Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 77 Ibu yang kuat


__ADS_3

Citra mencoba menahan diri agar tidak terlihat kesedihannya oleh ibunya.


Tapi perasaan seorang ibu tidak akan mudah untuk di bohongi, Fatimah bisa melihat dengan jelas perasaan anaknya saat ini.


"Sabarlah nak. masa sulit ini akan segera berlalu.


"ibu percaya, kamu pasti kuat. kamu anak ibu kamu harus kuat.


"Iya bu. makasih ya, Ibu selalu semangatin Citra. Citra harap Citra akan menjadi ibu yang kuat untuk anak Citra nanti,seperti ibu. Fatimah menarik Citra ke pelukannya. untuk menutupi air matanya yang saat itu akan tumpah. ia tidak ingin Citra melihat dirinya menangis, ia ingin menunjukkan kekuatan untuk anaknya itu.


Citra sudah kembali ke apartemen. ibu mertuanya selalu menemani Citra sepanjang hari. bahkan mereka berbagai ranjang untuk tidur. Citra dapat merasakan kasih sayang yang sama yang di berikan oleh ibu mertuanya itu. sama seperti ibunya memberikan kasih sayang.


Ani merasa sangat bersalah telah meminta Citra untuk memberikan izin pada Daffa untuk menikahi Andini. sejujurnya itu bukan keinginan dari dalam hatinya, tapi Ani merasa tidak ada pilihan lain selain menuruti keinginan Yulia untuk menikahkan Daffa dengan Andini sebagai perjanjian untuk membebaskan Daffa.


"Citra, kemari nak. Ani memanggilnya.


Ada apa Bunda. Ani meminta Citra untuk duduk di sebelahnya. terlihat Ani membuka sebuah kotak perhiasan. dan mengambil satu set perhiasan memberikan pada Citra,

__ADS_1


"Bunda ini untuk apa Citra terlihat bingung karena tiba-tiba ibu mertuanya memberinya perhiasan.


"Pakailah nak. itu dulu mas kawin yang di berikan Ayah untuk Bunda. bunda sangat ingin kamu memakainya.


"Tidak bunda. ini benda yang bersejarah untuk bunda. kenapa harus di berikan ke Citra. Citra tidak pantas menerimanya. tapi Ani menarik tangan Citra dan menggenggamnya.


"Tidak Citra justru bunda merasa kamu wanita yang pantas menerimanya. dulu saat Daffa meminta restu untuk menikahimu, bunda sempat ragu. karena bunda tidak mengenal kamu dengan baik. tapi sekarang bunda sangat merestui hubungan kalian. bunda berharap tidak akan ada hal seperti ini pada hubungan kalian. bunda sangat kecewa dengan keadaan ini Citra. jujur bunda juga sangat sakit harus meminta kamu menyetujui hal gila ini. tapi tidak ada yang bisa bunda lakukan lagi Citra.


"bunda sangat ingin kamu dan Daffa bisa hidup bahagia bersama selamanya tanpa ada orang lain dalam pernikahan kalian.


"maafkan bunda Citra. hiks hiks hiks bunda tidak berdaya.


Di rumah Andini. Sudah berapa hari ini, Andini sangat tertutup dan mengurung diri di kamar. bahkan tak jarang Andini tidak memakan makanannya yang di berikan oleh Yulia, sikap Andini membuat Yulia sangat prustasi. ia berpikir untuk semakin menekankan keluarga Daffa agar lebih cepat menikahi Andini.


sampai pada malam hari Hasan menemui Andini seorang diri ke kamar putrinya itu. hasan mendapati anaknya sedang duduk di atas tempat tidur dengan pandangan kosong seperti kehilangan semangat nya.


"Andin. bagaimana keadaanmu nak.? apa kamu menginginkan sesuatu???hasan bertanya tangannya dengan terarah mengusap rambut panjang anaknya. Hasan memang sangat tegas dan penuh kasih sayang pada anak anaknya.

__ADS_1


"Pah. Andini berucap lirih menyerukan panggilan untuk orang yang sudah mengurusnya itu.


"Iya nak. jika kamu butuh teman untuk membagi masalahmu katakan nak. papah akan menjadi pendengar nya. kmau percayakan sama papah?


Andini melirik melihat papahnya. terlihat wajahnya yang tak lagi muda. terdapat garis garis halus di wajah papahnya. membuat Andini merasa sangat bersalah jika tidak dapat memberikan kebahagiaan kepada kedua orang tuanya yang mengurusnya dengan begitu baik


"Sebenarnya Andin sedang bingung pah. tapi Andin juga tidak bisa menyelesaikan masalah Andin dengan baik.


"Ada apa Andin katakan pada Papa. Papa janji akan membantumu.


Andini mulai menceritakan perasaannya selama ini pada lelaki yang menjadi sahabat kakaknya itu. dan mengatakan bahwa lelaki itu kini sudah menikah. tapi ia masih sangat mencintai lelaki itu sampai ia melakukan tuduhan palsu pada Daffa dan membuat lelaki itu menekam di dalam penjara. ia sangat bingung apa harus memperjuangkan perasaannya tapi ia mendapat kebencian seumur hidupnya dari lelaki yang di cintainya. apa harus melupakan lelaki itu, tapi rasanya sulit karena Andin merasa sangat mencintainya. semua penuturan putrinya dengan sesekali menangis menceritakan masalahnya membuat Hasan mengerti.


"Andini dengarkan papah. Semua orang tua pasti ingin anaknya mendapat kebahagiaan di hidupnya. itu yang ingin papah berikan pada kamu dan kakamu dulu. tapi kadang kita melakukan kesalahan untuk mendapatkannya. papah tidak ingin kamu merasakan penyesalan seperti yang papah rasakan nak.


" dulu papah berpikir menjodohkan Agam dengan wanita yang sudah papah kenal baik akan membuatnya bahagia. tapi sekarang papah sadar kebahagiaan Agam hanya dia yang dapat memilihnya menentukan dengan siapa dia bisa bahagia. bukan dengan keinginan papah.


"saran papah kamu biarkan dia hidup bahagia dengan istrinya nak. jangan kamu menjadi seorang wanita yang merusak kebahagiaan wanita lain Andin.

__ADS_1


"papah yakin kamu akan lebih bahagia jika bisa melihatnya bahagia. meskipun bukan kamu kebahagiannya. dan kamu harus bisa menemukan kebahagiaan untuk diri kamu sendiri.


"kamu sudah dewasa sayang. kamu harus bijak untuk memilih masa depanmu. papah percaya kamu bisa nak. Andini memeluk papah nya hatinya merasa sedikit lega karena sudah berbagai dengan papahnya yang selama ini menjadi panutannya. lelaki yang penuh dengan sikap Adil itu. meskipun ia bukan anak kandungnya tapi papahnya tidak pernah memperlakukan dirinya dan kakaknya dengan cara berbeda.


__ADS_2