
Sesampainya di rumah Nana ...
"Na, apa boleh hari ini aku menginap di sini semalam aja?
Karena aku bosan di rumah sendirian, orangtuaku juga lagi sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.
Gak ada orang di rumah,
si mbok juga lagi pulang kampung karna anak nya lagi sakit.
Sekalian aku pingin cicipi masakan tante yang teramat enak Na."
pinta Okta ke Nana.
"Baiklah tuan puteri."
ledekku ke Okta.
Maklum saja Okta anak tunggal dalam keluarga nya, jadi dia tidak punya temen di rumahnya.
Tapi enak juga sih jadi Okta.
Karna dia anak tunggal,
minta apapun pasti di kabulkan oleh kedua orangtuanya.
"Dor, lagi ngelamunin apa'an ini Non?"
tanya Okta sembari menepuk pundak ku.
"Apa'an sih kamu Ta, kaget tau."
sahutku sambil cemberut.
"Oke-oke, yuk ke kamarmu sekarang.
Kita inikan mau buat atribut yang super kece buat besok, betul gak?"
jawab Okta sembari menggandeng tangan ku sebagai kode untuk bergegas menuju kamarku.
Sesampainya di kamar Okta langsung memporak-porandakan lemari bajuku,
dengan tujuan ingin meminjam baju untuk ganti.
Karna dirinya tidak ada persiapan untuk menginap di rumahku malam ini.
Apa boleh buat, demi persahabatan kita maka akupun harus bersabar melihat tingkah lakunya yang seperti tuan puteri di rumahku. Lebih tepatnya di dalam kamarku yang merupakan tempat privasiku.
Oh ya, hampir lupa ku ceritakan bahwa Okta dan aku sudah bersahabat sejak SMP (Sekolah Menengah Pertama) dulu.
Awal mulanya karna dulu Okta baru pindah rumah di Perumahan tempatku tinggal sekarang.
Kita beda sekolah sewaktu SMP (Sekolah Menengah Pertama),
tapi bukan berarti kita gak bisa berteman dan bersahabat lho.
Karna Okta sering main ke rumahku yang hanya selisih satu blok denganku,
jadi orangtua kita sudah menganggap kita seperti layaknya saudara kembar.
Maka dari itu, Oktapun sudah terbiasa keluar masuk rumahku.
Begitu juga aku, suka lupa waktu kalau main ke rumahnya.
Tapi yang paling buat aku betah di rumah Okta adalah karna aku bisa berenang gratis.
Karna memang aku dari SD (Sekolah Dasar) suka banget sama yang namanya berenang.
Cuma karna kondisi ekonomi keluargaku yang pas-pas'an jadi akupun gak bisa egois untuk minta uang saku lebih ke papaku untuk membayar uang ekstrakulikuler renangku.
Alhasil aku pun harus rela jajan sedikit demi menabung untuk membiayai ekstrakulikuler renangku.
Tapi itu dulu, semenjak ada Okta,
__ADS_1
ya aku bisa bebas deh berenang di rumahnya.
"Gimana Okta, apa udah nemuin baju yang mau kamu pakai sekarang?
Ayo cepetan ganti gih kalau udah ada yang cocok.
Biar kita gak kesiangan kerjain atribut-atributnya buat besok."
ucapku dengan tegas.
"Ah, yang ini aja ya Na. Aku pinjem dulu.
Celana hotpant sama T-shirt pinkmu ini,"
sahut Okta sembari menuju kamar mandi di kamarku untuk ganti baju.
Karna Okta ganti di kamar mandi jadi akupun bisa leluasa ganti baju di kamarku.
Tapi tetap kututupi dengan pintu lemari yang tak jauh dari tempat tidurku ini.
Bukan karna apa-apa tapi karna aku tak terbiasa ganti baju di depan orang,
meskipun sesama jenis dan dia adalah sahabatku.
Akhirnya aku sudah selesai berganti pakaian, dan tak lama kemudian di susul oleh Okta yang keluar kamar mandi mengenakan baju dan celana yang di pilihnya tadi.
