Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes

Mugen Monogatari : The Infinity War Of Heroes
Chapter 6 : Jessie and Challenge


__ADS_3

Sekarang semua orang sudah mengetahui wajahku, aku tidak bisa disini terus, aku harus segera pindah ke kota kedua. Namun sebelum itu aku pergi membeli perlengkapan dulu yang sebelumnya sempat tertunda.


“Aku juga mempunyai sebuah telur apakah aku juga harus menetaskannya...?, tapi saat ini drop item monster yang aku punya hanyalah item peringkat rendah, oh iya aku kan juga punya banyak Artifacts dari Event yang aku ikuti kemarin, akan aku gunakan itu saja” pikirku.


Aku pun pergi menyewa sebuah ruangan untuk menetaskannya telur itu. Saat aku membaca buku petunjuk yang diberikan oleh Gama tadi, dijelaskan bahwa hanya ada 10 slot yang dapat digunakan untuk meletakkan item monster pada telur untuk enchant. Tetapi saat aku meletakkan item Artifacts pada slot tiba – tiba slotnya bertambah.


“loh... Kenapa slotnya bertambah...? Buku!! Dimana aku meletakkan buku petunjuknya? Ah ini dia... Biar kubaca lagi... Untuk slot kami hanya menyediakan 10 slot... Hmm tidak ada yang salah, eh kenapa ada tanda panah kebawa...? Kutekan saja.. Oh ternyata ada penjelasan lain, apa ini..? Kami hanya menyediakan 10 slot saja tapi bukan berarti itu adalah batas maksimalnya, batas maksimal slot ini adalah 50 slot... Sudah aku duga penjelasan yang setengah – setengah, tapi apakah ini karena aku menggunakan Artifacts Wyvern, aku juga ingat saat itu Gama mengambil Artifacts Wyvern milik para pemenang dan membuat sebuah telur dari itu, mungkin karena item Artifacts Wyvern dan telur ini berasal dari barang yang sama” Pikirku.


Setelah membaca buku petunjuk aku melanjutkan lagi. Aku memasukkan 50 item Artifacts Wyvern yang aku dapatkan dari Event. Telurnya pun pecah dan muncul cahaya didalamnya lalu tiba – tiba muncul sebuah suara.


“ Selamat anda mendapatkan Baby Wyvern”


“Baby Wyvern telah mengkonsumsi 10 Artifacts Wyvern, Baby Wyvern berevolusi menjadi Great Wyvern”


“Great Wyvern telah mengkonsumsi 10 Artifacts Wyvern, Great Wyvern berevolusi menjadi Acient Wyvern”


“Acient Wyvern telah mengkonsumsi 10 Artifacts Wyvern, Acient Wyvern berevolusi menjadi Baby Dragon”


“Baby Dragon telah mengkonsumsi 10 Artifacts Wyvern, Baby Dragon berevolusi menjadi Great Dragon”


“Great Dragon telah mengkonsumsi 10 Artifacts Wyvern, Great Dragon berevolusi menjadi Acient Dragon”


“suara apaan itu tadi..? Terlalu cepat aku sampai tidak bisa mendengarnya... Hmm mungkin tadi suara dari sistem, sekarang sepertinya akan ada sesuatu yang hebat” pikirku.


Cahayanya perlahan mulai hilang dan muncul sebuah Acient Dragon.

__ADS_1


“EEHHHHH...!!! Aa.. Aa.. Acient Dragon” teriakku sangat terkejut.


Aku sudah tidak paham lagi. Seharusnya ini akan menjadi Wyvern tapi kenapa malah berevolusi hingga menjadi Acient Dragon, lagi pula bukankah Acient Dragon itu adalah bos monster dan ukurannya pun sangat lah besar, sementara ini... Ini adalah Acient Dragon, lebih tepatnya adalah mini Acient Dragon.


“baiklah karena sudah terlanjur maka aku akan mencoba seberapa hebat kekuatanmu itu tapi sebelumnya akan aku beri nama dulu, tapi memberi nama bukanlah keahlianku jadi akan aku acak saja...... Hmm Jessie ya... Bukan nama yang buruk, mungkin” Kata ku.


Setelah itu aku mempelajari semua petunjuk didalam buku yang diberikan oleh Gama tadi dan juga skill yang dimiliki oleh Pets ku. Aku menghabiskan beberapa jam untuk mencoba beberapa combo dengan pets ku sebelum aku log out.


