Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes

Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes
Chapter 29 : Assassin vs Assassin


__ADS_3

Ini adalah pertempuran terakhir pada Event kali ini. Sebelumnya saat aku bertarung dengan Bella, banyak orang yang menonton baik itu Player yang sedang mengikuti Event ataupun Player yang tidak mengikuti Event, meskipun hanya beberapa layar yang memperlihatkannya. Menurut mereka ituadalah pertempuran yang sangat hebat, kami berdua sama – sama saling menyerang dengan kekuatan dan rencana yang mengerikan. Karena itulah sekarang, semua layar menampilkan pertemuan kami saat itu, ini adalah pertempuran penutup Event kali ini.


“hei hei... Apa yang kalian bicarakan..? Apakah sudah selesai...?” tanya Locked.


“jangan mengganggu pembicaraan sepasang kekasih... Itu tidak sopan” kata SKS.


“ehh... Kalau begitu maafkan aku yang telah tidak sopan...” kata Locked.


Mereka mengejek kami, namun aku berpura – pura untuk tidak mendengarnya dan menutup telingaku.


“sudah cukup..!! Kami bukanlah sepasang kekasih...!! Hei katakan sesuatu...!!” teriak Bella.


“hmm... Kira – kira nanti hadiahnya apa ya..?” Pikirku sambil menutup telingaku.


“hei...!! Aku berbicara kepadamu..!! Kenapa kau malah menutup telingamu..!! Mereka mengejek kita loh... Kata mereka kita berdua adalah kekasih, apakah kau tidak marah hah...?!” tanya Bella marah.


Saat aku menutup telingaku aku melihat Bella seperti sedang berteriak kepadaku, lalu aku pun membukanya.


“Sudah selesai ya... Maafkan aku, aku hanya tidak mau mendengar kata – kata mereka... Ayo serang” kata ku langsung pergi menyerang.


“tunggu dulu..!! Bagaimana dengan rencananya..?” teriak Bella.


“rencana..? Itu mudah, aku akan menyerangnya dari jarak dekat dan kau akan menyerang dari jarak jauh...” jawabku.


“itu bukanlah sebuah rencana, tapi bukankah itu dari awal memang cara bertarung Role kita...?” tanya Bella.


“berisik... Sadar dan lihatlah, kita sedang bertarung... Masalah itu kita bicarakan nanti saja” kata ku.


Aku pun berlari mendekati mereka, dari dahan ke dahan aku melompat untuk bisa mencapai mereka dengan aman diatas pohon. Bella hanya melihatku menyerang, dia bahkan tidak membantuku sama sekali, sepertinya dia ingin aku melawan dan melemahkan mereka lalu saat kekuatan kami menurun dia akan menghabisi kami semua.


“sungguh licik... Kalau begitu” pikirku.


Aku berpikir untuk memisahkan mereka berdua, jadi aku akan menyerang Assassin itu dan menjatuhkannya, setelah dia jatuh aku akan menyerang Warrior dan memancingnya untuk berpisah.


“ohh... Dia memutari kita, apakah dia berencana untuk melawan kita dari dua arah sekaligus...?” tanya Locked.


“mungkin saja... Tapi berkat itu dia membiarkan seorang Wizard sendirian, itu adalah mangsa yang mudah bagiku... Jadi kau lawan Wizard itu dan aku kan menyerang Assassin nya...” kata SKS.


“tunggu dulu... Jika Wizard itu adalah mangsa yang mudah bagimu kenapa malah kau yang menyuruhku untuk melawannya...?” tanya Locked.


“tentu saja untuk menentukan siapakah Assassin terbaik didalam Event kali ini” jawab SKS sambil mencabut pedangnya.


“ahh... Baiklah kalau begitu... Dan cepat selesaikan” kata Locked sambil turun dan meluncur kearah Bella dari atas pohon.


“rencana berubah... Bunuh Assassin nya dulu” pikirku.

__ADS_1


Aku pun meningkatkan kecepatanku dan langsung menyerangnya, namun dia dengan mudah menangkisnya, karena kecepatanku dia Akhirnya terdorong dengan seranganku.


“ternyata seranganmu itu kuat juga dan kecepatanmu lumayan, tapi... Haaaa..!!” teriak SKS menambahkan kekuatannya untuk mendorongku kembali.


“hmm..? Haaa..!!” teriakku mendorongnya kembali.


Diatas udara kami pun saling beradu kekuatan, kami saling dorong – mendorong. Kekuatan kami saling bertabrakan dan saat itu kekuatan kami seimbang, kami berdua saling terlempar.


“lumayan tapi...” pikirku.


Aku mendarat didahan sebuah pohon dan dia terhempas menabrak sebuah pohon.


“ahh... Ini sakit” kata SKS sambil bangun.


