sekitar perumahan akan butuh waktu lama. sedangkan ia saat ini sangat merindukan sosok Agam kecilnya itu.

__ADS_1


 


Hasan belum menceritakan kejadian kemarin di taman pada istrinya. karena saat ini Yulia sedang sibuk untuk menyambut pernikahan Andini putrinya yang hanya tinggal menghitung hari saja.


Saat keluarga besarnya kumpul di rumah nya, ternyata Yolla juga hadir,


Saat Hasan bertemu dengan Yolla ia langsung mengingat jika saat itu hanya adik iparnya itu yang bersikap baik pada Citra dan ibunya Citra.


"Syukurlah kamu juga datang ucapnya pada Yolla.


"Iya datang lah Mas keponakan sendiri mau nikah masa aku diam diam saja sebagai tantenya.jawab Yolla.


"Yolla apa aku bisa berbicara dengan mu.


" Soal apa Mas, sepertinya sangat penting.


"Yolla apa kamu tau dimana Citra tinggal sekarang??


"Untuk apa cari dia lagi, apa kalian lupa bagaimana dulu kalian memperlakukan nya.


"Tidak Yolla aku justru ingin meminta maaf padanya, aku ingin memperbaiki kejadian di masa lalu itu.


''Sudah lah Mas, biarkan Citra memulai kehidupan barunya dengan bahagia jangan lagi ganggu dia.


Jawaban Yolla membuat Hasan putus asa, ia terlihat sangat sedih wajahnya ia tundukkan agar tak terlihat, tapi Yolla jelas bisa melihat jika kaka iparnya sangat sedih.


"Aku melihat cucuku kemarin. dia sangat mirip dengan Agam saat kecil.


"bertahun-tahun aku menahan kerinduan ku pada Agam, dan kemarin aku bisa melihat Agam ku kembali di sosok anak itu, dialah cucunya karena aku juga bertemu dengan ibunya.


"Tapi Citra tidak membiarkan aku berbuat banyak saat itu. ia mengambil Agam ku dan membawanya pergi.

__ADS_1


Hasan berkata dengan air mata yang mulai mengalir. dan Yolla bisa melihatnya dengan jelas.


"Baiklah aku akan memberikan alamat ibu Fatimah.


"saat ini aku juga tidak tau jika Citra kembali ke sini, setelah sebelumnya ia pindah ke luar kota bersama suaminya.


"Yolla apa katamu,,, dia sudah menikah. tapi siapa suaminya apa kau mengenalnya. tanya Hasan antusias.


"Mas sebaiknya tanya istri mas, dia juga tau Citra menikahi siapa. nanti aku kirimkan alamat nya lewat WA.


 


"Jadi Yulia tau jika Citra sudah menikah. baiklah aku akan menanyakan padanya nanti malam saja. aku tidak mungkin mengganggu pertunangan Andini yang akan berlangsung sebentar lagi.


 


Tamu beserta calon besannya sudah mulai berdatangan di kediaman Hasan. para pelayan juga sudah mulai sibuk oleh para tamu.


Hasan menyambut calon mantu dan besannya. mereka asik berbincang bincang ringan di sana sambil menunggu mempelai wanitanya hadir.


Apa aku akan bahagia, menikah dengan laki-laki pilihan orang tuaku, gumam Andini di depan cermin yang memantulkan wajahnya. tak lamanya pintu kamarnya terbuka.


Terlihat Yulia yang datang.


"Sayang kamu sangat cantik hari ini.


"mamah yakin calon suami kamu pasti sangat menyukaimu. Yulia memeluk Andini dengan penuh kasih.


"Percayalah dia laki-laki yang baik, mamah dan papah sudah memastikannya jika dia memang yang terbaik untukmu.


Andini hanya bisa memaksakan senyumannya. Di hatiku hanya ada dia selama ini, apa aku akan bisa melupakan nya sekarang. Kak Daffa aku masih menunggumu sampai saat ini,

__ADS_1


__ADS_2