
Daffa,,, Daffa,,, sarapan dulu nak,,,
Bunda aku Buru buru, harus menjemput istriku,,
apa kamu sudah menemukan keberadaan citra, sudah bunda, bunda bantu do'a ya biar mereka bisa segera kembali ke sini,, iya sayang bunda pasti do'ain yang terbaik untuk kamu nak, terimakasih bunda, doa bunda yang selalu menemaniku saat aku sulit seperti ini,,
Daffa terlebih dulu mencium tangan Bunda nya sebelum berangkat ke kota kembang,,
Penerbangan ku masih dua jam lagi, aku masih bisa membeli nya terlebih dulu,, Daffa mengarahkan mobilnya menuju sebuah mall besar, untuk membeli sesuatu yang akan di bawa nya,
Di rumah Fatimah terlihat lebih Rami dengan kehadiran citra dan Rizky di sana, Sinta dan putra juga berada di sana, menembah keramaian rumah tua itu,, cit anak lo kok mirip gue ya gantengnyagantengnya tutur putra yang rasa percaya dirinya tingkat dewa,,
Hahaha jelas jelas dia itu mirip Agam gantengnya Sinta menimpali perkataan putra,,
Agam,, citra mengulang kata yang di ucapan oleh sahabatnya,, maaf cit, gue ga bermaksud buat bikin lo ke inget, gak papa kok sin, menurut aku juga dia emang mirip banget sama almarhum,, makasih ya sayang kamu sudah hadir dalam hidup mamah,, sejenak citra memandangi wajah putra nya,.
oh ya cit, gue kok gak lihat Daffa di sini ya,, putra
Emm itu Daffa lagi banyak kerjaan jadi ga ikut ke sini, Fatimah terpaksa berbohong pada sahabat putrinya,,
Ibu,, ibu tidak perlu lakukan ini, semua orang juga akan tau nanti nya,,
tapi ibu gak mau nak, kalo nanti orang akan memandang rendah kamu, jika kamu menikah baru beberapa bulan sudah bercerai,,
__ADS_1
ibu,,,, maafkan citra bu, ini memang salah citra, tidak nak ini ibu yang salah. seharusnya ibu bisa menghargai keinginan kamu saat itu, agar hal seperti ini tidak akan pernah terjadi,
Ibu, Citra, sudah jangan bicarakan ini, aku minta maaf jika pertanyaan ku tadi justru membuat kalian sedih, putra sangat menyesali pertanyaan nya, yang justru membuat Ibu dan anak itu bersedih.
Daffa baru saja mendarat di bandara, dia bergegas menuju rumah ibu mertua saat ini,, jalan kota yang macet di siang hari saat jam istirahat kantor, menghambat laju taxi yang di tumpanginya saat ini, Pak tolong lebih cepat sedikit, ucapnya pada driver taxi yang saat ini ia tumpangi.
maaf tuan tapi saat ini memang jam kantor istirahat, jadi Jalan lebih macet.
saya tau pak, tapi saya saat ini sedang buru buru untuk menemui istri saya,,
Ya Allah,, semoga citra benar berada di sana. aku tidak tau lagi harus mencarinya kemana jika dia tidak berada di sana.
Menempuh waktu sekitar tiga jam baru Daffa bisa sampai di rumah ibu mertuanya..
Asalamualaikum... Daffa melangkah masuk karena pintu memang tidak tertutup.
Waalaikumsalam Fatimah menjawab dengan berjalan menemui tamunya..
Nak Daffa,,, iya bu ini Daffa, Daffa ke sini mau jemput citra.. tapi nak...
bu Daffa mohon izinkan Daffa bertemu dengan citra terlebih dulu, selanjutnya Daffa serahkan keputusan nya pada citra, untuk ikut bersama dengan Daffa atau tidak.
Ayo masuk nak, ada putra dan Sinta juga di sini. Fatimah menjelaskan agar Daffa tidak mengatakan alasan citra pergi meninggalkan rumah ibu mertuanya itu.
__ADS_1
Citra sedang berada di kamarnya, untuk menidurkan bayinya, tapi tiba-tiba pintu kamar itu terbuka dan memperlihatkan sosok Daffa yang sedang berdiri di ambang pintu menatap ke arah nya,, Mas Daffa citra berkata lirih.
Apa aku boleh masuk,, Daffa terlebih dulu meminta izin agar citra memberinya ruang di sana,
Masuklah,, terimakasih sayang Daffa berjalan maju dan memeluk citra dengan sangat erat, merasakan pelukan hangat yang tidak pernah di berikan oleh suaminya itu membuat citra merasa mendapatkan ketenangan dan rasa nyaman,, tanpa terasa air mata citra mulai mengalir. maafkan aku tidak pernah mengatakan ini, aku pikir kamu bisa merasakannya walaupun aku tidak pernah mengatakan nya secara langsung padamu,, Mas,,,,
"Ssuuttt Daffa meletakkan jari telunjuk nya di bibir citra, biarkan aku mengatakan nya sekarang, aku hanya ingin kamu mendengarkan nya..
Aku bukan orang yang pandai merangkai kata kata cinta untuk mengungkapkan perasaan ku, tapi aku pikir perhatian dan kasih sayang yang selalu aku tunjukkan padamu itu sudah membuatmu mengerti perasaan ku untuk mu seperti apa. aku hanya berpikir kita sudah menikah dan sudah tidak akan ada masalah datang yang akan membuat kita jauh, karena itu aku tidak pernah mengutarakan isi hatiku selama ini padamu..
jika kamu mencintai ku, lalu kenapa kamu terlihat sangat jijik untuk menyentuh ku, aku pikir karena kamu memang sangat jijik menyentuh barang bekas seperti ku,,
Apa yang kamu katakan sama sekali tidak benar,, Daffa melepaskan pelukannya dan mulai berlutut di hadapan istrinya,, Daffa memasukkan tangannya ke dalam saku untuk mengambil sesuatu. kemudian Daffa meraih tangan citra Citra Mutia.. MAUKAH KAMU MENIKAH DENGANKU UNTUK YANG KE DUA KALINYA.
Mass, apa ini,,
Aku tau kamu mungkin bingung dengan apa yang aku lakukan saat ini, menurut Agama ku menikahi seorang wanita dalam keadaan hamil haram hukumnya,, mungkin dulu aku menikahi kamu untuk Rizky, tapi sekarang aku memintamu untuk menjadi istriku ibu dari anak anakku,, aku ingin menghalalkan mu,,
Mas,,, hiks hiks hiks,,,,
Tanpa mereka sadari sejak tadi pintu kamar itu terbuka membuat semua orang yang berada di sana, memperhatikan apa yang mereka lakukan,,
TRIMA TRIMA TRIMA..... teriakan dari Sinta dan putra dengan di sertai tepukan tangan,, suara berisik itu membangunkan Rizky yang sedang tidur.. tangisan Rizky menambah kemeriahan acara lamaran itu,,
__ADS_1
setelah citra mengangguk tanda setuju Daffa segera menyematkan cicin yang sudah di persiapkan nya tadi..