
“ohh ternyata kau ya... Apa kau tahu kau merusak rencanaku hari ini..!! Biar aku peringatan kau satu hal, jangan berani kau menggodanya dia adalah milikku..!!” kata orang itu.
“ehh.. Aku kira siapa ternyata akiko” kata bu Suzue.
“yo Suzue sudah lama tidak bertemu langsung” kata kakak ku.
“apakah maksudmu tadi adalah adikmu...?” tanya bu Suzue.
“benar sekali” jawab kakak ku.
“ohh... Setelah dilihat baik – baik ternyata adikmu itu lumayan tampan juga” kata bu Suzue.
“ohh... Sudah lama tidak bertemu, kau semakin berani ya.. “ kata kakak ku.
“memangnya apa yang perlu ditakutkan” kata bu Suzue.
“sialan... Meskipun kau adalah teman baikku dan menjadi ikut menjadi anggota party ku, aku tidak akan membiarkan hal ini” kata kakak ku.
“kalau begitu kita selesaikan masalah ini seperti biasa“ kata bu Suzue.
“tentu saja...” sahut kakak ku.
“Lewat DUEL...!!” kata mereka berdua.
“... Hmm baiklah akan aku tunggu kau besok jam 7 malam di Colosseum kota kedua... bersiaplah!!” kata bu Suzue.
“oke... Seharusnya kaulah yang bersiap” kata kakak ku.
Saling mengintimidasi ketika berbicara, mengakhiri lewat duel permainan, itulah yang dilakukan jika mereka memiliki tujuan yang sama. Kebanyakan orang jika memiliki tujuan yang sama maka mereka akan bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut, namun berbeda dengan mereka berdua, bagi mereka ini merupakan suatu persaingan antar perempuan dan beginilah cara mereka bersaing. Sementara itu aku masih didalam rumah dengan ayahku.
“ayah apakah kau berani bilang sama mama..?” tanya ku.
“ugh.. Soal itu... Mungkin...” jawab ayahku.
“terlebih lagi... Ayah kenapa kau tidak memberitahu kalu kakak sudah pulang..?” tanya ku.
“ah itu ya.. Sebenarnya aku juga tidak tahu... Kakak mu tiba – tiba pulang dan saat aku mau memberi tahu mu, kakak mu bilang untuk jangan memberi tahu mu... Jika tidak kakak mu akan membenci ayah... Maaf.. “ jawab ayah.
“aku mengerti ayah... Kalau begitu aku kembali ke kamar dulu” kata ku.
__ADS_1
“baiklah... Jangan lupa makan dulu” kata ayah.
“oke” jawab ku.
“ah membosankan... Ini membuang waktuku, lebih baik aku kembali bermain” Pikirku.
Aku pun kembali log in kedalam game dan tiba – tiba ada pesan yang masuk.
“pesan...? Dari siapa ini..? DE.. Bukan kah dia adalah Player wanita yang tadi, ada apa ini..? (besok datang lah ke Colosseum kota kedua jam 7 malam.. Akan ada hal yang sangat penting)... Sangat penting...? Apakah dia punya cara untuk menjadi kuat dalam waktu singkat..? Ahh menjengkelkan” pikirku.
Hari itu aku kembali menaikkan levelku dan mencari informasi terbaru. Setelah hari itu berakhir levelku meningkat menjadi Level 114 dan aku hanya mendapat informasi kalau besok akan ada pertandingan yang hebat di Colosseum kota kedua.
Keesokan harinya, tirai jendela terbuka sinar mata hari masuk kedalam kamarku, pandangan silau dan terlihat ada sebuah bayang – bayang.
“sudah pagi ya... Hmm siapa itu..?” kata ku ketika baru membuka mata.
“sepertinya aku membangunkanmu... Apakah kau akan marah..?” kata kakakku sambil menodongkan sebuah pistol kearah ku.
“ahh tidak... Waktu yang tepat aku harus pergi kesekolah” jawabku setelah melihat kakakku dan aku segera berlari kedalam kamar mandi.
“seram sekali, baru bangun langsung ditodong pistol... Itu membuatku terkejut setengah mati.. Dasar iblis” pikirku.
“sepertinya didalam pikiranmu kau membenci Kakakmu ya..?” kata kakak sambil menembakkan pistol nya keluar jendela.
