
Setelah menghabiskan makanannya, Daffa mengajak citra menuju supermarket.
Citra di bantu Daffa mendorong troli belanjanya. troli merka sudah hampir penuh dengan berbagai jenis belanjaan yang di butuhkan citra.
"Mas, aku mau beli beberapa kebutuhan pribadi ku ya.
"Ayo biar kita sama sama, Citra menuju area beauty and soap, dia mengambil botol shampo juga sabun karena ia tak membawa dari rumah saat pindah ke apartemen Daffa.
"Dok. Dokter Daffa, seorang wanita cantik menyapa Daffa,
karena mereka bekerja di rumah sakit yang sama. wanita itu Gita dan Amel mereka adalah perawat yang cukup dekat dengan Daffa.
Daffa menyunggingkan senyum manisnya.
"Sama siapa dok ke sini? Amel bertanya dia terlihat celingukan mencari sosok yang bersama dengan Daffa.
" iya,,belanja Sendrian aja dok Gita menimpali.
Namun tiba-tiba Citra menghampiri,
__ADS_1
" Mas aku udah selesai, ayo kita ke kassa.
"Oh ya kenalin ini Gita dan ini Amel, Daffa memperkenalkan dua wanita di hadapan mereka. Citra segera mengulurkan tangan dan menyalami mereka bergantian dengan memperkenalkan diri. saya Citra.
"Mereka ini perawat di rumah sakit tempat aku bekerja, Daffa menjelaskan
"Salam kenal ya kata Amel. kalo Citra ini siapa..
amel Belum selesai berbicara namun Daffa sudah memotong.
"ini istri saya. Daffa menjelaskan siapa Citra, dan hubungan mereka.
Terlihat wajah Amel sedikit kecewa mendengar pernyataan Dokter tampan yang sudah lama ia idolakan. namun ia mencoba menutupi perasaannya,
"Maaf soalnya pernikahan kita di buat dengan sederhana dan di hadiri oleh kerabat dekat saja.
"Selamat ya dok, semoga langgeng kata Amel.
Selamat dok,
__ADS_1
" semoga jadi keluarga yang bahagia kata Gita.
"Terimakasih untuk do'anya.
"Saya duluan ya, soalnya istri saya sudah selesai. Daffa berlalu meninggalkan kedua perawat cantik itu.
"Gita.... gua patah hati, ternyata dokter ganteng itu sudah menikah.
"Hahaha kasian banget, cup cup cup sini sini, Gita memeluk Amel yang sedang patah hati karena dokter tampan yang di sukainya ternyata sudah menikah.
-------------
Sepulang dari supermarket, sudah sore. Citra segera membersihkan diri. Ia berendam air hangat di bathtub dengan sabun dan aroma terapi yang memenangkan perasaan membuat rasa nyaman dan rileks. Citra menghabiskan waktu satu jam hanya untuk berendam. setelah selesai ia membilas tubuhnya.
setelah selesai dengan ritual mandinya. di Lillitkan tali handuk kimononya. saat keluar kamar mandi betapa terkejutnya citra ternyata Daffa sedang terlelap di atas kasur. rasa canggung bercampur malu. Duhh kenapa mas Daffa malah tidur di sini si gumam citra, ia segera meraih baju di dalam lemarinya, saat akan kembali lagi ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. brukkkk kaki Citra tersandung karpet lantai. membuat ia jatuh tepat di samping Daffa.
Daffa yang terbangun dengan decitan tempat tidurnya. matanya membulat sempurna di dapati Citra dengan kimono yang berantakan karena terjatuh. Kamu ngapain? wajah Daffa terlihat tak bersahabat. Maaf maaf mas aku gak sngaja.
Hemmm. Daffa segera bangun dan pergi dari kamar.
__ADS_1
Citra kenapa lo itu malu maluin banget sii Citra mngucap pada dirinya sendiri.
Gila, apa bener yang tante Yulia bilang kalo dia ternyata wanita penggoda. Daffa bodoh apa yang sudah kamu lakukan kalo semua yang orang lain bilang tentang dia benar semua. Daffa berpikir keras apa yang di lakukan Citra dengan pakaian seperti itu di sampingnya saat dia sedang tertidur. apa Citra sedang mencoba untuk menggodanya.