Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bertemu rizky


__ADS_3

Melihat kedatangan Daffa seorang diri Yulia tak dapat bersabar lagi, rasanya ia ingin sekali pergi mengelilingi rumah besar itu untuk menemukan Rizky.


"Daffa dimana dia, kenapa tidak datang bersamamu?? mata Yulia terus memeriksa setiap sudut ruangan tapi tak di temukan sosok yang di nantinya.


" Sabar sebentar dia sedang mengerjakan tugas sekolah dengan mamah nya di atas. Daffa mencoba menjelaskan.


Nani datang dengan nampan di tangannya, dengan sopan Nani menyiapkan teh hangat di atas meja. sebelum akhirnya Nani kembali ke dapur.


Sudah sekitar setengah jam Yulia dan Hasan mengobrol bersama Daffa. banyak hal yang mereka bicarakan. tapi Citra tak kunjung membawa Rizky menemui nenek dan kakek dari Ayah biologis nya..


Di dalam kamar Citra merasa sangat gelisah, ia duduk di sofa yang memang berada di dalam kamar anak anaknya. tangannya ia pautkan satu sama lain dan meremas nya,ini ia lakukan untuk mengurangi kegugupan nya.


Citra masih berpikir apa ia akan membawa anaknya ke bawah dan mempertemukan dengan keluarga nya. tapi ia juga ragu apa orang tua Agam benar-benar hanya ingin bertemu dengan Rizky atau justru ada niat lain untuk membawa Rizky. saat pikirannya sedang kalut tiba-tiba saja pintu kamar terbuka lebar.


Melihat pintu terbuka lebar membuat Citra menahan nafasnya untuk sejenak dan memperhatikan siapa orang yang membuka pintu. dalam pikirannya Citra membayangkan jika ternyata yang datang adalah orang tua Agam dan membawa anaknya.


fuuhhhhh... akhirnya Citra bisa bernafas lega begitu menyadari bahwa yang datang adalah Daffa suaminya.


Mass Daffa..... seru Citra.


" Sayang ada tamu di bawah ayo segera temui. anak anak juga ikut ke bawah beri salam pada kake dan nenek kalian "


tak tak tak.... langkah lari anak anak kecil untuk segera tiba di lantai dasar rumahnya.

__ADS_1


Terlihat Deviana lebih dulu lari lalu di susul oleh Rizky.


"Mass.....


Citra kmudian menyusul anak anaknya, ia meninggalkan kamar dengan sangat cepat. setibanya di lantai dasar, Citra menyaksikan Rizky putranya sedang di peluk oleh seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah ibunya Agam. Citra bisa melihat dengan jelas bagaimana wanita itu memeluk Rizky dengan terisak isak dalam tangisannya.


Begitu Yulia melihat kedatangan Citra, Yulia segera berlari menuju ke arah Citra berdiri. Brukkkk... seketika saat sampai di hadapan Citra Yulia terduduk dan bersimpuh di bawah kaki milik Citra. ia terus menangis di sana.


Meski Citra menahannya dan meminta nya untuk berdiri tapi Yulia tak memperdulikan nya ia hanya terus mengucapkan kata kata permohonan maaf pada wanita di hadapan nya itu....


"Tolong maafkan kesalahan kami Citra,, kami menyesali apa yang kami perbuat padamu di masa yang dulu.!


"Aku tau aku sangat keterlaluan saat itu. bahkan aku menginginkan kamu menjadi seorang janda dengan menjebak suamimu dan menjebloskan nya ke dalam penjara,.


Masih banyak lagi kata kata yang Yulia ucapkan untuk mendapatkan pengampunan dari Citra.


Seketika Citra meneteskan air matanya.dan meminta suaminya membawa Rizky dan Devi kembali ke kamar. bagaimana juga ini tidak pantas untuk di lihat anak anaknya.


setelah memastikan anak anaknya sudah berada di tempat yang seharusnya. Citra membawa Yulia untuk duduk bersama.


" Nyonya aku sungguh tidak tau harus memulai dari mana mengatakan nya. Kalian sungguh membuat sulit hidupku di masa lalu. dan aku baru tau kebenaran yang suamiku sembunyikan selama ini tentang kebusukan kalian. Apa tidak ada perasaan kah di hati kalian, kenapa kalian begitu sangat kejam"


"Apa kalian tau aku hidup dengan susah saat itu. aku dalam keadaan hamil. usia kehamilanku baru beberapa minggu dan aku mendengar kabar kepergian kekasihku tapi kalian tidak memberiku kesempatan meski hanya untuk yang terakhir melihat nya. Aku hancur saat itu aku tidak tau lagi apa yang harus aku lakukan dalam keadaan seperti itu. Rasanya ingin sekali aku membuang bayi itu pada saat itu.