“baiklah kalau begitu, setelah mandi makanlah dulu akan aku tunggu kau didalam mobil” kata kakakku.
“Ja..jangan repot – repot aku akan berangkat sendiri” kata ku.
*Dorr suara tembakan terdengar lagi.
“baiklah... Tolong antar aku kakak” kata ku ketakutan.
“memang begitu seharusnya” kata kakak.
“begitulah sikap kakak kepada adiknya sendiri... Ini terasa seperti sedang berhadapan dengan musuh bebuyutan” Pikirku.
Setelah mandi, aku pergi makan dan bersiap – siap untuk pergi ke sekolah, kakakku pun sudah menunggu didalam mobil.
“lama sekali...!! Apakah aku perlu mengajarimu lagi..?” tanya kakakku.
__ADS_1
“maafkan aku” kata ku.
“tunggu apa lagi cepat masuk.. Apa perlu kau mendengar suara tembakan lagi..?” tanya kakakku.
Kami pun pergi kesekolah, karena diantar oleh kakakku yang seperti iblis aku pun hanya diam didalam mobil sampai kami tiba disekolah. Tiba – tiba ponsel kakakku berbunyi.
“kamu masuklah dulu, aku harus menyelesaikan ini” kata kakak.
“baiklah” kata ku.
“tunggu sebentar kata – katanya ada yang aneh... Masuklah dulu...? Ah... Jangan – jangan dia juga akan kesekolah..!! Tidak jangan hancurkan kehidupan disekolahku..!!” pikirku.
Aku pun pergi ke kelasku, timbul perasaan aneh saat aku melewati beberapa lorong saat menuju kelas. Semua murid disana melihatku dengan tatapan aneh.
“hentikan tatapan kalian itu... Aku sudah tahu apa yang kalian pikirkan saat melihatku.. Benar sekali kalian pasti berpikir kalau aku adalah orang yang bodoh, jelek, dan nakalkan..? Aku tidak mau mendengarkan kata – kata kalian, lebih baik aku pakai headset saja” Pikirku, tapi dalam kenyataan.
“hey lihat Siapa murid itu tampan sekali gayanya juga keren... Bukankah dia adalah Katsuda Hideo... Iya kudengar dia adalah murid terpandai didalam sekolah ini dan kabarnya dia hany masuk saat ada peristiwa penting saja apakah hari ini ada peristiwa penting... Aku juga dengar kalau dia sangat kaya... Ahh aku ingin meminta nomor ya boleh tidak ya... Tidak mungkin dia mau.. “ kata para murid perempuan itu.
Aku pun telah sampai didalam kelas, namun tatapannya tetap sama. Bel pun mulai berbunyi, kelas pun dimulai dan bu Suzue masuk kedalam kelas. Tempat dudukku berada dipojok paling belakang dan dekat dengan jendela, aku masih memakai headset ku.
“Hideo.. Hideo...!!” panggil bu Suzue.
“hmm ada apa bu...?” tanyaku sambil melepaskan headset ku.
“ini masih didalam kelas kenapa tadi kau msih memakai headsetmu..?” tanya bu Suzue.
“ahh.. Maaf aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat berada didalam kelas” jawabku.
“apa..!! Apa kau tidak pernah mengikuti kelas sebelumnya..?” tanya bu Suzue.
“bukankah aku sudah memberitahu ibu saat ibu berkunjung dirumahku” kata ku.
“ingatlah sekolah ini bukanlah milikmu jadi...” kata bu Suzue.
Tiba – tiba pintu kelas terbuka, ada seseorang yang membukanya.
“maafkan saja tapi 60% saham sekolah ini sudah menjadi milikku... Sepertinya akulah pemengnya kali ini” kata kakakku.
“ternyata benar... Kakakku pasti kesini karena suatu alasan, ternyata ini adalah alasannya, sekarang 60% sahamnya berada ditangan kakakku.. Hancur sudah kehidupan sekolahku” pikirku.
__ADS_1
“... Hideo datanglah keruanganku sekarang” kata bu Suzue.
“ahh masalah baru lagi dan kali ini aku berhadapan langsung dengan dua orang ini, dilihat dari tatapan mereka pasti mereka sedang memiliki masalah satu sama lain... Aku harus mencari cara untuk mengatasi masalah ini” pikirku.