Menikah Dengan Peria Kaya

Menikah Dengan Peria Kaya
Kedatangan Nisa


__ADS_3

Pada jam 4 pagi mina terbangun dari tidurnya ia menoleh ke samping dan terlihat sandra masih tertidur.


Karana setelah kepergian Renata waktu itu sudah tak ada lagi batang hidung wanita itu kembali, itu sebabnya Mina bisa sekamar dengan sandra.


Mina mengambil dompetnya lalu menarik sebuah kertas dari dalam dompetnya yang berisi hasil USG ia tak menyangka jika dia hamil lagi di usianya yang sudah 39 tahun sedangkan usia kandunganya sudah 3 bulan namun perutnya tak memperlihatkan jika dia serang hamil.


Mina menghela napas pelan "Maaf kan mama, namun kali ini mama tak mau kamu merasakan sakit seperti apa yang kakak mu rasakan. Lebih baik kamu tak mengenal sosok ayah kandungmu dari pada kamu harus tersiksa seperti kakak mu."


Mina takut anaknya yang ia kandung ini lagi akan menderita seperti kakaknya, ia tak mau mengulang kesalahan untuk kedua kalinya jadi ia memutuskan untuk kabur dari hadapan sandra.


Ia bangkit dari ranjang lalu berjalan pergi ke ruangan dan mengambil satu buah tas yang sudah ia siapkan lalu ia diam diam keluar dari rumah.


Tempat pertama yang ia datangi ialah ATM yang ada di depan minimarket lalu ia menarik seluruh uang anaknya yang jumlahnya cukup banyak yaitu 4 juta, setelah itu ia ke setasiun untuk menaiki kereta dan ia menunggu sampai pagi hari sampai setasiun buka dan ia akan memesan tiket ke tempat lain bukan kembali ke desanya.


Dan pada pukul 5 pagi akhrinya kereta pertama mulai beroprasi lalu ia memesan tiket ke kota Q dan keberangkatannya 30 menit lagi dan selagi menunggu ia memutuskan untuk mengirim pesan pada lusi dimana ia akan pergi.


Dan tiga puluh menit kemudian akhirnya ia menaiki kereta tersebut dan kereta itu pun berjalan pergi.


...***...


Di  sebuah rumah yang cukup megah renata baru terbangun pada saat ia menolah ke samping ia lantas tersenyum "Selamat pagi sayang.." lalu Renata mengecup bibir peria itu


Peria itu membuka matanya "Good morning sayang."


Renata tersenyum "Cepat bangun , karna hari ini kita akan menjemput putri kita di bandara."

__ADS_1


"Tak usah, biar bapaknya saja yang menjeputnya."


Renata mengerucutkan birinya "Orang kamu bapaknya, jangan membuat ku kesal. Aku sudah berusaha keras menguras uangnya untukmu dan sekarang kamu tak mau mengaku anak mu sendiri."


Joko tersenyum lalu menarik renata kedalam pelukannya "Sayang aku cuman bercanda kok, aku tau nisa itu anak kandung ku dan bukan anak peria itu."


Jadi selama ini nisa bukan lah anak renata tapi dia adalah anak dari mantan teman bisnis sandra yang bangkrut namun usahanya kembali berjalan setelah ia berselingkuh dengan Renata jadi malam di mana Sandra meniduri pelayannya sendiri yaitu mina, karna itu semua mereka lah yang merencanakan.


Agar sandre lebih banyak rasa bersalah pada renata karna kesalahan itu setelah itu ia akan dengan muda mereka mempeloroti harta pria itu hingga perusaan joko bisa berjalan lagi, sedangkan 3M yang renata dapat dari Andreas ia gunakan untuk membayar hutang joko, dan sekarang mereka mau mengakhiri perseligkuhan ini dengan menikah secara sah.


Pada pukul 9 pagi sebuah pesawat dari amarika baru mendarat dan seorang gadis cantik yang mengenakan pakian sedikit terbuka keluar dengan kacamata hitamnya ia datang bersama kekasih bulenya  yang bealsteran Asia Amerika.


