Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 94 kemarahan Daffa


__ADS_3

"Cinta,,, cinta,, kamu dimana nak,


"papi aku di sini.


"apa yang kamu lakukan di sini, papi kan sudah bilang untuk tidak pergi kemana-mana dan tunggu papi kembali.


"tadi saat papi pergi aku mendengar tante ini menangis aku datang hanya untuk menghiburnya sungguh aku tidak bohong.


"Papi percaya padamu sayang, tapi alangkah baiknya kamu tidak mengganggu tante ini.


"maaf Pak sebelumnya, saya tidak bermaksud untuk mengganggu putri bapak.


"tidak apa bu, lain kali jika ada masalah lebih baik ibu selesaikan dengan bijak, apa lagi udara malam hari tidak baik untuk kondisi ibu yang sedang mengandung.


"Iya Pak terimakasih untuk perhatiannya,


"oh iya,,, tante cantik namanya siapa,


"nama aku Citra, kamu boleh panggil aku tante Citra,


" horee aku punya aunty baru Cinta bersorak dengan sangat senangnya.


"salam kenal anak cantik. tante oergi dulu ya,


"sampai jumpa tante Citra,


"sampai jumpa sayang. Citra pergi meninggalkan anak kecil itu.

__ADS_1


Citra memesan taxi untuk mengantarkan dirinya pulang. tak butuh waktu lama Citra sudah sampai di rumahnya.


"Asalamualaikum,


Ani yang membukakan pintu untuk Citra begitu bahgia mengetahui Citra yang sudah kembali.


"kamu dari mana saja nak. kenapa ponselmu tidak bisa di hubungi.


"Bunda maafkan Citra, Citra terlalu asik berbelanja jadi mengabaikan panggilan bunda,


"sudah tidak apa ayo cepat membersihkan diri dulu. setelah itu jangan lupa isi perutmu ya.


saat Citra melangkah menuju kamarnya tiba-tiba Ani memanggilnya.


" nak apa kamu tidak bertemu dengan Daffa, dia pergi mencarimu tapi sampai sekarang belum kembali.


"yasudah kamu mandi saja dulu. bunda akan menghubungi Daffa,


karena merasa sangat lelah Citra memutuskan untuk berendam di dalam air hangat yang di berinya sabun dan aroma terapi untuk merelaksasi tubuhnya. karena terlalu nyaman berendam membuat Citra memejamkan matanya. tapi tidak lama pintu kamar mandi terbuka lebar, terlihat sosok Daffa berdiri di ambang pintu.


Daffa berjalan mendekati Citra yang masih berada di dalam air,


"Kenapa kamu pergi,


"kenapa kamu pergi dari sana padahal kamu tau aku akan datang menjemputmu, apa yang sedang kamu lakukan sebnrnya? apa kamu tau aku hampir gila karena ulahmu. apa kamu tidak bisa sekali saja tidak membuat masalah. aku sungguh lelah bekerja tapi aku menyempatkan diri untuk menjemputmu, tapi apa ini? kali ini kamu sungguh kelewatan Citra, aku tidak mengerti dengan isi kepalamu saat ini. brukk Daffa menutup kembali pintu kamar mandi dengan sangat kencang, membuat Citra kaget sampai terjingkat di buatnya.


"Apa yang aku lakukan ini salah, aku melihat kalian bersama. aku hanya mencoba melindungi hatiku mas. aku hiks hiks hiks tidak ingin melihatmu bersamanya itu terlalu menyakiti hatiku. Citra memeluk lututnya ia menangis di bawah guyuran air shower.

__ADS_1


setelah selesai mandi citra membalut tubuh nya dengan kimono. ia keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah yang sembab.


ia tidak mendapati Daffa di dalam kamarnya, sampai Citra selesai berpakaian bahkan Citra sudah menunggu suaminya di dalam kamar sampai waktu hampir tengah malam. karena rasa khawatir akan kemarahan suaminya Citra memutuskan untuk keluar dan mencarinya.


Citra sudah mengelilingi hampir seisi rumah tersebut, tapi ia tidak juga mendapati suaminya.


"kemana kamu mas.


"sudahlah untuk apa aku terus memikirkannya lebih baik aku tidur sekarang.


"mulai sekarang aku hanya perlu memikirkan anakku saja.


" hidup ku akan aku habiskan hanya untuk bersamanya. setelah kamu lahir, ibu yang akan menjagamu dan mengurusmu sayang, Citra berkata lirih dalam hatinya.


Citra membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. tidak butuh waktu lama untuk dirinya tertidur. karena terlalu lelah citra tidur sangat pulas. sampai saat Daffa masuk ia tidak mengetahuinya.


Daffa duduk di samping Citra Yang terlelap. di seutuhnya pipi citra dengan jari tangan Daffa. sejenak Daffa memandangi wajah wanita yang sudah di nikahnya itu.


"Aku tidak tau perasaan seperti apa ini.apakah ini cinta, atau perasaan apa di dalam hatiku rasanya begitu berkecamuk yang menggetarkan hatiku, tapi yang aku tau aku sangat merasa takut saat kamu tidak bersamaku.


"aku ingin selalu memastikan keadaanmu selalu baik baik saja. jangan pernah mencoba pergi dari hidupku, aku sudah berjanji untuk selalu menjagamu dan melindungimu dalam ikatan pernikahan. meski aku belum bisa melakukan kewajibanku sebagai seorang suami. tapi aku tetap suamimu di mata hukum.


cupp Daffa memberikan ciuman di dahi istrinya. sebelum akhirnya Daffa menyusul citra untuk tidur.


*****


Jangan lupa untuk membaca karya terbaruku yang berjudul @menikahi om-om Mesum.

__ADS_1


__ADS_2