Mencintai Sahabat Kekasihku

Mencintai Sahabat Kekasihku
Bab 108 Ibu terhebat


__ADS_3

Sudah sekitar satu minggu setelah citra melahirkan,, kini hari harinya berlalu dengan penuh suka cita,, sampai suatu sore Devi yang mengetahui kabar kelahiran bayinya citra, berniat untuk mengunjunginya dengan mengajak aisyah,,


Asalamualaikum Aisyah,, suara Devi di ujung telpon sedang menghubungi Aisyah,,


Waalaikumsalam Dev,, ada apa kamu menghubungi ku, ucap Aisyah,,


tidak Syah aku hanya ingin mengajak mu untuk melihat bayinya citra, aku dengar dia sudah melahirkan bayi laki-laki nya,, maaf Dev saat ini aku sedang tidak bisa kata Aisyah, kenapa kamu memangnya sibuk apa Syah? jika kamu ke sana kamu kan bisa bertemu dengan cinta pertamamu,, apa maksud kamu Dev, aku bukan wanita seperti itu, aku masih punya harga diri untuk tidak merusak hubungan orang lain,, Syah kamu kenapa jadi marah sihh, lagipula Daffa kan masih sendiri,,


apa katamu sendiri, jelas jelas citra adalah istrinya apa kamu juga tidak tau soal ini, apa yang kamu katakan Syah, apa ini benar, jadi selama ini citra menyembunyikan hubungannya tapi untuk apa Syah,, entah kah Dev aku tidak mau lagi berurusan dengannya saat ini Marisa lah prioritas utamaku,.


Setelah mengatahui kelahiran cucu pertamanya Fatimah dengan di temani chiko berangkat ke tempat cit tinggal,, terlihat Fatimah begitu bahagia melihat cucu laki-laki nya lahir dengan selamat,, bayi manggil itu di beri nama Rizky between Raihan yang artinya Rahmat diantara bunga Surga, Nama yang sudah di siapkan oleh mendiang ayah kandung bayi itu,,


seat Fatimah hendak pergi ke Yogyakarta, sebenarnya Sinta dan putra sangat ingin ikut pergi bersama, tapi karena mereka sedang ada ujian pelajaran penting, mereka mengurungkan niatnya untuk terbang ke Yogyakarta,,


Devi datang dengan membawa bingkisan di tangannya,, dengan langkah pasti ia mendatangi rumah Daffa, untuk menemui citra,, setibanya rindu rumah besar itu Devi di sambut hangat oleh Bunda Ani yang memang cukup mengenal baik siapa Devi itu,, Ani membawa Devi menemui citra yang sedang duduk memangku bayinya di dalam kamar,,


Selamat ya akhirnya kamu menjadi seorang ibu sekarang,, mba Devi terimakasih ucao citra dengan senyum mengembang di wajahnya,, kamu sepertinya bahagia banget ya ucap Devi,,


mba Devi,, aku seneng liat kamu bahagia cit, tapi jujur aku juga sedih melihatmu bahagia,, kata kata yang baru saja di di ucapkan Devi berhasil menghilangkan senyuman di wajah citra,, kamu tau Aisyah dia sangat mencintai Daffa bahkan sejak mereka masih duduk di bangku SMA, cinta mereka di mulai dan mungkin sampai saat ini cinta itu masih ada,, tapi saat melihatmu tersenyum bahagia,, aku,,,, ehh aku ini bicara apa sih, maafkan mulutku yang bicara sembarangan ini citra,,

__ADS_1


Kenapa aku merasa aku ini seperti wanita yang merebut sesuatu yang tidak di takdirkan untukku ucap citra dalam hatinya,, apa yang mba Devi bilang adalah kenyataannya, aku memang hanyalah penghalang kebahagiaan mereka citra bergumam dalam hatinya,,


Aku tau mba, aku juga merasa jika mas Daffa memang tidak pernah memiliki cinta untukku di hatinya,, tapi aku sangat membutuhkan nya mba,, aku tidak tau apa yang harus aku lakukan sekarang,, apa aku harus melepaskannya atau menahan nya bersamaku,,


Citra aku mengerti, ini berat untumu,kamu tau sendiri orang tua Daffa selalu memaksakan nya agar segera menikah, karena mereka menginginkan seorang cucu untuk meramaikan rumahnya mungkin karena itulah Daffa memilihmu dan menikahimu, tapi sejujurnya hatinya hanya ada aisyah seorang saja, mungkin kamu memang sangat mencitai nya tapi, bukankah jika kita menahan nya bersama kita bukan hanya satu hati yang akan tersakiti tapi tiga hati akan merasakan nya, tapi jika kita melepaskannya mungkin kita akan merasa sakit untuk sesaat tapi melihatnya bahagia bukankah itu juga kebahagiaan untuk kita,,