Dan mereka langsung menunggu orang tuanya "Sayang apa benar ayah dan ibumu akan menjemput??"


Nisa menatap serius Sandi "Trus kamu mau meminta kelurga mama mu yang menjemput??"


Nisa menjawabnya "Kita temuai dulu orang tua ku, dan untuk mengantar mu ke tempat keluara mu biar aku yang antarkan pakai mobil baru hadiah ulang tahunku dari papa ku."


Tak lama terlihat Renata dan joko yang datang mendekat sontak Nisa bangkit berdiri "Mama, papa....." ia berlari lalu memeluk mereka.


Sedangkan sandi sedikit terkejut karna papa yang Nisa maksud berbeda dengan peria yang nisa panggil papi pada saat di amarika karna setaunya peria itu memperkenalkan dirinya sebagai Ayah nisa, namun ia berusaha untuk tak ikut campur urusan keluarga kekasihnya itu jadi ia menyapa Rentaa dan joko.


"Halo om, tante." Sandi berusaha tersenyum dan langsung bersaliman Pada mereka.


Renata terlihat kagum dengan ketampanan Sandi "Nak apa benar ini pacar kamu." Nisa mengangguk lalu merangkul tangan Sandi.

__ADS_1


"Ganteng bukan ma..."Renata mengangguk "Cocok sekali untuk putri mama yang paling cantik."


Nisa terliaht senang lalu nisa menoleh pada joko "Papa bagai mana mobil baru ku??"


Joko tersenyum "Tenang saja papa tadi ada bawakan untuk mu, nanti kamu boleh mencobanya langsung ." Nisa terlihat begitu senang lalu mereka segera mengambil koper mereka setelah itu segera keluar dari bandara.


Di parkiran, sebuah lamborghini terlihat di hadapan nisa "Ini beneran kan pah." Joko mangangguk lalu memberikan kuncinya "Gunakan lah,dan hati-hati berkendara. Papa dan mama mu mau ke temapt lain lagi, nanti kamu langsung pulanga aja habis antar pacar kamu." Nisa mengangguk lalu segera masuk mobil barunya sedangkan Sandi hanya menggelng gelegkan kepalanya melihat tingkah kekasihnya itu.


Joko pun berpamitan "Nak sandi papa sama mama pergi dulu, jaga anak bandel itu jangan mau ia mengebut karna ini bukan di amerika." Sandi mengangguk lalu menyusul nisa sedangkan joko dan Renata kembali ke mobik  mereka, setelah itu segera pergi.


***


Pada saat sandra terbangun dari tidur ia terkejut karna Mina tak ada di sampingnya namun ia masih berpikir positif "Mingkin saja ia sedang memasak di dapur..." sandra bangkit dari tidurnya lalu berjalan ke luar dari kamar ia terkejut tak ada orang di dapur .


"Mungkin saja dia sedang ke pasar." Sanda memutuskan untuk ke depan Tv untuk menonton.


Setelah satu jam berlalu masih belum terlihat kehadiran Mina dan jam sudah menunjul 9:30 "Apa aku perlu menelfonnya." Pada saat ia bangkit tiba tiba terdengar suara bel di luar.


"Nah baru aja mau di omongin udah datang aja." Sandra bangkit dan menghampiri pintu rumah pada saat di buka ingin sekali ia mengomel "Kamu dari mana..."


Perkataannya terhenti karnaa di hadapannya bukan mina tapi Renata yang sedang bersama Joko dan mereka terlihat bergandengan tangan.


Renata mula berbicara "Kita perlu bicara Sandra." Sandre mulai merasa ada yang aneh lalu ia memperbolehkan mereka masuk.


Di ruang tamu Renata mulai memberitau segalanya dan Sandra yang mendengar hal itu emosi "Jadi selama ini kamu berselingkuh di belakang ku."

__ADS_1


Joko tak terima jika hubunganya di sebut perselingkuhan "ini bukan perselingkuahan Sandra ini adalah hak ku, ku lah yang sudah merebut Renata secara paksa dari ku!!." Dua orang itu saling menatap tajam satu sama lain.


Bersambung....


__ADS_2