
Setelah tiga bulan pernikahan keduanya. akhir akhir ini citra merasakan tubuhnya sangat lemah, beberapa kali ia merasakan pusing di saat pagi hari terkadang ia juga merasakan rasa mual yang amat menyiksa nya.
Saat ini usia Rizky baru menginjak enam bulan. dia sudah mulai cerewet beberapa kata sudah bisa di ucapkan nya seperti memanggil citra dengan sebutan mama, Citra merasa sangat bahagia, kini kehidupan keluarga kecilnya sudah sempurna seperti impiannya,,
Daffa sedang menikmati secangir teh yang di buat oleh istrinya, dengan duduk membaca koran di ruang tamu rumahnya, karena ini weekend Daffa tidak pergi bekerja kecuali jika di rumah sakit terdapat masalah yang memaksanya untuk berangkat.
Dari kejauhan Daffa melihat Citra sedang menggendong Rizky menuju ke arah nya. Betapa kalian adalah anugerah untuk ku yang Allah berikan ucap Daffa dalam hatinya.
Dengan merenggangkan tangannya Daffa menyambut jagoan kecilnya, terdengar suara tawa Rizky saat berhasil mendarat dengan sempurna di pangkuan papahnya, Wajahnya terlihat sangat menggemaskan saat tertawa bayi mungil itu kembali tertawa saat Daffa menciumi wajah kecilnya,,
"Rizky main sama papah dulu ya sayang, mamah mau siapin sarapan dulu untuk kalian.
"Oke mamah,,, jangan lama ya ma masaknya Rizky sudah lapar ni, Daffa menirukan suara anak kecil untuk menjawab perkataan istrinya.
"Ohh jadi papah nya sudah kelaperan ya. Oke deh mama mau masak yang simpel aja, citra tertawa kecil melihat tingkah konyol suaminya itu,
"Sayang,,, saat citra hendak melangkah Daffa justru memanggilnya,,
"Ada apa mas??
Kamu butuh sesuatu, biar aku ambilin. citra berdiri menatikan jawaban suaminya.
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak memberikan ku morning kiss sebelum pergi memasak.
"Kamu ini bicara apa si Mas, masi pagi sudah godain aku ucap citra malu malu.
tapi sejujurnya ia juga ingin segera memberikan ciuman untuk suaminya itu, tapi citra sangat pemalu, apa lagi ini bukan di dalam kamar dimana orang bisa saja melihat aktivitas mereka.
"sudah aku mau masak dulu. akhirnya citra pergi menuju dapur,, melihat wajah istrinya yang merona karena keinginan nya membuat Daffa jadi tersenyum senyum sendiri. ia kembali teringat aktivitas nya semalaman bersama citra di dalam kamar.
Citra mengambil beberapa sayuran dari dalam kulkas, ia juga mengambil telur dan sosis rencananya citra ingin membuat nasi goreng untuk sarapannya bersama Daffa dan akan membuat Mapsi untuk Rizky jagoan kecilnya.
saat citra memotong motong bahan yang akan di masaknya, Tiba-tiba rasa pusing yang ia rasakan membuatnya kehilangan keseimbangan, citra memutuskan untuk bersandar pada meja di hadapannya,,
"Ya ampun non citra kenapa non, biar bibi saja yang memasak nya,,
Nani yang panik, berteriak teriak, meminta bantuan,
"tolong non citra pingsan ucap Nani dengan wajah yang sudah pias karena takut hal buruk terjadi pada citra,,
Daffa yang mendengar segera berlari menuju sumber suara yang terdengar dari dapur. dengan menggendong Rizky Daffa menuju dapur, di lihatnya wanita yang kini amat ia cintai itu sedang terkulai lemas dan tak sadarkan diri.
"Bii tolong gendong Rizky dulu ucapnya pada Nani,
__ADS_1
Daffa segera mengangkat tubuh istrinya itu menuju kamar, di baringkan tubuh citra di atas ranjang Daffa mencoba memeriksa keadaan istrinya,
Ani dan bambang yang mendengar kalo menantunya itu jatuh pingsan segera menuju kamar anaknya untuk memastikan keadaan citra baik baik saja.
"Daffa ada apa dengan citra nakal tanya Ani dengan wajah yang sudah sangat ketakutan hal buruk akan terjadi pada menantunya.
"Daffa sudah memeriksanya tapi keadaan dia baik baik saja,
"Daffa akan membawanya ke rumah sakit setelah dia siuman..
"iya Daffa sebaiknya segera di periksakan di rumah sakit, agar kita tau apa yang terjadi pada citra sebenarnya.
" iya Ayah tunggu citra sadarkan diri dulu.
Daffa memberikan pijatan lembut di tangan istrinya, yang membuat citra kembali sadar, dengan perlahan citra membuka matanya ia kembali merasakan pusing, sampai citra mengangkat tangannya dan memijat kepalanya yang terasa pusing.
"Sayang apa kepala kamu sakit,,
"Iya mas, aku gak tau kenapa aku merasa sangat pusing sekali.
Daffa kembali di buat bingung, pasalnya citra sama sekali tidak terlihat seperti orang sakit, tubuhnya juga tidak demam,.
__ADS_1
"sudah Daffa segera bawa istrimu ke rumah sakit nak. untuk memastikan keadaannya pinta Ani.
Daffa juga menyetujui keinginan bundanya, Daffa membawa citra ke rumah sakit di antar seorang supir.