
Hasil sementara Player yang mendapatkan peringkat pertama Event kali ini adalah aku. Setelah aku memulihkan tenagaku, aku mulai berburu, tapi karena hasil sementara dapat dilihat setiap jam nya, itu membuatku cukup kesulitan. Setiap Player yang bertemu denganku atau yang tidak sengaja melihatku, mereka langsung lari dan bersembunyi, itu mengurangi bola kristal yang aku dapatkan. Karena itu jarak poin ku dengan Player yang lainnya tidak terlalu banyak, bahkan Bella yang sebelumnya telah aku kalah kan dan semua poin nya telah aku ambil, kini dia kembali mengejar, sekarang dia sudah mencapai peringkat 10 besar.
4 jam telah berlalu, kini pertandingan dalam Event ini telah mencapai puncaknya, satu persatu Player yang mengikuti Event, telah gugur dan dikeluarkan dari Map. Jika dihitung sekarang jumlah Player yang tersisa hanyalah kurang dari setengah Player yang mengikuti Event kali ini. Kini posisi ku semakin terancam, beberapa kali poin ku hampir dilewati oleh mereka, karena musuh sekarang hanya tinggal setengahnya saja, maka sekarang yang bertahan pastilah mereka kuat. Beberapa kali aku harus menggunakan speed boost ku dan juga kekuatan dari mode 2 pedangku, bahkan mereka ada yang sudah mencapai level 200 dan memiliki awakening tingkat menengah, itu sangatlah menjengkelkan. Yang lebih mengejutkan adalah Bella, kini dia sudah mencapai peringkat 4, aku heran dengan bakat ya mungkin dia itu super jenius, namun setelah aku mengikutinya aku melihat ternyata ada banyak Player ampas yang menantangnya, tentu saja itu sangat mudah diatasi, sedangkan aku harus bermain kejar – kejaran dan petak umpet untuk mendapatkan bola kristal lawan, aku mulai ragu apakah itu bakat atau hanya sebuah keberuntungan.
Waktu terus berjalan, kini sisa waktu sebelum Event nya selesai adalah 1 jam, sekarang aku masih mempertahankan peringkatku. Dilain sisi Bella juga sedang berjuang mati – matian untuk menaikkan peringkatnya, sekarang dia menjadi peringkat ke 3. Pada saat ini Player yang menduduki peringkat 2, 3, dan 4 selalu berubah, sementara aku masih tetap bertahan. Aku sadar kalau jika aku terus membiarkan mereka seperti itu maka peringkatku akan turun, jadi aku harus mengalahkan salah satu dari mereka bertiga.
“saat ini peringkat 2 adalah seorang Assassin sama seperti ku, peringkat 3 adalah Bella, dan peringkat 4 adalah seorang Warrior... Saat ini aku tidak tahu dimana mereka sekarang, namun jika aku bertemu salah satu dari mereka akh tidak akan melepaskannya” pikirku.
Aku terlalu banyak berpikir, itu membuatku percaya diri hingga tahap puncak, namun masalah yang tak terduga muncul, dan sepertinya kini kepercayaan diriku menurun, aku bertemu Bella.
“kenapa dari ketiga Player itu aku malah bertemu dengan yang satu ini...?” Pikirku saat melihat Bella.
“dia lagi..!!” teriak Bella dalam hati.
Saat aku sedang mencari para Player itu, aku tidak sengaja bertemu Bella, dia sepertinya juga berpikir sama sepertiku, karena saat aku bertemu dia juga terlihat terburuk – buru.
“he..hei... Dunia memang sempit ya..?” tanya Bella sambil tersenyum tapi terpaksa.
“ya...” jawab ku.
“kau juga sedang terburu – buru..?” tanya Bella lagi.
“ya...” jawab ku.
“sepertinya kau masih bertahan ya... Peringkatmu...?” tanya Bella.
“ya...” jawab ku.
“kau ingin bertarung lagi dengan ku..?” tanya Bella.
“tidak...” jawab ku.
“bisakah kau menjawabnya dengan lebih panjang..?” tanya Bella.
Aku mengambil nafas sangat panjang dan Bella yang melihatku langsung menjaga jarak.
“iyaaaaaa...” jawab ku panjang.
“bukan seperti itu maksudku... Ah lupakan saja, kalau begitu apa kau mencariku..?” tanya Bella.
__ADS_1
“hah..? Aku mencari mu... Buat apa..?” tanya ku balik.
“Hahaha... Benar juga ya... Kalau begitu aku pergi dulu..” kata Bella.
“kenapa tidak dari tadi...?” tanya ku sambil melihat sekitarku.
