Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Mencari rizky


__ADS_3

Sudah sekitar satu jam ponsel Bambang terus bergetar dengan menampilkan nama Hasan di layar ponselnya. selama itu juga Bambang duduk di halaman rumahnya dengan sesekali melihat ke layar ponselnya, tapi ia sama sekali tidak berniat untuk menjawab panggilan tersebut.


Langkah kaki Ani mendekat ke arah Bambang. Ayah ini teh nya ucapnya dengan meletakkan teh hijau yang biasa ia hidangkan untuk suaminya.


"Ada apa kenapa ponselmu berdering tapi tak kau angkat Tanya Ani yang melihat ponsel suaminya berdering.


"Biarkan saja dia hanya akan melukai keluarga kita. jika aku membiarkannya datang.


" Apa maksud Ayah tanya Ani yang terlihat kebingungan dengan perkataan suaminya.


"Itu Hasan, aku sangat yakin jika dia sudah bertemu dengan rizky. itulah sebabnya dia mencari kita. kau tau bukan wajah anak itu sangat mirip dengan Ayah biologis nya.


"Kau benar. Aku saja baru menyadarinya Jika wajah rizky memang mirip dengannya. Agam anak yang baik hanya saja Allah lebih bermurah hati pada kita. jika saja Agam masih hidup mungkin kebahagiaan Daffa tidak akan sebahagia sekarang.


"Kau benar Ani. Aku pun tidak bisa berpikir bagimana Daffa akan kembali menemukan kebahagiaan nya setelah pernikahan Aisyah. dulu dia sangat hancur mendengar kabar pernikahan Aisyah. tapi Citra hadir dengan membawa rizky dalam kandungannya, merka memberikan apa yang saat ini Daffa miliki. Aku berharap mereka akan selalu bahagia.

__ADS_1


"Bunda juga berharap seperti itu yahh. Bunda ingin menghabiskan sisa hidupku untuk melihat mereka tumbuh besar. Sudah satu minggu mereka meninggalkan rumah aku merindukan cucu cucu ku.


"Baiklah siapkan apa yang ingin kau bawa untuk kedua cucu kita. aku akan membawamu menemui mereka jelas Bambang.


Mendengar keinginan Bambang membawanya menemui Rizky dan Deviana membuat Ani tak bisa menyembunyikan perasaan bahagia nya. dia segera pergi dari hadapan suaminya dan mengambil sebuah koper besar.


Rasanya Ani sangat tidak sabaran setalah mendengar bahasa suaminya akan membawa nya ke kota kembang. Ani segera berkemas menyiapkan barang kebutuhan nya juga kebutuhan suaminya selama mereka akan berada di kota kembang nanti.


Di tempat lain. terlihat Yulia sedang duduk berdampingan dengan suaminya di atas ranjang nya yang luas.


"Sepertinya mereka tau maksud tujuan kita menghubungi nya.


"mungkin mereka sengaja untuk tidak mengangkat panggilan dari ku kata Hasan.


"Aku akan bersiap pergi ke rumah Yolla, dia pasti tau dimana Citra tinggal. Yulia bergegas untuk membersihkan diri. dan di susul oleh Hasan yang juga pergi untuk mandi.

__ADS_1


Sesuai perkataan Yulia merka pergi pagi pagi sekali ke rumah Yolla untuk mendapatkan informasi keberadaan Citra dan rizky cucunya.


Dengan sangat terpaksa karena Yulia memintanya dengan sangat memaksa. akhirnya Yolla ikut pergi bersama mereka menuju sebuah rumah sederhana tapi terlihat Asri.


tok tok tok Yolla mengetuk pintu rumah itu beberapa kali sampai akhirnya seorang wanita paruh baya membukakan pintu.


"K kau,,,, datang. untuk apa kalian datang ke mari tanya Fatimah dengan ekspresi tidak nyaman dengan kehadiran tamu yang tak di undangnya itu.


"Ibu Fatimah, saya akan jelaskan tapi seblumnya lebih baik kita membicarakan ini di dalam.


"bagaimanapun apa yang akan saya katakan tidak akan enak untuk di dengar orang. pinta Yolla yang bisa melihat sorot mata Fatimah sangat tidak suka melihat kehadirannya dengan membawa orang tua dari laki-laki yang menghamili putrinya


"Silahkan masuk. setelah berpikir sejenak Fatimah mempersilahkan tamunya untuk masuk.


Baru saja Fatimah mempersilahkan mereka masuk, Tiba-tiba seseorang menarik kakinya. Fatimah dengan terpaksa menghentikan langkah nya. lalu menatap sosok wanita yang bersimpuh di kakinya. Fatimah dapat dengan jelas melihat Yulia memohon agar Fatimah mau menuruti keinginan nya yang membuat mereka datang.

__ADS_1


"Ibu Yulia, saya mohon jangan seperti ini. ayo bangun lah. ini tidak baik aku bukan Tuhan yang harus kamu sembah. Fatimah merasa iba melihat Yulia melakukan itu kepadanya. Bagaimana pun Yulia adalah orang yang cukup terpandang di kota ini apa lagi dengan setatus titel suaminya saat ini yang biasanya selalu Yulia gunakan untuk berpamer pada orang lain. tapi tidak saat ini. Yulia lebih memilih untuk bersimpuh di bawah kaki orang yang sempat ia rendahkan saat itu.


__ADS_2