Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 40 map coklat


__ADS_3

Seminggu berlalu setelah pernikahan, Daffa selalu tidur di sofa ruang tamu, ia masih berfikir kalo Citra wanita yang tidak baik. Seminggu itu juga di lalui oleh Citra dengan perasaan yang kikuk entah apa yang terjadi pada suaminya, yang awal pernikahan selalu bersikap baik penuh pengertian juga perhatian. sekarang semua sikap baik itu entah hilang kemana. yang ada di hadapannya saat ini laki-laki yang bersikap dingin dan cuek.


"Memang kita tidak saling mencintai untuk apa aku memikirkan sikap dinginnya kepadaku, bukankah ini memang sudah seperti sewajarnya. tidak ada yang sepesial di hubungan ini.


"Setelah anak ini lahir. aku akan membesarkannya seorang diri. terimakasih untuk kebaikannya Mas, sudah memberikan latar belakang untuk anakku. Di genggamnya wajah Daffa yang terbingkai di atas meja.


Citra segera melanjutkan aktifitas nya, ia membersihkan apartemen dan juga memasak.


Jam empat sore Daffa baru pulang dari rumah sakit. sesampainya di apartemen. di temuinya Citra.


" Ada yang ingin aku bicarakan ucapnya dengan wajah tanpa ekspresi.


"Soal apa mas? citra bertanya.


"kemari duduklah di sini, Daffa menepuk sisi sofa yang ia duduki. Citra menurutinya.


"Apa ini mas?


Daffa meyodorkan map coklat.


"bukalah nanti kamu akan tau. Dengan perlahan Citra membuka amplop tersebut. Sebenarnya Daffa juga tidak tau isi amplop tersebut.

__ADS_1


saat di buka, isi amplop itu ada dua buah kunci, dan sebuah sertifikat rumah di perumahan elit di kota tersebut, juga ada buku tabungan berserta kartu ATM. ada juga sebuah kertas yang di tulis oleh Agam, kekasihnya.


**Sayang....


mungkin saat kamu baca surah ini, aku sudah tidak di sisimu lagi. Maafkan ketidak sempurnaanku, aku tidak pernah berterus terang dengan kondisi kesehatan kulit padamu, percayalah aku ingin selalu menjaga kalian, meskipun aku tidak ada di sisimu lagi, sungguh aku sangat ingin tinggal lebih lama lagi bersamamu dan menyaksikan anak kita tumbuh dengan baik.


Aku sangat mencintaimu. kumohon menikahlah bersama Daffa, dia lelaki yang baik, dia akan menjaga kalian. dia juga akan mencitaimu suatu hari ini, kamu hanya perlu bersabar berada di sisiNya dan semua akan baik baik saja.


Setelah kalian menikah tinggallah bersama di tempat yang aku persiapan untuk kalian, anggap saja ini sebagai hadiah pernikahan.


Sayang, terimakasih sudah hadir di kehidupanku yang indah karena kamu hadir di sana. aku akan menyimpan cinta ini, dan menunggumu di Surga*


"Aku tidak menginginkan ini semua brakkkk Citra melemparkan amplop coklat yang membuat isinya tercecer di lantai.


"Aku cuma mau kamu kembali, Aku butuh kamu tangisannya begitu pilu di dengar.


Daffa terkejut melihat ekspresi Citra. ia lebih terkejut melihat isi dari amplop yang di titipkan sahabatnya. Melihat Citra yang masih hanyut dengan kesedihannya Daffa berinisiatif memeluknya memberikan ketenangan.


suutttt


"Sudah yang berlalu harus kamu ikhlaskan, di usap nya rambut panjang Citra, hingga tak sadar Daffa memberikan kecupan di pucuk kepala Citra untuk menenangkannya.

__ADS_1


"Apa salahku Mas? aku hanya ingin bahagia bersamanya aku sangat mencintainya mas hiks hiks hiks.


"Citra aku tau ini berat untukmu, tapi percayalah kita akan melewati ini bersama sama.


"Lihatlah ada aku sekarang, aku yang akan menjagamu. Jangan menangis lagi ku mohon.


"Lihat mas, setelah dia tiada, bahkan dia memberiku skenario yang begitu panjang untuk kehidupanku.


"Apa yang harus aku lakukan mas?


"Kamu tau, Ibunya A'Agam sangat membenciku? itu semua karena ini, Citra mengambil isi amplop yang sudah tercecer itu di genggamnya,


" Dia sangat membenciku karena ini. Hiks hiks hiks Dia fikir aku menghamburkan uang putranya untuk berfoya-foya, dia pikir aku membeli barang barang branded hingga menghabiskan uang gaji putranya.


"aku tidak pernah tau putranya menyiapkan begitu banyak kejutan untuk hidupku.


"Aku tidak pernah meminta ini semua, aku hanya ingin di cintai oleh lelaki yang mencintaiku juga.


Citra terus menangis di pelukan suaminya. Daffa yang sempat berpikir buruk pada citra. kini sudah menemukan jawabannya.


Tak ku sangka ternyata dia wanita yang sesederhana ini. dia hanya menginginkan cinta yang tulus, bukan harta berlimpah. maafkan aku Citra karena sempat ragu dalam hatiku Daffa berucap dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2