Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 43 Bertemu Andini


__ADS_3

Daffa membawa Citra ke rumah sakit untuk memeriksakan kehamilannya, setelah sebelumnya ia membuat temu janji dengan dokter Fitri spesialis kandungan.


"Selamat sore dokter Daffa dan ibu Citra, silahkan duduk. seorang wanita paruh baya meminta mereka duduk.


"Selamat sore dok Daffa menjawab sedangkan Citra hanya menundukkan kepalanya dan memberi senyuman tanda salam.


"Baik bu Citra kita cek dulu ya kondisi janinnya, Sus tolong bantu bu Citra, dokter Fitri meminta bantuan seorang perawat yang memang bertugas untuk membuat dokter Fitri.


Citra berbaring di atas tempat tidur, perawat mengoleskan gel di atas perut Citra yang tampak masih rata. setelah gel selesai di oleskan dokter memulai aktivitas nya dengan alat USG yang di tempelkan di perut Citra, di putar putar untuk melihat janinnya. .


"Bu ini janinnya ya. dokter menunjukkan pada layar monitor yang memperlihatkan gumpalan yang belum terbentuk sempurna,


" pertumbuhan janinnya bagus. kondisi janinnya sehat, beratnya sekitar 30gram ya bu. dokter menjelaskan dengan perincian kondisi janin dalam kandungannya, Citra mendengarkan dengan antusias. ia masih tak percaya di dalam perutnya terdapat calon manusia yang akan lahir. matanya berkaca kaca.


andai kamu lihat ini Aa, pasti kamu orang yang merasa sangat bahagia mendengarkan pernyataan dokter tafi, anak kita tumbuh sehat di dalam perutku, Citra berkata dalam hati, ia mengusap perutnya.


"Bu Citra selama kehamilan apa ada yang di keluhkan? seperti mual pusing atau mudah lelah?


"sepertinya tidak ada dok, selama ini baik baik saja tidak ada keluhan.

__ADS_1


"wah sepertinya banyi kalian akan tumbuh menjadi orang yang kuat ya. ucapan dokter membuat Daffa dan Citra saling menatap, pasalnya Daffa bukanlah ayah biologis bayi itu.


dengan secepat kilat Daffa tersenyum dan mengatakan, kalo anak mereka pasti akan tumbuh dengan baik dan kuat seperti dirinya. dokter Fitri yang mendengar jadi tersenyum.


"Bu Citra karena tidak ada keluhan jadi saya akan memberikan vitamin saja ya untuk ibu. dan jangan lupa untuk meminum susu kehamilan sehari dua kali ya.


"Baik dok, terimakasih untuk informasinya. ucap Citra dengan sopan.


"Oh iya saya sampai lupa memberitahukan selama masa kehamilan awal sebaiknya olahraga malamnya di kurangi ya Dok. ucap dokter Fitri kepada Daffa, sontak saja membuat Daffa kaget begitu juga Citra sangat kaget mendengarny


Daffa yang mengerti maksud dokter Fitri segera menjawab.


dokter Fitri tersenyum meledek, dan memberikan sebuah resep vitamin yang harus di tebus di apotek rumah sakit.


*Citra kamu duduk di sini dulu ya. aku yang akan mengambil obat kamu.


" iya mas, Citra menurut saja kalau duduk di kursi pengunjung.


"kak.... kak Daffa. suara Andini memanggil Daffa.

__ADS_1


"Ndin? siapa yang sakit? Daffa bertanya


tidak ada,


"aku hanya menebus resep obat untuk mamah saja. kalo kaka?


"Saya menebus Vitamin untuk istri saya.


Doooor


jantungnya seperti akan copot. perasaannya hancur seketika itu juga


Andini begitu kaget dan tak percaya mendengarnya. laki laki yang ia cintai ternyata sudah menikah dan istrinya sedang hamil. padahal belum lama ini mereka bertemu. hanya beberapa minggu setatus lelaki yang di cintai oleh Andini sudah berubah.


tanpa bertanya apa apa lagi, Andini segera pergi meninggalkan Daffa yang masih menunggu antrian.


Andini terburu buru pergi, karena tak ingin air matanya tumpah di hadapan orang yang di cintainya.


Jangan lupa di like dan vote ya kalo kalian suka sama novel ini biar semangat nulisnya❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2