Menikah Dengan Peria Kaya

Menikah Dengan Peria Kaya
Rencana Piter


__ADS_3

Malamnya setelah bekerja andre segera kembali ke partemen tanpa sadar jika ia di buntuti oleh Seseorang.


Ia mengikuti andre sampai andre masuk apartemen, namun karna tak terlalu fokus jadi andre tak sadar jika ia di buntuti.


Peria itu mengepalkan tanganya "Aku harus memanfatkan keadan ini."


Peria itu memanfaatkan andre yang tengah sendiri tanpa ada lusi dan gafin untuk bisa membunhnya.


Sedangkan andre setelah pulang langsung membuat kopi di dapur karna malam ini ia masih harus mengerjakan pekerjaannya


Tak lama terdengar suara bel rumah, andre terkejur "Apa makanan ku sudah sampai, apa secepat ini kah??"


Sebenarnya saat di parkiran apartemen ia sempat memesan makanan, andre tak menyangka jika makanannya sampai secepat ini.


Ia tak curiga sama sekali dan langsung membuka pintu dan belum sepanya ia menoleh ia sudah di tu*uk dengan pis*u yang cukup tajam.


Andre menatap peria itu dan dengan cepatnya ia menedang nya keluar namun pada saat akan kenutup pintu, peria tadi dengan cepat berhasil menahannya.


"Apa mau mu sebenarnya!!!."


Peria berpakaian serba hitam itu dan wajahnya tertutup masker hitam itu menjawabnya dengan tegas "Kematian mu, itulah yang aku inginkan."


Andre dengan sekuat tenaganya yang tersisa memaksa mendorong pintu untuk tertutup lagi namun karna darahnya semkain deras kelur darahnya semakin andre kehilangan kekuatannya namun ia tetap berusaha.


Ia dengan bodohnya menarik paksa pi*au itu lalu me*usuk peria itu dan sepat terkena sedikit namun peria itu cepat menghindar dan andre langsung nenutup pintu.


Andre menyenderkan tubuhnya pada pintu sambil memegang perutnya, ia berusaha berjalan namun menuju dapur namun naas karna terlalu banyak kehilangan darh ia akhirnya langsung jatuh ke lantai dan perlahan ia tak bisa melihat apa papa lagi dan langsung pingsan.


Tak berselang lama willy datang atas suruhan lukman karna andre sama sekali tak mau kenjawab telfon lukman apa lagi bertemu dengan lukman jadi willy berencana untuk memsksanya datang.


Pada saat sampi di depan aprtemen ia terkejuta karna ada bercak darah walu sedikit namun itu sudah memuat ia risau.


"Darah apa itu??"


Dengan paniknya ia berlari ke depan pintu apartemen andre lalu menekan bel rumah "Tuan andre!!"

__ADS_1


Berkali kalali ia menekan tak ada jawan dan dengan terpaksa ia masuk  paksa dengan membuka kata sandi rumah dan pada saat pintu terbuka ia terkejut ada bercak darah dan dari arah bercak adarh itu seperti menuju dapur pada saat ia mengikuti bercak darah itu ia terkejut ketika meliahat andre yang sudah terkapar di lantai bersimbah darah wajahnya juga pucat.


"Astaga tuan andre." Willy menghampirnya dan ketika ia memanggil namanya tak ada jawaban lalu ia pun menelfon ambulan.


Dan untungnya ada rumah sakit dekat situ jadi dengan cepat ambulan sampai dan langsung membawa andre.


...***...


Seorang peria berjalan sambil memegang tanganya yang terluka akibat tusukan andre, walau tak dalam namun darahnya tadi sempat keluar dan jatuh di lantai apartemen andre.


"Sialan, aku tidak berhasil membunuhnya.


Namun jika tak ada orang yang menolongnya bisa saja dia mati kehabisan darah, namun jika ada yang menolongnya maka aku harus mencarai cara lain untuk membunuhnya."


Peria itu berjalan ke sebuah gudang terbengkalai dan melepas seluruh pakaianya lalu ia langsung membakarnya.


