Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes

Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes
Chapter 7 : Sword of Calamity


__ADS_3


Akhirnya aku sampai di kota kedua dihari pertama setelah menghabiskan waktu berjam – jam. Selama diperjalanan aku berhasil mengalahkan monster – monster kuat yang melebihi seekor Wyvern biasa saat Event sebelumnya dan kini level ku sudah mencapai level 105. Karena jumlah Exp yang didapatkan oleh Jessie adalah sekitar 10% yang didapatkan olehku saat berhasil mengalahkan monster, jadi sekarang level Jessie adalah level 7.


Jumlah Exp yang aku butuhkan telah meningkat mungkin jika aku masih masih ditahap sebelumnya (sekitar level 1 – 100) mungkin aku akan langsung naik 50 level, tapi ini sebanding dengan kekuatan monster yang aku kalah kan, dalam sekali serang HP ku berkurang hingga sekitar 30%, untungnya aku membawa banyak potion, jika tidak aku sudah pasti akan mati tak lama setelah aku meninggalkan kota pertama.


Sekarang tujuanku dihari kedua saat ini adalah mencari kenalanku yang membuka toko menempa dikota kedua ini. Aku sudah lama tidak pergi mengunjungi tokonya saat aku masih menjadi Silver Raven, pasti sekarang dia tidak akan mengenaliku sekarang. Sekarang aku sudah berada didepan pintu tokonya, dan ngomong – ngomong namanya adalah Flint Hammer dan aku biasa memanggilnya Bubble.


“Selamat datang ditoko ku... Nak sepertinya aku pernah melihatmu...?” kata Bubble.


“Benarkah...? Mungkin kau salah orang” kata ku sedikit gugup.


“apa...! Sial..!! Apakah dia sudah tahu kalau aku adalah si bocah tua....? Ah dulu aku sering dipanggil begitu oleh nya, saat aku bertanya kenapa..? Dia menjawab karena aku masih muda tapi membuat karakter seperti orang tua... Tapi aku berpikir itu sangat keren” pikirku.


“tidak – tidak aku memang pernah melihatmu” kata Bubble sambil menatapku.


“ahh sudah aku duga aku langsung ketahuan olehnya... Huh baiklah akan aku jelaskan langsung saja” pikirku.


“Yo Bubble sudah lama tidak ber... “ kata ku.


“aku ingat kau adalah orang yang akan bertanding melawan si pengecut Ricoris besokkan... Eh.. “ kata Bubble.


“... Temu” Kata ku yang bersamaan dengan Bubble.


“jangan – jangan... “ kata kami bersamaan.


“kamu adalah si bocah tua...?” kata Bubble.


“jadi kau baru tahu...?” tanya ku.


“yah... Sudah jelas bukan” jawab Bubble.


“hah.. Ternyata aku sudah salah paham, aku kira si Bubble memang sudang mengetahui identitas ku ternyata tidak” kata ku.


“heii bocah tua... jadi kau sudah merencanakan ini ya..? Sayang sekali kau kurang ahli dalam menipuku” kata Bubble.


“hei Bubble aku sekarang sudah berganti penampilan setidaknya jangan panggil aku bocah tua lagi, aku sarankan panggil saja aku bocah tampan... Hahaha” kata ku.


“dalam mimpi..!! Jadi ada apa denganmu..? ” kata Bubble.


“ah aku dikeluarkan dari Guild dan aku berencana balas dendam” kata ku singkat.


“jelaskan” kata Bubble dengan wajah serius.


Lalu aku pun menjelaskan semuanya kepada Bubble karena dia adalah orang yang aku percaya, aku menjelaskan mulai dari aku dikhianati sampai berakhir seperti sekarang.


“jadi begitu, baiklah akan aku jaga rahasiamu itu, toh ini juga tidak akan menguntungkanku jika aku memberitahu mereka” kata Bubble.

__ADS_1


“mohon kerjasama dan pengertiannya” kata ku.


“jadi kau kesini tidak hanya untuk menceritakan ini saja kan...?” tanya Bubble.


“benar sekali aku disini untuk membeli senjata” jawabku.


“oh senjata ya.. Pilihlah ditoko ku tersedia semua senjata untuk semua Role... Aku juga bisa memodifikasinya loh” kata Bubble.


Lalu aku melihat dan mencoba setiap senjata untuk Role Assassin, tetapi aku tidak menemukan satu senjata yang cocok untukku.


“semuanya tidak ada yang cocok untukku pakai” kata ku.


“hmm sudah aku duga, baiklah aku akan memberikan senjata terbaikku... Tunggu sebentar” kata Bubble sambil pergi kedalam ruangan kerjanya.


“ini dia maha karya terbaikku yang pernah aku ciptakan... Cukup berat sih tapi dari semua yang ada disini ini adalah senjata yang mempunyai ketahanan paling tinggi” kata Bubble sambil memberikan senjatanya kepadaku.


“hmm... Memang benar ini adalah senjata yang hebat... “ kata ku.


“benarkah..!! Hahaha” kata Bubble sombong.


“... Tapi ini tetap tidak cocok untukku, ini bahkan lebih berat dari yang sebelumnya..!!” kata ku.


