Menikah Dengan Peria Kaya

Menikah Dengan Peria Kaya
Hilang


__ADS_3

Waktu pun berlalu tak terasa sudah satu bulan mereka di sana namun  kondisi kantor masih belum setabil jadi Andre mumutuskan untuk memperpanjang waktu untuk tinggal di sana.


Tanpa andre sadari jika dia jiga sudah mulai nyaman dengan Lusi dan bahkan tiap hari tingkah lusi dapat membuat ia tak hentinya terawa namun ia masih saja mengirim pesan pada Zahra, dan yang sadar itu adalah Radit dan peria itu berpa kali menasehatinya namun ia tak mau dengan dan masih melanjutkan hubungan terlarangnya.


Hinga acara karnaval di Berlin Andre dan lusi pergi melihat lihat orang orang yang memakai berbagi konstum dan lusi tak henti untuk mengambil gambar ia terlihat gembira karna ini kalia pertamanya ia melihata karnaval di luar negeri.


Pada saat lusi sibuk mengambil gambar tiba tiba hpnya andre bergetar dan pada saat di lihat siapa yang menelfon rupanya Zahra .


Andre berbisik pada lusi "Tetap di sini, aku pergi membeli kopi sebentar." Lusi mengangguk .


Lalu andre pergi dari kerumunan banyak orang itu sedangkan lusi masiha asik mengambil gambar, tanpa Andre sadari ia menelfon dengan Zahra di cafe dekat situ sudah selama 1 jam sedangkan lusi yang tak tau berbahasa inggris dan bahkan tak tau diman andre berada mulai kebingungan.


Tanpa ia sadari tiba tiba hp yang ada di tanganya di tarik, sontak lusi menoleh ke arah orang yang menarik "Berhenti , kembalikan hpku."


Namun orang itu sudah pergi melewati kerumunan dan lusi lantas berlari mengejarnya dan melewati kerumunan  orang itu untuk mengejar pencuri itu.


Sedangkan di dalam cafe andre terlihat bahagia "Sudah dulu yah, sepertinya aku sudah cukup lama meninggalkan gadis jelek itu, ia pasti sudah mencari ku."


Zahra menjawabnya "Ya, jangan lupa aku sayang kamu muah.." andre tersenyum "Aku juga." Lalu panggilan itu berakhir.


Andre segera keluar dari cafe itu baru langsung menuju tempat dia meninggalkan lusi dan bertapa terkejutnya ia tak menemukan gadis itu "Astaga Tuhan, bukankah aku meninggalkannya tadi di sini."


Andre mulai panik "Kemana gadis jelek itu pergi, dia tak tau apa apa tentang kota ini." Andre yang panik mulai mencari di sekitar tempat ia meninggalkan Lusi dan masih tak ketemu ia semakin panik lalu ia memutuskan untuk menelfon Radit untuk datang.


Radit yang mendengar kabar itu lantas menghampiri tuannya "Apa nona menghilang??" Andre mengangguk "Apa dia tak mendatangi mu." Radit menjawabnya "Mana bisa nona mendatangi ku, dia saja tak tau aku di mana."

__ADS_1


Andre semakin kebingungan. Karna ia berdiri di sela sebuah toko jadi dari belakang tiba tiba ia di tabrak oleh seseorang lalu hpnya jatuh di hadapan Andre.


Andre meraih hp itu berniat untuk mengembalikan "Sorry ..." namun ketika ia melihat wallpaper hp itu dan terlihy Foto pada saat ia dan lusi menikah sontak ia terkejut sedangkan peria kabur lagi.


Andre berteriak "Radit tangkap dia, dia mencuri hp lusi."


Radit langsung mengejarnya dan di ikuti andre.


Sedangkan lusi ia juga mengejar seorang peria yang ia kira pencuri hpnya dan pada saat sudah dekat ia menahan jaketnya "Tertangkap kamu sekarang ,kembalikan hp ku.." ludi tiba tiba terdiam karna ketika orang itu berbalik.


