Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes

Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes
Chapter 5 : Gama the Game Master


__ADS_3

Cahaya yang menyilaukan mata muncul diatas meja yang besar, di ikuti oleh sebuah bayangan, seseorang akan muncul.


“apakah dia adalah....?” Pikirku.


“Game Master..!!” kata semua Player yang ada diruangan itu.


Muncul dari cahaya dan melayang diatas meja betapa sombongnya orang ini. Tapi itu adalah hal yang wajar bagi orang – orang seperti dia. Memyombongkan diri dan memandang rendah orang lain, dia seperti menginjak – injak harga diri kami. Tidak ada yang berani menyinggungnya, kami semua tahu dia bagaikan dewa didalam game ini. Mengharapkan penghormatan dari dia adalah hal yang mustahil, yang ada hanyalah penghormatan dari satu sisi, yang tidak lain adalah dari kami. Semua Player terdiam dan sang Game Master juga sama, seperti sedang menunggu sesuatu sang Game Master hanya melihat kami satu persatu. Aku tidak tahan dengan hal ini dan memberanikan diri untuk bertanya.


“ehem... Bisakah kita mulai...?” tanya ku dan sekarang semua mata tertuju kearah ku.


“ah... Akhirnya ada yang berani memulai obrolan kita.. Hahahah... Kukira kita akan tetap diam selama beberapa jam.. Hahahah... Baiklah bagaimana kalau kita mulai saja dari perkenalan..?” kata Game Master.


“bukan ide yang buruk” kata ku dan sekali lagi mereka semua menatapku.


“ada apa kenapa mereka semua menatapku..? Bukankah Game Master sendiri yang mengundang kita kesini...? Aku tidak ingin berada disini terlalu lama” Pikirku.


“hahaha... Ini adalah pertama kalinya ada orang yang berbicara seperti ini kepadaku” kata sang Game Master.


“tunggu bukankah kau baru pertama kalinya datang menemui seorang Player...? Apakah kau sekarang marah..?” Pikirku.


“hahaha... Bagaimana tidak ini adalah pertamakalinya aku menemui kalian yang seorang Player, jadi aku mohon kerjasamanya” kata Game Master.


“sudah aku duga” Pikirku.


“kalau begitu sekarang izinkan aku memperkenalkan diri, seperti yang kalian pikirkan aku adalah seorang Game Master panggil saja aku Gama” kata Gama.


“Gama..? Singkatan dari Game Master mungkin.. Apakah kau berpikir itu adalah nama yang keren..“ Pikirku.


“yah ini bukan karena suatu alasan yang khusus, aku memilih nama Gama karena singkatan dari Game Master... Kupikir itu adalah nama yang keren” kata Gama.


“semuanya sudah kuduga..!! Ternyata kau orangnya mudah ditebak..!! Atau mungkin hanya kebetulan ya..?” Pikirku.


“baiklah kita lanjutkan perkenalannya mulai dari kamu” kata Gama menunjuk Ricoris.


“baiklah Namaku adalah Ricoris seorang warrior level 267” kata Ricoris.

__ADS_1


“hallo aku adalah Inu dan ini adalah saudaraku namanya neko, kami berdua adalah seorang wizard, aku level 230” kata Inu.


“hallo levelku adalah 227” kata Neko.


“salam kenal semuanya namaku adalah Hiro seorang archer level 253” kata Hiro.


“Aku White seorang assasin Level 100” kata ku dan seperti sebelumnya semua orang sekarang menatapku.


“ Jika aku lihat dari tatapan kalian, kalian pasti akan berfikir seperti ini... Jadi dia adalah pemenang peringkat pertama Event kali ini tapi kenapa masih berlevel 100...? Tidak dapat dipercaya..!!! Lalu salah satu dari kalian akan menentangku untuk berduel... Benarkan” Pikirku saat itu.


“nah sekarang... “ kata Gama


“sekarang adalah masalahnya” Pikirku.


“kalian pasti bertanya - tanya kenapa pemenang Event kali ini harus ditempatkan kedalam sebuah ruangan sedangkan dulu tidak apakah ada semacam alasan khusus...? Lalu hadiahnya itu apa...? Dan yang terakhir mungkin seperti apakah wajahku itu..?” kata Gama.