“ugh.. Mustahil tapi ini adalah karya terbaikku... Ahh aku punya ide bagaimana jika kita memodifikasinya...? Tapi biayanya tidak murah loh” kata Bubble.


“baiklah... Soal biaya bagaimana jika 5 juta uang asli” kata ku.


“oke” kata ku singkat.


Kemudian kami mulai membuat desain untuk senjata baru ku.


“bagus... ini rancangan yang bagus dan bahan – bahan untu memodifikasinya juga sudah ada, tapi apakah kau ingin menambahkan item – item langka mu...?” tanya Bubble.


“hah..? Buat apa...?” tanyaku.


“apa maksudmu...? Apakah kau tidak mengerti jika pedang juga jiwanya sendiri...? Semua penempa tahu akan hal ini..!!!” kata Bubble.


“sayang sekali tapi ku bukanlah seorang penempa” jawabku dengan enteng.


“ugh... Aku baru ingat” kata Bubble.


“tapi untuk item langka, aku mempunyai banyak mungkin kau tidak akan percaya” kata ku sombong.


“Ho.. Perlihatkan kepadaku” kata Bubble.


“atur nafasmu jangan sampai kau mati saat melihat hal ini” kata ku sambil mengeluarkan Artifacts Wyvern yang tersisa.


“iii.. Ini.. Ini adalah Artifacts Wyvern yang hanya ada di Event yang ada dikota kedua dan hanya akan keluar satu kali saja... Memang benar ini adalah item yang sangat langka, tapi jika hanya ada satu tetap saja tidak berguna..!!” kata Bubble.

__ADS_1


“kau meremehkan si bocah yang tampan ini” kata ku sambil mengeluarkan semua Artifacts Wyvern yang aku punya.


“hei – hei... Kau bercanda...? Kau mempunyai 47 item..!!” kata Bubble kaget.


“untuk masalah senjata yang hebat aku tidak pernah bercanda” kata ku.


“ah.. Bagaimana kalau begini... Untuk pembuatan senjata ini aku tidak akan meminta bayaran, tetapi berikan saja aku 20 item ini... Tidak 10 saja sudah cukup.. Bagaimana..?” kata Bubble.


“ditolak... Aku ingin membuat senjata yang paling hebat yang pernah ada.. Jadi aku ingin menggunakan semua item ini untuk senjata ku, akan aku berikan 10 juta untuk membuat item ini... Bagaimana...?” kata ku.


“kita buat langsung saja” kata Bubble langsung menyahut.


Kami menghabiskan beberapa jam untuk memodifikasi pedang itu. Awalnya berjalan sangat lancar hingga terjadi suatu masalah.


“hei kenapa pedangnya terlihat seperti akan hancur..?” tanya ku.


“sepertinya 40 Artifacts Wyvern adalah batas yang dapat digunakan” jawab Bubble.


“lalu sisanya bagaimana..?” tanya ku.


“bagaimana jika digunakan saja ke salah satu perlengkapanmu...?” tanya Bubble balik.


“oh baiklah, kalau begitu tambahkan saja ke sepatu ku...?” tanyaku.


“mikir sedikit bodoh..!! Bagaimana jika senjata ini akan beresonansi dengan sepatumu...!! Apakah kau mau salto terus jika kau ingin menyerang musuh...?” kata Bubble.


“apa...!! Ini bisa beresonansi...?” tanya ku.


“karena memiliki item yang sama meskipun kemungkinan kecil ini bisa” jawab Bubble.


“ah.. Masuk akal sih.. Baiklah gunakan saja sarung tangan ini, aku mendapatkan ini juga dari saat aku mengalahkan Wyvern saat Event, mungkin saja kesempatan untuk beresonansi akan berlipat” kata ku.


“baiklah” kata Bubble.


Kemudian kami menyelesaikan pembuatan pedangnya dan mulai memodifikas memodifikasi sarung tangannya. Proses kali ini lebih cepat dari sebelumnya dan status yang sebelumnya adalah tingkat C berubah manjadi Tidak Terdaftar begitu pula dengan pedangnya.


“haha... Hahaha ini adalah maha karya terhebat yang pernah aku buat... Aku pasti akan terkenal dengan ini” kata Bubble.


“wow.. Statusnya Tidak Terdaftar, bukankah ini senjata Cheat.. Hahaha” kata ku senang.


“karena aku yang membuatnya akan aku nama senjata ini, akan aku namai Sword of Calamity... Bagaimana keren bukan..?” kata Bubble.


“yah.. Karena aku juga tidak pandai menamai sesuatu, jadi aku ikut saja” kata ku.


“Hahaha.. Kau memang bocah tua yang aku kenal” kata Bubble.


Dengan begini tujuanku pertama untuk mendapatkan sebuah senjata telah selesai dan besok adalah hari pertarunganku dengan Ricoris. Aku juga telah mendapatkan banyak informasi dari Bubble mengenai Ricoris, ini akan sangat membantuku untuk pertarunganku besok. Sword of Calamity akan aku buat menjadi pedang legenda didalam game ini.

__ADS_1


__ADS_2