
Setelah perbincangan melalui panggilan hari itu. Daffa sendiri yang datang menemui Yulia di rumahnya.
Setibanya di rumah Yulia. Daffa film bukakan pintu dan di persilahkan untuk masuk, tapi rasanya sangat canggung untuk mereka. bagaimana juga Daffa masih mengingat dengan jelas bagimana dulu Andini menjebaknya. dan sekarang mereka bertemu lagi.
Terlihat Andini hanya menundukkan wajahnya. mungkin merasa malu dengan apa yang dulu ia lakukan pada laki-laki yang amat ia cintai itu.
Setelah memanggil Yulia untuk menemui Daffa. ternyata diam diam Andini masih memperhatikan Daffa dari kejauhan. Andini duduk di ruang keluarga yang dapat dengan jelas melihat ke arah ruang tamu dimana Daffa dan Yulia juga Hasan berada di sana.
Entah mengapa hati ini selalu berdebar hebat meski hanya melihatmu dari jarak sejauh ini kak. sekarang kamu terlihat semakin gagah, aku tidak bisa membohongi perasaan ku. kalo sampai saat ini aku masih sangat menyukaimu.
Andini menggelengkan kepalanya seolah ia tidak ingin lagi di hantui oleh bayangan cinta yang menjeratnya bertahun-tahun lamanya itu.
Andini menarik dalam nafasnya dan meyakinkan dirinya, semua sudah berakhir sekarang aku akan menikah. dia juga sudah menikah aku harus bisa melupakan nya bagaimanapun juga ini tidak baik.
Setidaknya aku masih bisa melihatnya itu sudah cukup untuk mengobati kerinduan ku selama ini. Kak Daffa kamu memang selalu yang terbaik.
"Datanglah ini alamat tempat tinggalku sekarang. ucap Daffa dengan memberikan sebuah kartu nama miliknya!
Daffa tante tidak tau lagi harus berkata apa. tapi tante sangat berterimakasih padamu, karena kamu sudah merawatnya dengan baik.
tante janji tidak akan mengecewakan kalian.
Apa yang istri saya katakan benar Daffa kami hanya ingin bertemu dengan nya, untuk sedikit mengobati kerinduan kami pada anak kami. ucap Hasan menimpali
" Saya mohon pamit karena harus pergi bekerja. saya harap kalian menepati janji kalian.
Yulia dan juga Hasan mengantarkan Daffa sampai ke pintu rumah nya. beberapa kali Yulia maupun Hasan mengucap terimakasih pada Daffa yang sudah menjaga dan menyayangi rizky.
__ADS_1
.....
Malam harinya Daffa baru saja pulang bekerja. dan di sambut oleh kedua anaknya dengan ceria.
Wow...
Anak anak papah yang cantik dan tampan.
Daffa mendaratkan ciuman di wajah kedua anaknya itu.
Papah tau ga kakak tadi nangis hahahaha kaka cengeng pah, laki-laki payah ucap Deviana mengolok-olok kakaknya dan mengadukannya pada Daffa.
membuat Daffa sebenarnya sangat ingin tertawa tapi sebisa mungkin ia tahan karena tidak ingin membuat anak lelakinya sedih.
Oh ya coba ceritakan apa yang membuat kakak menangis, tanya Daffa pada kedua anaknya.
Kaka menangis karena mendapat nilai delapan dari mamah saat kita belajar siang tadi. Deviana mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada papahnya dengan suara khasnya yang cerewet.
"Iky hanya ingin nilai sempurna. iky tidak suka jika nilai iky tidak seratus, rizky mencemberutkan bibirnya pertanda ketidak sukanya. karena gagal pada nilai sempurna
jika kamu mau mendapatkan Nilai sempurna, kamu harus lebih giat lagi untuk belajar sayang. jangan buang waktu hanya untuk bermain jika kamu ingin mendapatkan Nilai sempurna Oke.
Oke...
rizky akan lebih rajin belajar agar tidak ada pertanyaan yang rizky jawab dengan salah pah..
rizky kembali terlihat bersemangat sekali.
__ADS_1
" Ini baru anaknya papah. pinter dan tidak cengeng
Hahaha Devi kembali menertawakan kakaknya.
Kenapa kamu masih memperolok kakak?
memangnya berapa nilai yang mamah beri untuk Devi?
Devi dapat nilai enam dong. tapi kan Devi tidak menangis seperti kakak wleee,... Devi menjulurkan lidah nya udah menggoda kakak nya.
Daffa tak bisa menahan tawanya mendengar cerita anak perempuan nya itu. yang sangat narsis dan percaya diri. meski mendapatkan nilai lebih rendah.
Okey kalian memang anak anak papah yang pintar. ayo kita cari mamah dulu ya..
Daffa membawa kedua anaknya pada Citra, tapi setibanya di dapur Daffa melihat istrinya masih sibuk memasak, bahkan sampai kelewatan untuk menyambutnya pulang.
Sayang aku udah pulang loh. Daffa berjalan mendekati istrinya, Daffa melingkarkan tangannya di pinggang istrinya.
"Mas,, aku masih masak.
Memangnya kenapa, aku hanya memeluk istriku saja. apa tidak boleh??
Mendapatkan serangan ciuman bertubi-tubi dari suaminya membuat Citra tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaannya. dan meminta nani untuk melanjutkannya.
Sedangkan Citra membawa suaminya ke dalam kamar. dan mulai membuka kemeja suaminya, satu persatu akhirnya semua kancing kemejanya terbuka. menampakkan dada bidang milik suaminya.
selesai membuka kemejanya, Citra dengan sigap mendorong suaminya menuju kamar mandi..
__ADS_1
"Mas cepatlah mandi aku akan siapkan baju gantinya.
Di dalam kamar mandi Daffa tersnyum senyum sendiri. Aku pikir dia yang akan membantu ku untuk mandi..