Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 54 Chiko


__ADS_3

Chiko mengajak Citra pergi ke supermarket, chiko berencana untuk membuat barbeque untuk menyambut kepulangan Citra. Chiko juga sudah menghubungi kedua sahabat kakanya.


Dulu saat ayah mereka masih hidup, setiap akhir pekan selalu membuat barbeque dan bernyanyi bersama di halaman rumah mereka. mungkin saat ini Chiko begitu merindukan kersamaan itu. tapi dia tidak pernah menunjukkan rasa sedihnya di hadapan Citra


Citra memasukkan beberapa sosis dengan berbagai macam ukuran dan rasa. Citra juga tak lupa membeli udang dan lobster kesukaan adiknya. Chiko sangat menyukai udang atau lobster bakar dengan di bumbui saus tomat dan mayones. setelah semua bahan yang di butuhkan mereka dapatkan.


Citra di bantu oleh chiko mendorong troli menuju kasir untuk membayar belanjaan mereka.


Chiko memarkirkan motornya di halaman rumah. terlihat Daffa dan putra sudah menyiapkan tempat untuk mereka berkumpul.


"Putra... Citra meneriakkan nama sahabatnya itu. dengan berjalan begitu cepat Citra menghampiri suami dan sahabatnya. saat tiba di hadapan putra, Citra mengalunkan tangannya memeluk sahabatnya, dan di balas pelukan yang sangat erat orang Putra.


" gua kangen banget sama lo ucap Citra di sela pelukannya tanpa melepaskan pelukannya


"ehemmmm.. Daffa terbatuk untuk mencairkan suasana. putra yang menyadari segera menyudahi pelukannya.


"Gimana kabar lo? dan calon ponakan gua putra bertanya.


"kita baik. baik banget malah mas Daffa menjaga kita dengan baik Citra bercerita dengan melirik melihat Daffa.


"syukurlah gua ikut seneng dengernya.


"dimana Sinta put? citra menanyakan keberadaan Sahabatnya yang belum ia lihat.


"karena lo bawa banyak oleh oleh makanan, ya kemana lagi dia kalo bukan ngabisin isi meja makan lo.


"hahaha Citra tertawa geli mendengar penuturan putra. gua mau liat dia, Citra meninggalkan putra dan Daffa.


"Kita kenal udah sejak SMP, lo jangan mikir yang bukan bukan. hubungan kita memang sedekat itu, gua udah anggap Citra dan Sinta seperti adik gua sendiri. gua harap lo gak salah paham.tiba tiba putra menjelaskan hubungannya dengan Citra


"Tenang aja, saya ngerti kok. justru saya mau ngucapin terimakasih kalian sudah menjadi sahabat yang baik buat Citra.


"Heh, kenapa lo ngucapin terimakasih, harusnya gua yang bilang terimakasih lo udah ngorbanin masa depan lo, untuk menikahi Citra. gua titip Citra sama lo, gua harap lo bisa terus buat dia bahagia putra berkata dengan menepuk bahu Daffa.

__ADS_1


sementara di dapur rumah Fatimah, Chiko dan Sinta sedang menyiapkan bahan-bahan yang akan mereka panggang. Citra datang dan memeluk sahabatnya.


" uhhhh kangen kangen banget sama lo Citra berkata dengan suara yang di buat seperti anak kecil.


"Ahhh Citra gua kangen banget sama lo ucap Sinta dengan berteriak kencang membuat dengungan di telinga Citra. Citra segera menjauhkan dan melepas pelukannya.


"Lo gila ya. apa lo mau buat gua tuli sebelum tua ucap Citra dengan memasang wajah tak bersahabat.


"hahaha Sinta malah tertawa setelah membuat sahabatnya kesal. semua udah siap ayo kita ke depan ajak Sinta.


Mereka bertiga berjalan beriringan menuju halaman rumah Citra. dimana di sana sudah ada Daffa dan Putra yang sudah menyiapkan api untuk memanggang.


Daffa mengambil nampan berisi sosis yang akan di panggang lebih dulu. di letakkan sosis itu dengan rapih di atas panggangan dan putra yang bertugas mengipas-ngipasi bara Apinya.


di teras rumah Citra dan chiko juga shinta sedang duduk. tak lama chiko memetik gitarnya mencari nada yang pas.


Citra yang sudah lama tidak bernyanyi pun dengan antusias meminta adiknya untuk membawakan lagu dari RAN band yang berjudul ku lakukan semua untukmu.


dengan antusias chiko memainkan gitarnya mengiringi Citra menyanyi.


Hanya dirimu paling mengerti


Kegelisahan dalam hatiku


Yang selama ini tak menentu


Tak ada ragu dalam hatiku


Pastikan aku jadi cintamu


Seiring waktu yang tlah berlalu


Mungkin kau yang terakhir untukku

__ADS_1


Akan kulakukan semua untukmu


Akan kuberikan seluruh cintaku


Janganlah engkau berubah


Dalam menyayangi dan memahamiku


Pegang tanganku, genggam jariku


Rasakan semua hangat diriku


Mengalir tulus untuk cintamu


Tak ada yang lain di hatiku


Akan kulakukan semua untukmu


Akan kuberikan seluruh cintaku


Janganlah engkau berubah


Dalam menyayangi dan memahamiku


Akan kulakukan semua untukmu


Akan kuberikan seluruh cintaku


Janganlah engkau berubah


Dalam menyayangi dan memahamiku


Daffa di buat terpana mendengar dan melihat Citra bernyanyi. sampai Daffa terbengong melihat Citra bernyanyi tanpa sadar putra memperhatikan suami sahabatnya.

__ADS_1


"Dia emang gak cuma cantik tapi keren juga ya. ga heran kalo lo sampe terpesona begitu ngeliatnya putra bicara di samping Daffa, sampai menyadarkan Daffa dari lamunannya yang sedang memandang Citra.


"hah,, ehh Daffa sangat gugup dan malu, karena memandang Citra seperti anak kecil yang melihat makanan manis air liurnya seakan mau menetes.


__ADS_2