Keesokan harinya aku memutuskan untuk pergi menuju kota kedua. Ada sebuah syarat untuk bisa pergi ke kota kedua yaitu salah satunya adalah level pemain, minimal level pemain yang boleh masuk ke kota kedua adalah level 100 dan sudah mendapatkan awakening.


Saat aku masih memakai akun Silver Raven aku bisa menggunakan teleportasi untuk pergi ke kota kedua karena aku sudah mengaktifkan sistem teleportasi ke sana dan sebab itulah aku akan pergi kesana dengan berjalan kaki serta aku juga bisa memanfaatkan ini untuk meningkatkan levelku dan Jessie jika bertemu oleh monster selama perjalanan. Tapi saat aku baru saja meninggalkan kota pertama, lebih tepatnya saat digerbang kota seseorang telah menunggumu.


“Yoo... White si Player yang beruntung mendapatkan peringkat pertama, kita bertemu lagi” kata Ricoris.


“eh kukira siapa ternyata kamu ya” kata ku.


“ahh.. Jujur saja sebenarnya aku hanya tahu wajahmu tapi aku sama sekali tidak mengetahui namamu, lebih tepatnya aku lupa namamu” kata ku.


“apa katamu...?! Semua orang yang ada dikota kedua mengetahui namaku, aku tidak terkenal begitu saja sejauh 50 kilometer dari sini... “ kata Ricoris.


“tunggu sebentar sepertinya aku pernah mendengar kata – kata itu” pikirku.


“jadi kau mau apa sampai menungguku disini...?” tanyaku.


“... Ah baiklah... Aku hampir lupa tujuanku... Aku disini hanyalah untuk menantangmu berduel denganku..!! Jadi bagaimana apakah kau akan menerima tantangan..?” kata Ricoris.

__ADS_1


“ahh.. Duel ya” jawabku.


“ya... Jadi bagaimana...? Mari kita buktikan kalau kau mendapatkan peringkat pertama karena keberuntungan saja” kata Ricoris.


“aku kira yang akan menantangku adalah si peringkat kedua... Tidak ku sangka ternyata orang yang terlihat kalem malah yang akan menantangku, orang – orang seperti ini pasti susah untuk diajak berdamai” pikirku.


“ya aku mendapat peringkat pertama karena sebuah keberuntunganku saja” kata ku.


“huh... Meskipun kau mengakuinya apakah kau juga berpikir kalau aku akan membatalkan tantangan...?” kata Ricoris.


“sudahku duga” pikirku.


“baiklah tapi bukankah kekuatan kita tidak seimbang” jawabku.


“tenang saja aku berjanji tidak akan menggunakan awakening tingkat menengah, jika aku menggunakannya aku akan langsung kalah” kata Ricoris.


“akan aku pegang kata – katamu tapi berikan aku waktu sekitar dua hari” kata ku.


“baiklah... Untuk orang lemah pasti akan memerlukan waktu untuk menghadapi orang yang kuat.. Di hari ketiga akan aku tunggu kau diarena kota kedua... Jangan mencoba kabur... Hahaha” kata Ricoris dan perlahan mulai pergi.


“sudah aku duga... Orang yang hebat pasti selalu di ikuti oleh masalah” pikirku.


Setelah itu aku melanjutkan lagi perjalananku ke kota kedua. Hari ini aku harus segera datang karena salah satu tujuanku ada disana. Tujuanku adalah untuk membuat senjata khusus untukku, kota kedua adalah tujuan sebagian besar Player yang ada digame ini, karena disana Player dapat membuka toko dan dapat mendapatkan uang asli dengan beberapa syarat.


Ini merupakan sebuah keistimewaan kota kedua ini dan hanya ada disini. Aku akan menemui seorang penempa yang aku kenal dan dengannya aku akan membuat senjata yang paling hebat digame ini.

__ADS_1


Sebelum hari ketiga aku harus menaikkan level setinggi yang aku bisa, aku juga punya suatu kejutan khusus. Orang – orang pengecut yang menantang seorang pemula seperti Ricoris pasti akan mengundang banyak penonton untuk meningkatkan reputasinya, tapi jika aku tidak bisa mengalahkannya setidaknya aku harus mengimbanginya.


"Baiklah tujuan pertama ku hari ini adalah mencapai kota kedua dan dihari kedua adalah mendapatkan senjata, lalu adalah Duel, dan selanjutnya akan aku pikirkan lagi setelah semuanya terselesaikan..." Pikirku sambil mengepalkan tanganku.


__ADS_2