
Daffa sedang memutari jalan sekitar rumah sakit. sudah beberapa kali Daffa mencoba menghubungi Citra melalui ponselnya, tapi tetap saja tidak ada jawaban dari panggilannya.
Daffa ahirnya menghubungi orang rumah. untuk menanyakan keberadaan Citra, apakah Citra sudah lebih dulu pulang ke rumah. tapi ternyata Citra sama sekali belum pulang.
mengetahui Citra tidak bersama Daffa membuat Bambang sangat khawatir apa lagi ini sudah tengah malam dimana keberadaan menantunya itu. karena merasa tidak tenang Bambang meminta beberapa orang untuk mencarikan menantunya. begitu juga dengan dirinya tanpa berpikir lagi ia segera bergegas mencari Citra. tujuan utamanya adalah CCTV rumah sakit.
Bambang pergi tanpa memberitahu kepada istrinya apa yang sedang terjadi, karena Ani sudah terlelap sejak tadi. dengan terburu buru Bambang membangunkan supirnya untuk mengantar ke rumah sakit.
Daffa sudah mulai prustasi untuk mencari keberadaan Citra. bagimana jika terjadi sesuatu pada Citra. beberapa kali Daffa memukul stang kemudiannya untuk melampiaskan kekesalannya.
Setelah tiba di rumah sakit, Bambang mendatangi bagian keamanan di mana di sana terpampang banyaknya layar monitor untuk pengawasan area rumah sakit.
mulailah di putar CCTV di depan koridor dokter kandungan di putar waktu yang menunjukkan keberadaan Citra di sana. mulai terlihat Daffa meninggalkan apotek rumah sakit, dan mengikuti seorang wanita yang mendorong branker.
tak lama setelahnya Citra keluar dari rumah sakit seorang diri. terlihat begitu jelas apa yang terjadi di sana.
Setelah mengetahui kesalahan fatal yang di lakukan Daffa membuat Bambang kecewa dengan apa yang di perbuat anaknya. ternyata selama ini wanita itu masih mengisi hatimu Daffa. Ayah tidak habis pikir, kamu menikahi Citra hanya untuk mendapatkan anaknya untuk menyenangkan hati Ayah dan Bundamu nak. kenapa kamu tega melakukan ini nak.
__ADS_1
Bambang duduk dengan hati yang kacau ia sangat merasa bersalah pada Citra. putranya hanya memanfaatkannya saja.
"kenapa kamu lakukan ini Daffa, kenapa. Ayah tidak habis pikir dengan dirimu nak.
saat bambang terlarut dalam kekecewaan pada anaknya, seorang yang masih mengamati CCTV mengatakan keberadaan Citra ternyata masih di rumah sakit. mendapat kabar tersebut Bambang segera melihat gambar di CCTV dan ternyata benar, saat ini Citra sedang duduk di lorong rumah sakit yang nampaknya sedang tertidur. tanpa berpikir lagi Bambang menuju tempat tersebut.
Nampaklah Citra sedang duduk dengan tangan yang memeluk perut besarnya. yang saat ini sedang tertidur. dengan hati hati Bambang mendekati nya tidak ingin membangunkan Citra. tapi ia juga tidak mungkin membiarkan Citra semalaman tidur di sana. akhirnya ia berinisiatif untuk membawa Citra ke rumah inap VIP. di letakan Citra di sana. dan memberikan selimut untuk menghangatkan tubuh menantunya.
Bambang segera menghubungi Daffa dan memberitahukan bahwa Citra berada di rumah sakit. dengan segera Daffa pergi menuju rumah sakit. saat tiba di rumah sakit Daffa mendapati Citra sedang tertidur pulas. membuat hatinya merasa sakit telah
mengecewakan Citra. ia sangat merasa bersalah. apalagi di lihatnya Citra tidur dengan sangat pulas seperti kelelahan. membuat Daffa tak kuasa menahan gejolak hati nya,
Aktivis Daffa yang berlebihan, yang sebelumnya tidak pernah di tunjukkan olehnya membuat Bambang kembali berpikir, sebenarnya siapa wanita yang saat ini ada di hatinya. terlihat Daffa seperti sangat takut hal buruk akan terjadi pada istrinya. nampak Daffa begitu mencintai Citra. tapi apa yang di lakukannya bersama Aisyah. semua itu membuat Bambang bingung,
ia bermaksud untuk menanyakan langsung kepada putranya nanti. untuk saat ini ia lebih memilih kembali ke rumah dan membiarkan anak dan menantunya menginap di sana.
Saat suara adzan subuh berkumandang, Citra mengerjapkan matanya. ia terbangun dengan posisi tidur di pelukan suaminya. apa yang terjadi semalam kenapa aku di sini. dan mas Daffa kemana semalam. pertanyaan pertanyaan memenuhi pikiran Citra. ia akan menanyakan soal ini kepada Daffa nanti.
__ADS_1
"Mas mas, Citra berulang kali membangunkan suaminya, di usapnya lengan kekar suaminya dan berhasil membangunkan Daffa. setelah tersadar dari tidurnya.
"ayo solat subuh mas.
"Citra maafkan aku Daffa menarik Citra ke pelukannya, Citra hanya terdiam mendapatkan perlakuan seperti itu. maafkan aku semalam karena ada sesuatu hal aku harus pergi, saat aku kembali kamu sudah tidak ada di sana. aku mencarimu sepanjang malam. aku takut kamu marah dan pergi.
"Mas aku sudah memafkan kamu. aku juga tidak akan pergi, aku tidak tau kalo semalam kamu begitu khawatir karena ku,
.
"semalam aku melihat anak kecil di luar gedung rumah sakit saat aku mencarimu dan aku merasa kasihan pada mereka ahirnya aku mengajak mereka makan di sebrang jalan rumah sakit.
"aku tidak membawa ponsel semalam jadi aku tidak bisa menghubungimu.
"saat aku kembali ke rumah sakit kamu sudah tidak ada.
"Citra maafkan aku. aku sangat menyesal. iya mas Citra sudah memafkan mas. Citra merasa Daffa sangat mengkhawatirkan dirinya
__ADS_1
"apa sebenarnya mas Daffa juga mencintaiku, ia begitu takut terjadi sesuatu padaku semalam. perhatian yang Daffa berikan berhasil membuat Citra bahagia di hari sepagi ini. ia mendapatkan beberapa kali pelukan juga ciuman di keningnya karena Daffa sangat mengkhawatirkan dirinya semalam.