“lemah..” kata ku sambil melihat SKS bangun.


“Hah... Apa katamu...!!?” teriak SKS marah.


Aku pun turun dari dahan pohon itu.


“aku bilang lemah...!!” kata ku.


“kau lah yang meminta....!! Awakening tingkat menengah... RELEASE...!!” teriak SKS.


“SPEED BOOST ON...!!” teriakku.


“kecepatanmu lumayan juga... Tapi sepertinya aku lah yang tercepat...!!” teriak SKS sambil mempercepat gerakannya.


“benarkah..? Jika soal kecepatan aku lah yang akan menjadi rajanya...!! Awakening tingkat pertama... RELEASE...!!” teriakku.


Kami pun saling menyerang lagi, dengan kecaoatan kami sekarang tanpa sadar kami telah mengitari Bella dan Locked yang sedang bertarung. Aku sempat melihat sekilas pertarungan Bella dan Locked, Bella telah mendominasi pertarungan.


“huh... Sepertinya dia akan kalah... Dasar lemah” kata SKS saat melihat Locked.


“kesempatan.. “ kata ku saat melihat SKS.


Aku pun dengan cepat menyelinap dibelakang SKS.


“huh..? Dibelakang..!!” pikir SKS.


Aku pun langsung menebasnya dibagikan leher, namun meleset karena dia menyadarinya. Kini bagian kanan tubuhku menjadi sangat terbuka, melihat hal ini dia langsung menebasku, tapi secara refleks aku menggunakan kaki ku untuk menahan seranagnnya, aku menahan dibagian tangannya, itu lebih aman dari pada langsung menahan dibagian pedangnya dan aku langsung terhempas jauh.


“oh... Insting dan refleks mu sangat bagus ya... Tidak aku sangka kau akan menggunakan kakimu untuk menahannya...” kata SKS memujiku.


“Begitukah..?” tanya ku.

__ADS_1


“ya begitulah” kata SKS kembali berlari menuju kepadaku.


“SWORD OF CALAMITY... RELEASE” kata ku sambil berlari menyerangnya.


“Apa....!! Pedangnya bisa membelah...!!” pikir SKS terkejut.


Kami pun mulai beradu pedang lagi, kali ini SKS terlihat sedikit kewalahan menghadapiku yang menggunakan dua pedang.


“satu pedang melawan dua pedang... Sangat menjengkelkan ya...” kata SKS terdesak.


“tapi setidaknya ini menyenangkan... Bagiku” kata ku.


*BOOOM suara ledakan yang sangat keras.


Saat mendengar suara ledakan itu kami berdua langsung melompat kebelakang.


“sepertinya dia benar – benar kalah ya...” kata SKS sambil melihat ledakan itu.


“kau juga sama” kata ku dengan cepat menyerangnya.


“apa..!!” teriak SKS terkejut saat melihatku sudah ada dihadaoannya.


“BLADE DANCE...!!” teriakku.


Aku pun kembali menyerangnya, semakin lama seranganku semakin cepat. Awalnya SKS bisa menahan semua seranganku, namun semakin lama pertahanannya semakin lemah. Meskipun aku bisa menyerangnya langsung tapi sekarang aku sengaja mengincar pedangnya.


“berakhir sudah” kata ku sambil mengayunkan pedangku sekuat tenaga.


Akhirnya pedangnya rusak, aku pun langsung mencabik – cabik tubuhnya sampai HP nya tinggal sedikit.


“kenapa kau tidak langsung membunuh ku...?” tanya SKS yang terbaring ditanah.


“karena menyenangkan...” jawabku singkat.


“oh iya... Namamu..?” tanya SKS.


“White, Role Assassin, peringkat pertama” jawabku dengan hawa membunuh yang tinggi.


“kau adalah iblis...” kata SKS sambil tersenyum.


“sayang sekali kau bertemu dengan iblis hari ini” kata ku dengan ekspresi dingin.


“aku akui kau adalah seorang Assassin terbaik yang pernah aku lawan...!! Hahaha” kata SKS menutup mata.


“tentu saja” kata ku sambil menebasnya.

__ADS_1


Tubuh SKS pun langsung menghilang dan aku telah memenangkan pertarungan itu. Aku pun mencari Bella dan seperti kesepakatan yang kami buat sebelumnya, aku mendapatkan bagianku, akhirnya Event kali ini telah selesai. Aku mendapatkan peringkat pertama, sedangkan Bella diperingkat kedua, serta peringkat ketiga kali ini diisi oleh peringkat kelima dan seterusnya. Semua Player yang melihat pertarungan terakhir Event kali ini berteriak penuh kegembiraan, dan aku telah mendapatkan hadiah dari Event, ini membuatku bertanya – tanya.


__ADS_2