__ADS_1


"Aku tak dapat membayangkan kehidupan ku di masa mendatang jika melahirkan seorang bayi di luar pernikahan. bagaimana aku akan menghadapi kehidupan selanjutnya,, bagaimana orang lain akan memperolok anakku di di masa mendatang jika aku melahirkan nya.. Dan tiba-tiba Mas Daffa datang pada ku dia datang seperti malaikat yang Tuhan kirim kan untuk ku. dia Menikahiku hanya karena hatinya tergerak untuk menjaga bayi ku setelah Agam pergi..


"Tapi kalian dengan jahatnya membuatnya masuk ke dalam penjara, untuk apa yang dia tidak lakukan sama sekali pada anak kalian. Aku...hiks hiks hiks Aku... tidak tau lagi harus bicara apa. ini semua membuatku sangat kecewa. 'Kenapa kalian begitu tega padaku.


Melihat Citra yang sudah tak terkendali dengan tangisnya yang semakin memilu Daffa menariknya ke dalam pelukannya untuk menenangkan nya sejenak.


' Citra maafkan kami nak. kami memang bersalah, kami tidak akan lagi mengganggu kehidupan mu nak, hiduplah dengan bahagia. Saya bisa melihat kalian saling menyayangi, Terimakasih Daffa kamu sungguh lelaki yang hebat. aku sangat sangat bersyukur kamulah sahabat anakku saat itu. Mungkin jika bukan kamu yang melakukan pengorbanan begitu besar saat itu, mungkin saja aku tidak akan dapat melihat cucu ku hidup dengan baik sekarang... ucap Hasan dengan wajahnya yang mulai keriput terlihat sekali kesedihan di sorot matanya pada saat bicara.


Kemudian Hasan berinisiatif untuk membawa kembali pulang istrinya, ia tidak ingin kehadirannya di sana membuat Citra semakin teringat pada masa sulitnya dulu.


" Mari kita pulang Mah,, kamu sudah melihatnya bukan. dia tumbuh baik di sini, orang tuanya sangat menjaganya. kita bisa hidup tenang sekarang, setidaknya anak kita bahagia di surga sana menyaksikan anak yang dia tinggalkan dulu hidup dengan Baik...


"Tapi pah... mamah masih ingin memeluk nya. mamah ingin berada di dekatnya. mamah ingin melihatnya tumbuh dewasa hiks hiks hiks mamah rindu Agam pah,,, setiap malam mamah selalu sulit tidur mamah tak pernah benar benar bisa mengikhlaskan kepergiannya. dan sekarang mamah bisa kembali melihatnya... Dia persis Agam kecilku dulu pahhh...


Mata dan wajah Yulia semakin memerah karena terus menangis. banyak hal yang saat ini ia pikiran. setelah ia kembali mengingat perkataan Citra, ia takut jika Citra tidak akan lagi memberinya izin untuk bertemu dengan Rizky..


Citra bisa merasakan, penyesalan yang mendalam pada kedua orang di hadapannya. ia juga bisa membayangkan bagaimana di posisi Yulia saat ini. tapi jujur untuk saat ini Citra masih merasa sakit hati dengan hal buruk yang menimpa nya di masa lalu yang mereka sebabkan.


"Maafkan saya nyonya, Tapi saya mohon untuk kalian segera pergi dari rumah saya, rasanya melihat kalian di sini saat ini membuat saya harus mengulang rasa sakit saat dulu.. tolong pulanglah dulu dan kembali lagi untuk melihat Rizky saat saya sudah merasa lebih baik nantinya,. Pinta Citra bersungguh-sungguh...


mendengar apa yang di katakan Citra. Yulia merasa lega akhirnya ia masih bisa datang kembali dan bertemu dengan Rizky.


Dengan cepat setelah mendengar penjelasan Citra, Hasan membawa istrinya untuk pulang saat itu juga. ia tidak ingin menyakiti hati Citralebih dalam lagi jika mereka tetap berada di sana.

__ADS_1


__ADS_2