
tok tok tok
Setelah ibu membukakan pintu ternyata Yolla dan Rio yang datang menjenguk citra.
Citra gimana keadaan kamu sayang? Yolla yang sudah mengetahui kehamilan citra begitu sedih melihat keadaan citra sekarang. ia tidak bisa membayangkan kalo itu semua terjadi pada dirinya, maafin sikap mba Yulia ya sayang. lambat laun dia pasti bisa menerima kamu kok.Yolla menggenggam tangan citra, kalo ada apa apa kamu bisa kasih tau tante, kalo perlu kamu tinggal di rumah tante sampai anak kamu lahir. biar semua keperluan kamu tante yang ngurus. ngga perlu tante, citra bisa jaga anak citra sendiri. makasih karena tante udah peduli sama citra. kamu jangan bicara seperti itu sayang. anak ini keponakan tante. pasti tante akan jaga dia dan kamu dengan baik. Yolla sudah tidak dapat menahan air matanya, hingga akhirnya tumpah di hadapan citra. tante A'agam di makamkan dimana
di pemakaman umum kebon bambu sayang, citra mau ke sana. iya sayang besok tante antar kamu ke sana, kalo kamu udah sehat ya..
seorang perawat datang dan meminta pengunjung untuk meninggalkan pasien karena sudah habis jam besuk.
Yolla meminta Fatimah untuk berbincang sebentar di luar. ada Apa yang mau di bicarakan bu Yolla, Yolla segera mengeluarkan sebuah amplop yang berisi sejumlah uang. untuk apa ini bu ucap Fatimah, ini untuk membantu biaya kehidupan citra, karena bagaimana saya juga bertanggung jawab untuk bayi yang belum lahir. maaf Bu Yolla saya rasa ini tidak perlu. tapi kenapa bu tidak mau menerima uang ini?
Bu Yolla, Citra adalah anak saya, bayi yang di kandungnya itu cucu saya sudah pasti saya akan menjaganya dengan baik. jadi saya rasa ini tidak perlu. maafkan mba saya ya bu karena kata katanya yang menyakiti ibu.
__ADS_1
Flashback
----------------
*Saat citra pingsan dan di antar supir Yolla. tak berapa lama Yolla datang ke rumah sakit. dan mendengarkan bersama Fatimah tentang kehamilan citra. Fatimah meminta Yolla mengantarkan nya ke rumah Agam.
setelah tiba di rumah Agam, Fatimah segera mencari orang tua Agam.
saya ibunya citra. ucap Fatimah
mau apa kamu ke sini. jangan harap saya mau menerima anak yang sedang di kandung anak kamu. kamu dengar baik baik, anak kamu itu wanita murahan yang tidur dengan banyak laki laki, setelah hamil mengaku kalo itu anaknya Agam, saya tau betul anak saya seperti apa Agam tidak mungkin melakukan hal menjijikkan seperti itu. pasti kamu yang menghasut anakmu untuk mendekati Agam, karena tau Agam anak dari orang kaya. sangat murahan cara yang kamu ajarkan pada anakmu, mendekati laki laki kaya lalu meminta hartanya.
cukup nyonya, anak saya bukan wanita seperti itu,
__ADS_1
cihhh, anak kamu cuma wanita penghibur banyak orang yang sudah tidur dengannya bukan hanya anak saya. jadi tidak mungkin itu benih anak saya.
kamu tanyakan anakmu siapa ayah dari bayi yang di kandungnya. ucap Yulia dengan berapi-api di depan jazad anaknya,
mendengar ucapan Yulia, Fatimah memutuskan untuk kembali ke rumah sakit, ia menyesal telah mendatangi rumah Agam. hatinya seperti teriris dengan kata-kata Yulia, begitu merendahkannya dan juga anaknya.
bu, tunggu......
maafkan mba saya, ucap Yolla.
sudah lah bu saya tidak apa apa. saya permisi dulu, terimakasih sudah mengantarkan saya ke sini. saya pamit bu Yolla asalamualaikum ucap Fatimah dan berjalan meninggalkan rumah besar itu*.
flasback of
__ADS_1