Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
sisi lain Daffa


__ADS_3

Seusai mengantarkan anak anak ke kamarnya barulah Citra kembali ke kamarnya, Di lihatnya Daffa masih terduduk di atas ranjang besar tempat mereka biasa tidur, dengan sebuah buku di tangannya.


"Apa anak anak sudah tidur? Daffa menghentikan aktivitas nya sejenak dan menanyakan anak anaknya pada Citra.


'Iya aku baru saja kembali dari kamar mereka. buku apa yang Mas baca?? tanya Citra dengan sedikit melirik ke arah buku yang sedang suaminya baca.


" Bukan buku yang penting, tapi ada hal penting yang harus kita bicarakan!


'Soal apa Mas? tampak Citra sudah memasang wajah sangat serius baru mendengar pernyataan suaminya itu.


Sejenak Daffa terdiam memikirkan kata kata apa yang harus di ucapkan nya terlebih dulu pada istrinya, untuk menjelaskan niatnya mempertemukan Risky dengan keluarga dari Ayah biologis nya. Daffa terdiam cukup lama. membuat Citra semakin bertanya tanya kira kira hal apakah yang membuat suaminya begitu ragu untuk berbagai cerita dengan nya.


"Kemari duduklah, Daffa menepuk-nepuk kasur tempat nya duduk,. Tanpa menunggu Citra sudah duduk di sampingnya dan siap mendengarkan apa yang akan suaminya sampaikan.


" Sayang aku mohon kamu jangan salah paham terhadap ku dulu. aku melakukan ini untuk kebaikan kita semua. aku tidak bermaksud sedikitpun untuk tidak menghargaimu.


Citra semakin di buat bingung dengan perkataan suaminya itu. ia menatap dalam sorot mata yang tajam milik suaminya. "Ada apa Mas, tolong katakan saja. Jika itu baik aku akan menurut saja dengan Mas.


Daffa mulai menggaruk tengkuknya yang sebenarnya sama sekali tidak gatal. ia juga menggenggam erat kedua tangan istrinya.


" Mereka hanya ingin bertemu dengan Rizky. mereka tidak akan mengambil Risky dari kita.

__ADS_1


Belum selesai Daffa berkata Citra dengan secepat kilat menarik tangannya dari genggaman Daffa. Daffa bisa melihat kemarahan di wajahnya. beberapa kali Citra bahkan menarik dalam dalam nafasnya.


"Kamu pikir kamu siapa Mas,berbuat semaumu? meski kamu membantuku merawatnya membiayai kehidupannya tapi tetap dia anakku Mas. kamu tidak bisa memperlakukan dia seperti ini. aku ibunya aku yang melahirkan nya, hanya aku yang berhak atas dia. dan bukan kamu.


 


' Sayang aku mohon jangan seperti ini, aku tidak bermaksud untuk seperti itu. jelas dia juga anakku aku bahkan menyayangi nya sama seperti aku menyayangi Deviana. aku tidak pernah memperlakukan mereka berbeda. Kamu anak anak kalian semua sangat berarti untuk ku. ku mohon jangan salah paham terhadap ku.


 


Daffa mncoba menarik kembali tangan Citra, tapi Citra menolaknya, bisa Daffa lihat dengan jelas air mata yang mengalir melalui mata bening istrinya yang kini terlihat mulai memerah. Sungguh kenyataan Daffa merasa sangat bersalah telah membuat wanita yang amat di cintainya itu menangis.


"Lepaskan aku mas, aku tidak tau lagi apa isi kepalamu, tega sekali kamu Mas, ingin membuatku terpisah dari anak ku. hiks hiks hiks.


'Dengarkan aku, mereka sudah berjanji pada ku tidak akan membawa rizky bersamanya. mereka hanya rindu pada Agam. sebagai ibu apa kamu tidak bisa merasakan betapa kasihan nya mereka, mereka merindukan anaknya yang tidak akan pernah kembali mereka hanya bisa menemui Nisan anaknya tanpa bisa lagi menyentuhnya,


"Sedangkan kita, kita bisa setiap waktu memeluk anak anak kita melihatnya setelah saat. Beri mereka kesempatan sayang..


Hiks hiks hiks Mendengar penjelasan suaminya, Citra justru semakin terisak dalam pelukan suaminya. kini ia tak lagi melawan pelukan Daffa justru Citra memeluk suaminya dengan sangat erat.


Cuuppp Daffa memberikan beberapa kali ciuman di pucuk kepala istrinya. untuk menenangkan nya.

__ADS_1


Masih terus terisak dalam pelukan Daffa. Citra mencoba memikirkan apa yang Daffa katakan. tapi di lubuk hatinya Citra sangat takut jika suatu saat rizky akan di ambil oleh keluarga Agam. bagaimana juga rizky adalah darah daging mereka. mungkin saja mereka ingin membuat rizky tinggal bersama mereka untuk menggantikan posisi Agam yang sudah lama pergi.


"Percayalah, kita hanya perlu mencoba untuk mempertemukan mereka. jika mereka melakukan hal yang tidak kita inginkan dan membawa nya pergi. aku janji akan membawa kasusnya ke pengadilan dan akan membawa kembali anak kita. di mata hukum hanya kita yang akan bisa menjadi pengasuhnya. ' Jangan takut sayang aku selalu bersamamu, dan tidak akan ada hal buruk terjadi pada kalian selama aku masih hidup!


emmm " Citra menganguk pelan tanda setuju. bagaimana juga mereka kakek dan nenek nya rizky. mereka juga ada hak untuk menyayangi Putra ku. Aku juga bisa merasakan bagaimana jika aku harus berpisah dari anak anakku, Mungkin aku tidak akan pernah sanggup, hanya membayangkan nya saja sudah membuat ku sangat takut..


"Karena kamu sudah menyetujuinya, mungkin besok malam aku akan memintanya datang untuk bertemu rizky. aku sudah mengatakan pada mereka jika mereka hanya bisa bertemu dengan rizky di rumah kita dan saat ada kita sayang! "emmmm aku setuju, jawab Citra.


"Sayang karena kamu memelukku begitu erat. kamu tanpa sadar sudah membangunkan sesuatu yang sejak tadi tertidur loh.. Ucap Daffa dengan senyum nakal menyeringai di wajahnya."


"Apa isi kepalamu hanya hal hal gila itu saja kah Mas? aku tidak tau sejak hari itu kamu menjadi begitu Cabul padaku ketus Citra dengan segera menarik selimut untuk menutupi bagian tubuhnya sampai ke dada."


Dasar lelaki tetap saja tak peduli. meski Citra sudah membalut tubuhnya dengan pakaian tertutup sekalipun, jika Daffa sudah menginginkan nya. dia akan terus menggoda bahkan merengek agar Citra mau melakukan nya.


Mari jangan k-o-t-o-r-i otak kita dengan apa yang di lakukan Daffa dan Citra


.


.


.

__ADS_1


.


. ❤❤❤❤❤❤❤


__ADS_2