Wajahnya berbeda dengan orang yang mengambil hpnya sontak ia terkejut dan melepas tarikannya "Sorri.." lalu peria itu pergi lagi sedangkan lusi mulai kebingungan karna ia tak tau dia di mana sekarang.


"Bagai mana aku pulang, aku bahkan tak bisa berbahasa inggris apa lagi aku sudah kehilangan hpnya yang seharusnya bisa aku gunakan untuk menelfon tuan."


"Hanya ada 2 euro, dimana aku bisa mencari makan di sini yah dengan hanya  mengunakan 2 euro." Hanya satu buah koin.


Lalau ia memutuskan untuk bangkit dan mencari tempat makan, untungnya ia ketemu satu buah restoran yang menjual pizza.


Ia menghampiri kasir ia kebingunga untuk berbicara apa, ia juga tak tau bagai mana caranya mengatakan jika ia mau memesan satu buah pizza.


Sedangkan dari wajah lusi sudah terlihat jika dia orang asia jadi wanita itu lantas paham "where are you From??"


Lusi paham yang ia maksud karna kata kata itu pernah ia pelajari saat SMA "Indonesia." Wanita itu tersenyum.


"Anda mau pesan apa??" Lusi terkejut karan wanita itu bisa berbahasa indonesia "Apa kamu bisa berbahasa ku??" Wanita itu tersenyum dan mengangguk "ibuku orang indonesia sedangkan ayahku orang jerman jadi aku bisa berbahasa indonesia, jadi nonz mau pesan apa??"

__ADS_1


Lusi menujuk gamar yang memperomosikan harga Pizza "Itu." Wanita itu tersenyum "baiklah." Setelah ia mencatat apa yang lusi pesan lalu lusi pun segera membayar "Maaf aku hanya punnya ini" wanita itu tersenyum.


"Tak masalah, lagi pula ini tetap namanya uamg dan gunanya untuk belanja." Wanita itu tersenyum padanya dan akhirnya lusi merasa bahagia "bisakah nanti kamu menolong ku, aku tersesat dan terpisah dari suami ku karn aku mengejar pencuri yang mencuri hp ku."


Wanita itu mengangguk "Baik, tapi sebelumnya nama mu siapa?" Lusi menjawab "Nama ku lusi, kalok anda??" Wanita itu tersenyum "Aku Ana.".


...***...


Setelah peria itu tertangkap akhirnya Radit membawanya ke polisi yang berjaga di sekitar situ sedangkan andre kembali mencari lusi "Astaga lusi jangan membuat ku panik setengah mati begini."


Tak lama Radit menghampirinya "Tuan tenang saja para polisi itu akan membantu kita juga untuk mencari."


"Kita harus segera menemukanya aku hawatir dia akan di apa apa kan orang atau dia akan kelaparan , karna dia meninggakan tasnya di dalam mobik. Bagai mana nanti jika ia sakit karna itu."


Radit dapat melihat kehawatiran yang begitu mendalam dari seorang andre namun peria itu tak sadar jika dia sebenarnya sudah mulai mencintai lusi.


Wanita tadi pun mengantar lusi ke kantor polisi dan karna  dari kantor polisi langsung menginfo polisi yang ada di sekitar karnaval, jadi Andre langsung di beritau ketika lusi sudah berada di kantor polisi.


Dan dengan panik ia segera ke kantor polisi dan sesampai di kantor polisi ia melihat lusi sedang duduk di sebelah seorang gadis "Lusi.." ketika lusi mendengar ada orang yang memanggilnya lantas ia menoleh pada arah suara.


Mata lusi mulai berkaca kaca "Tuan.." ia berlari dan langsung nemeluk andre gadis itu terus menangis"Kau tadi meninggalkan ku cukup lama tapi kamu juga belum kembali, dan setelah itu hpnya ku dia ambil lalu aku mengejar pencuri itu dan pada akhrna aku salah tangkap aku pun....hik"


belum sekesai lusi bicara andre langsung kemeluk erat dia "sudah sudah jangan menangis sekarang kamu sudah aman." Jantung andre berdebar kencang dan ia terliaht berkeringat karna ia tak henti mencari lusia. Ia pun mengecup puncak rambut lusi.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2