Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 16 ku mau dia


__ADS_3

mobil Agam melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah citra, di perjalanan ia memutar rekaman dari handphone miliknya yang di sambungan melalui sebuah kabel ke DVD di mobil. Agam memutar beberapa lagu yang di lantunkan kekasihnya.


Kuharap semua ini bukan sekedar harapan


Dan juga harapan ini bukan sekedar khayalan


Biarkan 'ku menjaganya sampai berkerut


Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya


Tak main-main hatiku


Apapun rintangannya kuingin bersama dia


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku


Kumau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanyalah denganku


Biarkan ku menjaganya sampai berkerut


Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya

__ADS_1


Tak main-main hatiku


Apa pun rintangannya kuingin bersama dia


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku


Kumau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanyalah denganku


Bukan ku memaksa, oh, Tuhan


Agam mengukir senyum manis di bibirnya, bayangan citra menyanyikan lagu itu untuknya. lagu itu seolah menggambarkan perasaan mereka yang sedang berjuang untuk selalu bersama.


setelah tiba di rumah citra, Agam segera berpamitan dengan ibu citra dan juga chiko.


namun ada tatapan seperti tidak setuju yang selalu chiko tunjukkan pada Agam. menurutnya Agam lelaki kasar dan egois yang bisa saja sewaktu waktu sifatnya akan menyakiti kakaknya. bagaimanapun meski dia lebih mudah, ia merasa bertanggung jawab untuk perempuan di rumahnya.


setelah berpamitan citra dan Agam pergi menepi dari kota. tujuan Agam membawa citra ke sebuah danau indah di pinggiran kota butuh waktu sekitar dua jam mereka sampai ke tempat wisata terus. Agam segera menggenggam jemari citra. mereka melangkah menuju sebuah meja, di mana ada beberapa resepsionis cantik di sana. Agam memesan satu kamar sweet, dimana kamar hotel itu biasa di pesan untuk orang berbulan madu. tidak berapa lama setelah melakukan transaksi Agam dan citra di antar oleh seorang menuju kamar mereka..


citra heran kenapa Agam membawanya ke sebuah hotel, bukannya ke tempat wisata. namun saat ia ingin bertanya, tiba tiba pelayanan hotel mengatakan mereka sudah sampai sambil membuka sebuah pintu kamar pelayanan itu juga dengan sedikit menundukkan wajahnya berkata


"kalo tuan dan nyonya membutuhkan sesuatu bisa hubungi kami.

__ADS_1


Agam mengerti ia langsung memesan beberapa makanan dan minuman untuk mereka. pelayanan itupun mengangguk tanda mengerti dan meninggalkan mereka.


Agam segera menarik tangan citra masuk ke dalam. saat mereka terdiam sampai Agam mengatakan untuk pergi ke kamar mandi sebentar, citra hanya mengangguk pelan. di lihatnya kamar hotel yang mewah itu ia pun mendekati sebuah pintu kaca yang di himpit oleh diding kaca besar di sampingnya di bukanlah tirai penutupnya. betapa terkagum citra melihat pemandangan dari dalam sana yang menampakkan sebuah danau dan pegunungan yang memanjakan mata, tanpa berpikir lagi ia segera keluar untuk melihat pemandangan indah itu dari balkon kamar hotel..


di pandangi hamparan pemandangan indah itu. angin pun seolah menyapanya, membuat rambut indah lurusnya seolah menari nari di wajahnya.


"kamu suka?? tanya Agam dari belakang. yang kini berjalan menuju citra berdiri. mereka berdampingan.


"aku sangat suka. ini indah sekali Aa.


Agam tersenyum mendengar ucapan citra. di peluknya wanita cantik itu. namun tiba-tiba suara pintu kamar di ketuk oleh seseorang tidak lain pelayanan hotel yang membawakan makanan mereka.


Agam membukakan pintu dan meminta pelayanan hotel menyiapkan makanan di meja balkon ia ingin menikmati makanan itu di sana. pelayan menyusun rapi dua piring nasi goreng dan beberapa cemilan seperti French fries Choco mouse juga dua gelas jus orange, serta air mineral. Agam pun mengeluarkan beberapa lembar uang untuk membayar bil yang di tunjukkan oleh pelayanan.


"ambillah kembaliannya ucap Agam.


"terimakasih tuan. mereka tersenyum dan permisi Agam mengangguk.


"ayo sayang makanan dulu perutku terasa sangat lapar.


" iya ayo aku juga lapar. mereka menikmati menu makan siang itu di depan hempasan pemandangan alam indah itu.


selesai makan Agam meminta mereka membuat sebuah video kenangan mereka di sana


__ADS_1


__ADS_2