Benar apa yang mba bilang,,


Daffa adalah laki-laki yang bertanggung jawab,, aku yakin dia akan tatap memberikan nafkahnya untuk kalian,, meskipun jika kalian tidak lagi bersama,, percayalah citra ini yang terbaik untuk kalian,,


Prakkkkk tanpa sengaja apa yang mereka bicarakan sejak tadi di dengar oleh Fatimah,,


Ibu,,, ucap citra lirih setelah melihat ibunya yang berlutut untuk merapihkan serpihan gelas itu, citra segera berlari ke ibunya untuk memastikan ibunya tidak mendengar apapun yang di kayaknya,,


Ibu kenapa bisa seperti ini, ibu seharusnya minta pelayan saja yang membawakan nya,,


Hiks hiks hiks,,, Fatimah mulai terisak dalam tangisannya,, Ibu maafkan citra bu,, tidak nak ibu yang seharusnya meminta maaf, karena ibu yang memaksakan pernikahan ini, ibu tidak tau jika pernikahan ini hanya menyakiti mu sayang, ibu fikir kalian akan saling mencintai dan kamu akan hidup bahagia, tapi ternyata ibu salah, justru kamu sangat menderita dengan pernikahan ini, kenapa kamu tidak pernah menceritakan ini nak, seharusnya kamu katakan apa yang kamu rasakan pada ibu,,


tidak bu, ini bukan salah ibu, citra kah yang salah, seharusnya citra tidak pernah melakukan hal yang akan memalukan keluarga kita, maafkan citra bu, ini salah citra,, hiks hiks hiks,,

__ADS_1


sayang ibu tidak tau jika kamu selama ini sangat menderita, ibu masih bisa mengurusi kalian seharusnya kalian tidak perlu berada di situasi seperti ini, hiks hiks hiks, maafkan ibu citra,, ibu janji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, ibu janji akan mendengarkan keinginan mu, tidak seharusnya ibu memaksamu untuk menikahinya nak..


Ibu,, sudah aku kata ibu tidak salah, di sini aku lah yang salah, aku hiks hiks hiks,,, sayang ibu fikir kamu wanita yang kuat, ibu tidak pernah melihat kesedihan mu, maafkan ibu citra, ibu ini sudah menjadi ibumu selama dua puluh tahun tapi ibu sama sekali tidak bisa mengerti perasaan mu, hiks hiks hiks ibu macam apa aku ini,,


ibu cukup, ibu jangan bicara seperti ini, ibu adalah ibu terbaik di dunia ini, tidak ada wanita sehebat ibu, hanya ibulah wanita yang sangat hebat di mataku, aku selalu ingin saat aku menjadi seorang ibu, aku akan menjadi ibu seperti ibu,, ibu yang tidak pernah mengeluh di saat apapun, Ibu yang sangat kuat menjalani kehidupan yang kejam ini,,


maafkan ibu sayang,, ibu akan membawamu pulang jika memang sudah tidak ada tempat untuk mu lagi di sini,, kembalilah nak,, pulanglah sayang, di sana masih rumah mu, jangan pernah ragu untuk kembali jika itu yang terbaik untuk kalian,,


terimakasih ibu selalu mengerti aku, ibu selalu ada untukku, terimakasih bu,,, terimakasih ibu sudah menjadi ibuku,, kemarilah ibu ingin memelukmu,, hiks hiks hiks,,,


😩😭😭😭


AUTO KANGEN SAMA MAMAH NIH AUTHORNYA,,,


Inget pas masih remaja saat main pulang larut malam, orang tua marah marah, dan author mikir kalo mereka terlalu berlebihan, sedangkan di luar sana banyak remaja yang bisa bebas keluyuran sampai malam, kenapa aku cuma sekali kali aja udah di marahi,, perasaan marah kecewa dengan sikap yang orang tua author tunjukkan,,


Tapi setelah dewasa author tau jika wanita yang bisa menjaga dirinya, dari pengaruh pergaulan saat remaja, akan lebih di hargai oleh orang di sekitarnya bahkan sampai ke masa depannya..


Thank you mom, dulu kita sering ribut untuk hal itu, tapi sekarang aku bener bener ngerasa bersyukur karena mama yang cerewet aku bisa jadi lebih baik di masa depan 😚🤗

__ADS_1


__ADS_2