Pacar Taruhan

Pacar Taruhan
50) Perbincangan di antara para lelaki


__ADS_3

******* PoV Steven *******


Saat melihat Nana sudah pergi,


paman segera duduk di sebelahku dan terlihat begitu serius.


Apakah kali ini aku akan di sidang oleh paman karna telah berpelukan dengan Nana tadi???


Nak Steven ..


sapa paman sambil menepuk pundakku


Iii .. iya paman ..


Maaf paman tadi saya bersikap kurang sopan pada Nana.


Hm, sebenarnya bukan itu yang ingin paman sampaikan.


Tapi itu juga akan paman bahas setelah ini.


Paman mau menyampaikan apa ya?


Kenapa terlihat serius begitu?


Apakah ada sesuatu yang kurang baik paman?


Nak, kamu tahu kan paman ini sayang sekali dengan Nana.


Mungkin setelah ini paman tidak bisa menjaga Nana lagi.


Tolong kamu bantu paman untuk selalu menjaga dan membuatnya bahagia apapun yang terjadi di masa depan.


Itu pasti paman.


Saya berjanji pasti selalu menjaga dan membahagiakan Nana.


Tapi kenapa paman mengatakan paman tidak bisa menjaga Nana lagi?


Itu karna paman sudah benar-benar mantap menyerahkan anak paman semata wayang itu untukmu nak.


Jika kalian sudah menikah,


maka paman sudah tidak dapat selalu bersamanya.


Tidak dapat lagi melihat sikap manjanya,


sikap cerobohnya, dan sikap tegasnya.


Maukah nak Steven menerima semua kekurangan dan kelebihan anak paman ini???


Saya bersedia paman.


Semenjak saya sudah memutuskan untuk menerima perjodohan ini,


saya sudah siap dengan semua konsekuensi ke depannya kelak.


Hah .. (menghela nafas panjang)


Paman sudah merawat Nana dari bayi hingga sebesar sekarang.


Tak terasa kini sudah hampir waktunya Nana akan menikah dan meninggalkan rumah orangtuanya ini.


Pesan paman hanya satu untuk kalian :


dalam keadaan susah maupun senang,


sehat atau sakit, kaya atau miskin,


kalian jangan pernah berpisah.


Sampai mautlah yang memisahkan kalian.


Tentu paman, pesan dan nasehat dari paman ini pasti selalu saya ingat.


Terima kasih paman atas kepercayaannya sudah memperbolehkan saya untuk memiliki Nana.

__ADS_1


Iya nak sama-sama.


Doa paman semoga kalian selalu bahagia.


Amin ..


Terima kasih paman.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Pa, semua sudah Nana panggil untuk sarapan.


Sebentar lagi semuanya pasti turun.


Iya sayang.


Terima kasih.


Sama-sama pa.


sahutku sambil memeluk papa dengan manja


Sudah sayang, jangan lama-lama peluknya.


Nanti nak Steven cemburu lagi sama papa.


Apa'an sih pa.


Ngapain juga harus cemburu,


kan papa ini orangtuanya Nana bukan lelaki lain.


Kalau Nana peluk lelaki lain selain papa,


kak Steven cemburu itu wajar.


Oh, jadi sekarang udah berani ya punya pemikiran buat peluk-peluk cowok lain nih selain aku?


Padahal barusan kita udah berpelukan lho Na,


Sini-sini aku peluk lagi supaya kamu gak punya pemikiran buat peluk cowok lain lagi.


(berjalan mendekat ke arah Nana)


Tolong pa, itu kak Steven mau curi-curi kesempatan buat peluk aku di depan papa.


(bersembunyi di belakang papa)


Sudah-sudah jangan bercanda seperti itu lagi.


Sebentar lagi adik-adikmu turun.


Kalian harus beri contoh untuk mereka.


Jangan seperti anak kecil yang masih suka bermain kejar-kejaran.


Malu dong sama umur kalian sekarang.


Iya pa ..


Iya paman ..


Selamat pagi semuanya.


sapa mama, David, dan Agnes


Selamat pagi ..


sahutku, papa, dan kak Steven


Wah, hari ini kak Nana ya yang masak?


Tumben kak?


Apa karna kedatangan kak Steven jadi kakak bangun lebih pagi dan memasak?

__ADS_1


Gak dong Vid.


Kakak lagi pingin masak aja tadi.


Kakak aja juga gak tahu kalau kak Steven bakal datang pagi ini.


Serius kak gak tahu???


Kita semua aja udah tahu lho.


Apa???


teriakku terheran-heran


Buft .. hahahahahaha


Serentak mereka semua menertawaiku.


Astaga kakak, gak perlu kaget seperti itu.


Kemarin malam kak Steven menelpon ke rumah,


tapi kakak sudah tidur.


Jadi kak Steven memberitahukan kami semua


kalau pagi ini akan datang untuk memberikan kakak surprise.


Itulah alasan mengapa kami semua sengaja tidak keluar kamar sampai kakak memanggil kami untuk sarapan.


Jadi ini???


Hm .. ternyata adalah idenya kak Steven ..


Maaf ya Na ..


Kan bukan surprise namanya kalau bilang-bilang duluan.


Ya .. ya ..


Untung aja aku udah selesai masak tadi,


kalau belum selesai pasti bakal gak sarapan semua sekarang.


Hahahahahahahaha


Sudah-sudah, ayo sarapan dulu.


Nak Steven sarapan juga ya sama kami.


Maaf tante, tadi saya sudah sarapan duluan sama Nana.


Soalnya bau masakan Nana sudah membuat perut saya lapar.


Oh, iya nak Steven tidak apa.


Yang penting sudah sarapan.


Ciecie .. yang sarapan romantis berdua'an tadi.


goda David


David !!!


Ups, keceplosan lagi ma ..


Maaf deh maaf ..


Dasar adikku yang satu ini gak pernah berubah keusilannya.


Sedangkan Agnes nampak cuek dan begitu serius melahap sarapannya pagi ini.


Semenjak kedatanganku dan kak Steven di rumah ini,


kehangatan di dalam keluarga ini seakan semakin bertambah.

__ADS_1


Semoga tidak akan ada yang berubah dari keharmonisan dan kehangatan di dalam keluargaku ini. Amin ...


__ADS_2