Piter menatap api yang melahap bajunya  "aku takan menyerah, bagai mana pun aku akan memisahkan mu dengan lusi."


Piter teringat kejadian waktu itu.


Flesbek on


Saat mengetahui itu piter sudah dapat menebak jika mereka pastia ada di apartemen andre.


Namun saat kesana ia tak menemukan siapa siapa hingga siang harinya ia tak sengaja melihat andre dan lusi datang keapaertemen namun cuma sebentar karana mereka terlihat lagi membawa koper.


Dan ia mengikuti mereka dari belakang dan menemukan mereka menuju ke rumah sakit dan pada saat ia mencari tau rupanya mereka menginap di tempat lukman.


Dan karna itu ia sama sekali tak mau pulang dan tetap di parkiran rumah sakit sambil memantau aktifitas mereka dengan cara meretas CCTV rumah sakit namun karan CCTV V hanya ada di luar dan tak ada di dalam kamar VVAP milik lukmana jadi ia hanya bisa kemantau dari luar.


Dan selama itu ia selalu di buat cemburu dengan tingkah mereka yang selalu romantis yang membuat api cemburu membakar hatinya.


Hinga kejadian dimana ia ia mengikuti andre dan lusi kembali pulang dari rumah sakit setelah oprasi Lukman.


Awalnya berjalan bisa saja samapi di apartenen lalu mereka kembali dan Piter juga sempat sepatnya meretas CCTV apartemen.

__ADS_1


Hinga terlihat gerak gerik andre yang keluar dari apartemen dengan baju santainya  dan Piter yang penasran diam diam mengikutinya.


Rupanya andre ke toko berlian yang tak jauh dari situ dan piter saat itu berpura pura sebagai pembeli namun ia memakai dan topi andre tak mengenalnya.


Dan ia tak sengaja menguping pembicaraan andre.


"Nona, tolong keluarkan semua koleksi cincin keluaran terbaru kalian."


Wanita itu tersenyum lalu mengeluarkan seluruh cincin kekuaran terbaru "Ini semua adalah keluaran terbaru kami."


Andre melihat cincin itu satu persatu "Nona saya pilih yang ini, oh iya  menurut anda ukuran yang cocok untuk tangan wanita yang berusia 24 tahun, tingginya 154 dan ia sedikit gemuk apa??"


Wanita itu tersenyu lalu memilikan ukuran untuk andre , selagi memilih ia mulai bertanya "Apa kah untuk istri anda??"


Andre menggeleng "Tidak, ini akan saya berikan untuk mantan istri saya ."


Wanita itu terkejut "Wah benarkah, wanita itu pasti beruntung sekali, walau sudah bercerai dari anda ia masih di berikan hadiah seistimewa ini."


Andre tersenyum"Tapi sebenarnya aku berencana nengajaknya rujuk lagi setelah 5 tahun percerayan kami namun ia malah mengajak ku pacaran."


Wanita itu terkejut "Wah benarkah, selamat tuam Jadi cincin ini sebagai hadian untuk kekasih tuan."


Andre tersenyum dan mengangguk. Sedangkan piter mematung di tempatanya dan wanita yang melayaninya mulai bicara "Tuan ini gelang yang anda minta."


Piter mengepalkan tanganya "Tolong bungkus satu untuk ku."


Dan setelah membayar ia kalia ini tidak kembali mengikuti andre ia justru kembaki kemobil lalu dengan kesalnya ia memukul setir mobil.


"Sial sial sial, awas saja kamu andre aku akan membunuh mu hingga kamu takan pernah bisa mendapatkan lusi."


Piter begitu frustasai namun ketika di pikir pikir lagi pemikirannya itu benara.


"Benar juga, kenapa aku tak membunuh saja dia."


Piter tersenyum semirik, lalu ia pun kerencanakan pembunuhan itu sendiri dengan menunggu lusi dan gafin kembali ke kota Q dulu baru ia melancarkan aksinya.

__ADS_1


Flesbek off


Bersambung...


__ADS_2