
Mas Daffa,, mendengar namanya di panggil Daffa menoleh ke sumber suara itu berasal,,
Aisyah,, Daffa menyerukan nama wanita yang di temuinya di outlet pizza itu,, kamu di sini juga mas,, iya kamu, aku sama Marisa di sini,, baiklah aku akan pergi sekarang, Daffa melemparkan senyuman manisnya,, saat Daffa akan pergi langkahnya tertahan oleh aisyah yang tiba-tiba menarik tangannya,
Aisyah,,, tolong lepaskan ini, apa kamu tahu apa yang kamu lakukan, ini tidak baik jika ada yang melihat, wanita yang sudah menikah menyentuh pria lain, Mas tunggu tapi kamu bukan orang lain untuk ku,, kata kata yang aisyah ucapkan berhasil menahan Daffa lebih lama di sana,,
Apa maksud ucapan kamu, Mas aku akan bercerai dengan mas Indra, Daffa memejamkan matanya menahan nafas nya yang mulai terasa berat,, LALU,, Daffa menekankan kata lalu untuk memastikan apa yang akan di katakan oleh aisyah,, Aku tau kamu masih memiliki perasaan yang sama denganku, Aisyah tak dapat melanjutkan kata katanya tapi air mata Aisyah mengalir begitu saja,, Apa yang akan kamu lakukan jika perasaan itu masih sama???
Aku ingin memperbaiki semua yang telah terjadi, Kamu begitu percaya diri aisyah,, sejak dulu aku selalu mengagumimu aisyah, aku tau kamu wanita yang sangat hebat, mampu mengalahkan keegoisan dirimu demi kepentingan keluargamu, menjaga nama baik mereka,, dengan masalah sifat dan keburukkan suamimu kamu selalu berhasil menutupi itu dari aku bertahun-tahun lamanya,, sampai saat ini perasaan yang aku miliki untukmu benar benar sudah hilang,,
__ADS_1
HILANG,,, aisyah mengulangi kata yang Daffa ucapkan,, hilang setelah aku menyadari betapa kamu sudah begitu banyak berubah,, aku tidak pernah menyangka kamu akan mengatakan ini, apa maksud kamu mas,, apa kamu tidak sedikitpun memandang setatus ku saat ini sampai kamu begitu menginginkan bersama dengan ku,??
Tunggu mas, aku semakin tidak mengerti apa Maksud mu, Aisyah tidakkah kamu tau aku sudah menikah dan akan memiliki seorang anak, apa kamu mengabaikan semua kebenaran ini hanya untuk kepentingan mu sendiri,,
Hiks hiks hiks,,, a,, aku,, s,u,, ngguh tidak mengetahui ini mas, aku bersumpah aku pikir dia hanya saudarimu, aku fikir dia bukan, hikss,,
(Citra kenapa kamu lakukan ini, aku begitu percaya kamu dan mas Daffa hanyalah saudara bukan, seperti ini hiks hiks hiks,, apa salahku kenapa kamu begitu memberi aku harapan yang nyatanya sama sekali tidak ada untukku. kamu membuatku begitu menjijikkan dengan mengemis cinta yang sama sekali tidak lagi untukku, kenapa citra,,,)
Aisyah begitu kecewa merasakan telah di permainkan perasaanya oleh citra,,
__ADS_1
Aku akan pergi sekarang,, ku mohon Aisyah biarkan aku melanjutkan hidupku, dan aku akan mendoakan mu agar suatu saat kamu akan menemui pria yang akan menjagamu dengan baik, Percayalah kamu wanita yang begitu baik, Wanita yang baik akan mendapatkan pria yang baik untukmu dan ayah yang baik untuk Marisa,,
Daffa berjalan meninggalkan aisyah yang masih berdiri menatap kepergian sosok laki-laki yang di cintainya selama sepuluh tahun itu,, lelaki yang di kenalnya sejak masih duduk di bangku SMA itu pergi meninggalkan nya dengan luka yang mendalam di hatinya,,
Setelah Daffa tak dapat terlihat di jangkauan matanya, Aisyah terduduk di kursi dengan perasaan hancur, mimpi indah yang selalu menghantui hidupnya untuk bisa bersama dengan laki-laki yang di cintainya pupus sudah,, Kenapa kehidupan begitu tak berpihak papaku, aku hanya mengharap kehidupan aku akan bahagia suatu saat nanti, tapi justru kenyataan yang begitu menyakitkan aku dapatkan,,
Mamah kenapa menangis??? Marisa mencoba mengusap buliran air mata di wajah mamahnya itu,, tidak papa sayang, mamah hanya sangat bersyukur masih memeiliki peri kecil mamah saat ini, aisyah tak kuasa menahan tangis nya, betapa begitu menyedihkan anaknya yang masih kecil harus melihat perpisahan orang tuanya,
Mamah janji Marisa,, setelah ini tidak akan ada lagi yang menyakiti kita, kita akan hidup bahagia bersama,, hanya kamu dan mamah, kita akan membuat kehidupan kita bahagia, meski keluarga kita tidak utuh seperti mereka, tapi kamu masih memiliki mamah yang rela memberikan kehidupan mamah sekalipun untuk menebus kebahagiaan untukmu nak,, berulang kali aisyah menghujani ciuman di wajah putri kecilnya.
__ADS_1