“lalu penyelesaian nya” pikirku


“jadi sebenarnya alasan kami untuk menempatkan kalian diruangan khusus adalah untuk meminta bantuan kalian untuk pengembangan Game kedepannya, kemudian ini adalah hadiah yang aku maksudkan yaitu adalah sebuah Pets dan yang terakhir adalah wajahku, tapi akan aku tunjukkan nanti pada saat pertemuan ini selesai” kata Gama.


“sesi tanya jawab” pikirku.


“Maksudnya adalah aku akan memberi kalian sebuah Pets dan kami akan memantau perkembangan kalian berlima dalam waktu sekitar 1 bulan dan semoga percobaan ini berhasil” kata Gama.


“maaf, tapi apakah kamu menjadikan kami sebagai alat eksperimenmu?” tanya Hiro.


“hmm alat eksperimen..? Bukankah itu terlalu kejam...? Aku hanya ingin bantuan kalian saja” jelas Gama.


“apa yang akan terjadi jika percobaannya berhasil..?”tanya Ricoris.


“tentu saja aku akan membuat sebuah toko khusus untuk menjual Pets agar kita semua orang dapat memilikinya dan mungkin ini akan ada dalam versi selanjutnya” kata Gama.


“tunggu dulu lalu nasib kami bagaimana..? Kami telah susah payah menyelesaikan misi yang sulit untuk mendapatkan hadiah ini tetapi jika akhirnya akan dijual dan semua orang bisa memilikinya dengan mudah lebih baik kami tidak mengikuti Event ini..!! Setidaknya berikan kami hadiah yang sepadan dengan kerja keras kami..!!” kata Hiro.


“hmm benar sekali perkataanmu, jika hadiah kalian ini ada dijual disebuah toko maka ini tidak akan adil bagi kalian, lagi pula ini adalah hadiah sebuah Event jadi seharusnya hadiah yang didapatkan tidak bisa dimiliki oleh orang yang tidak mengikuti Event itu, baiklah jika nanti percobaan ini berhasil aku akan memberi kalian hadiah yang spesial” kata Gama.

__ADS_1


“seharusnya memang begitukan” kata Hiro.


“lalu apakah ada pertanyaan lainnya..?” tanya Gama.


“aku, aku ingin tahu apakah kita bisa memilih seperti apa Pets yang kita inginkan...?” tanya Neko.


“pada dasarnya itu memang bisa tapi itu juga tergantung dengan sejumlah item yang kalian gunakan untuk enchant pada saat Pets itu masih didalam telur” jelas Gama.


“Bagaimana contohnya...? ” tanya Neko.


“ah contohnya jika kalian menggunakan drop item dari monster seperti Wyvern maka itu akan membentuk karakter seperti Wyvern itu, tetapi jika kalian menggunakan berbagai item dari monster yang berbeda maka akan menghasilkan karakter Pets yang acak” kata Gama.


“oh jadi begitu.. Berarti aku harus mencari item spirit cat untuk mendapatkan Pets kucing... Ini sangat mudah” kata Neko.


“ada yang lain..?” tanya Gama.


“kegunaan Pets?” tanya Inu sambil mengangkat tangannya.


“oh kegunaannya ya... Tentu saja untuk support lagi pula jika Pets kalian mati maka akan respawn lagi dan jika kalian mati maka Pets juga akan ikut mati” kata Gama menjelaskan.


“ada lagi...?” tanya Gama.


“sepertinya cukup sampai dari sini dan akhirnya aku bisa tahu bagaimana wajahnya...?” Pikirku.


“White apakah kamu tidak ingin bertanya...?” tanya Gama.


“apakah ada buku petunjuknya..? Kalau ada aku ingin bukunya saja” kata ku.


“tentu saja ada” kata Gama.


“emm maaf jika ada buku petunjuknya kenapa tidak dibagikan saja tadi..?” kata Neko.


“tentu saja karena aku ingin berbicara kepada kalian, ada pertanyaan lagi..?” kata Gama lalu semuanya menggelengkan kepala.


“baiklah hadiahnya akan aku bagi sekarang, terimalah...” kata Gama memberikan sambil memberikan telur itu.

__ADS_1


“dan seperti yang aku bilang diawal aku akan memperlihatkan wajah tampanku kepada kalian... Hahahah” kata Gama sambil kembali seperti dia datang tadi.


Wajahnya bisa dibilang tampan, warna rambut dan mata hitam, dan terlihat seperti dia telah merasa bosan setelah sekian lama, aku akan mengingatnya. Setelah Gama meninggalkan ruangan kamipun langsung diteleportasi kan kembali keempat kami dipanggil tadi.


__ADS_2