“sialan...!!! Aku tahu kau itu kuat, aku mengakui mu kalau kau itu hebat, tapi... Tapi bukan berarti kau bisa merendahkan...!! Sialan...!!” teriak Bella marah.
“diam sebentar...” kata ku sambil memperhatikan sekitar.
“hmm...? Memangnya ada apa..?” tanya Bella bingung.
“kau masih belum sadar ya... Kalau begitu, hei..!! Kalian berdua keluar lah... Aku tahu kalian bersembunyi disitu...!!” teriakku sambil menunjuk kesebuah pohon.
“ketahuan ya...”
“peringkat pertama memang hebat”
Mereka berdua pun keluar dam menunjukan dirinya diatas pohon.
“yah... Mengintip seseorang yang sedang berduaan memang tidak baik... Namaku adalah SKS, singkatan dari Shadow, Killer, dan Silence... Role ku Assassin dan kini aku berada diperingkat 2...ingat itu oke..?” kata SKS.
“pengambilan nama yang aneh... Dan sepertinya aku pernah dengar kata – katamu yang terakhir... ” pikirku.
“oh begituya... Salam kenal namaku adalah Bell...” kata Bella.
Aku pun terkejut saat Bella menggunakan nama aslinya lagi, jadi aku langsung mendekatinya dan menutup mulutnya dengan tanganku.
“apa yang kau lakukan...?” tanya Bella saat aku membuka mulutnya.
“seharusnya aku yang berkata begitu... Apa kau selalu memberitahu nama asli mu saat berkenalan didalam game..?” tanyaku.
“ah..!! Aku lupa lagi...” kata Bella.
“maafkan aku... Akan aku ulang lagi, namaku adalah Butterfly, seorang Special Wizard dan sekarang peringkat 3...” kata Bella.
“kau mengatakannya tanpa ragu ya...” pikirku.
“ohh seorang Special Wizard ya... Pantas saja kau dapat bertahan... Hahaha” kata Locked.
__ADS_1
“dasar sialan...!! Kau menghinaku ya...?! Kemarilah akan aku bakar kau hidup – hidup..!!” teriak Bella.
“Tenanglah dia tidak bermaksud menghinamu... Namun jujur saja aku terkejut” kata SKS.
“terkejut...? Kenapa..?” tanya Bella.
“tentu saja tidak aku sangka kau adalah seorang Special Wizard dengan Special Item juga... Namun apakah semua Wizard itu orangnya mudah marah..? Jujur saja itu terlalu kekanak – kanakkan...” kata SKS dengan tenang.
“apa katamu...!! Aku kira kau adalah orang yang baik ternyata dibalik ketenanganmu itu kau sebenarnya adalah seorang sampah...!!” kata Bella.
“oh begitu ya... Itu menyakitkan sekali... Namun karena sudah terlanjur maka mau bagiaman lagi...” kata SKS dengan tenang.
“oh... Sepertinya wujud aslimu akan keluar ya...” kata Locked.
“tentu saja... Hei gadis kecil kami berdua akan menghancurkan mu hari ini... Jika saja sekarang kita didunia nyata mungkin aku akan menyiksamu terlebih dahulu sampai ibumu tidak akan mengetahui kalau kau adalah anaknya...!!! Hahaha” kata SKS mengancam, sifatnya kini berbanding terbalik dari sebelumnya.
“Sialan kau pikir aku takut hah...?! Majulan kalian berdua..!!” teriak Bella.
Saat Bella menantang mereka maju, sesekali Bella melirik kepadaku, mungkin dia berpikir kalau aku akan membantunya.
“Kemarilah kalian berdua...!!!” teriak Bella.
Bella pun melirik kearah ku lagi, namun aku tetap diam dan bahkan mengalihkan pandanganku.
“hei kau..!! Pria macam apa kau ini..? Teganya kau membiarkan seorang gadis sepertiku sendirian melawan dua orang....” kata Bella.
“cih... Baiklah tapi aku akan mendapatkan 80% dan kau 20% bola kristal milik dua orang ini” tawarku.
“aku tolak...!! 80% terlalu banyak..!!” teriak Bella.
“begitu ya... Sampai jumpa nanti...” kata ku sambil meninggalkan Bella.
“tu..tunggu dulu bagaimana kalau bagianmu jadi 60% dan sisanya milikku..?” tawar Bella.
“Baiklah aku setuju... Jadi kita langsung mulai saja” kata ku sambil menyetujuinya langsung.
“ahh... Kau terlalu cepat menyetujuinya...” kata Bella.
Aku meregangkan badanku dan melihat lawanku, aku mencoba mencari celah lawan dan memikirkan strategi untuk melawan mereka, namun sepertinya ini akan sulit.
__ADS_1