Tak menunggu lama, kamipun langsung mulai memulai prakarya kami untuk di pakai MoS besok.
Berselang 3 jam kemudian semua atribut sudah jadi,
semua berkat kerjasama dan kekompakan kami berdua.
Atribut nya yaitu :
1) topi kerucut
2) kalung bawang putih yang isi nya 7 siung
3) biodata diri dengan foto berukuran 4x6
5) susu bubuk coklat 2 sachet untuk di kaitkan di lengan baju kanan dan kiri yang tak lupa harus di kasih pita warna merah
Tiba-tiba ...
"Kak Nana, cepet turun gih.
Di suruh mama makan siang bareng kak Okta.
Jangan serius-serius amat bikin atribut-atributnya.
Oh ya, permen coklatnya kalau masih ada sisa bagi dong dikit buat aku adikmu yang paling imut ini."
renggek adikku Agnes.
√ Perkenalan silsilah anak di keluarga kami :
~> Agnes
adalah anak bungsu di keluarga kami,
sekarang dia masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 5.
Dia inilah yang paling suka jahilin kakak-kakaknya.
Yang tak lain dan tak bukan aku dan David.
~> Sedangkan David adalah anak ketiga dalam keluarga kami. Sekarang dia masih kelas VIII.
~> Dan, Yonathan adalah kakak tertua kami semua.
Sekarang dia sedang kuliah di kota G,
jadi pulang ke kota ini hanya sewaktu libur kuliah saja.
__ADS_1
"Oke sayang, habis gini kita turun ya.
Tapi sori ya permen coklatnya udah habis, tadi sudah kita makan sambil bikin prakarya atribut ini.
Tidak apa-apa, nanti sore kita keluar ke minimarket ya.
Kamu boleh ikut dan beli apapun yang kamu mau.
Sekalian Kak Okta ada beberapa barang yang mau di beli."
hibur Okta ke adikku, Agnes.
"Makasih banyak Kak Okta.
Yeah .. yeah .. asyik ..
Gak sabar nih nunggu waktu sore nanti."
sahut Agnes.
Kita pun turun bersama-sama.
Agnes yang sedari tadi kegirangan mau di traktir sama Okta langsung laporan sama mamaku yang tengah berada di depan meja makan.
"Nak Okta, mari kita makan sama-sama. Kebetulan siang ini tante masak tumis kangkung kesukaan nak Okta, "
kata mamaku sambil menyodorkan piring ke Okta.
"Wah, mama pilih kasih nih.
Masa anaknya gak di ambilin piring duluan? Malah Okta yang duluan yang di layani?
Nana juga mau ma di layani kayak Okta." pinta ku manja.
"Iya-iya sayang, ini buat kamu.
Ayo makan semuanya,
keburu dingin nanti tidak enak sayurnya. "
sahut mamaku.
Tak menunggu lama kita semua duduk untuk makan bersama.
Selesai makan tak lupa aku membantu mama mencuci piring,
sedangkan Okta dan Agnes sudah mulai bersiap-siap untuk pergi ke minimarket yang tak jauh dari kompleks Perumahan kami.
"Ma, malam ini Okta nginep di rumah kita ya. Katanya si mbok lagi pulang kampung,
terus orangtua Okta juga lagi pergi dinas keluar kota beberapa hari.
Gak apakan ma?"
tanyaku ke mama yang masih sibuk mengelap piring-piring.
"Iya nak tidak apa-apa.
Mama malah seneng di rumah ini jadi tambah ramai dengan kehadiran nak Okta."
jawab mamaku sambil tersenyum.
"Makasih ya ma ..
Nana sayang mama,"
sembariku peluk mama.
Tak berapa lama kemudian,
Okta dan Agnes berpamitan untuk keluar sebentar.
Sedangkan aku enggan ikut mereka,
__ADS_1
karna aku masih ingin merapikan kamarku yang masih berantakan karna ulahku dan Okta tadi.