
Sesampainya di rumah, Okta memarkirkan sepeda mini nua terlebih dahulu,sedangakan Agnes tampak kelelahan membawa barang-barang belanjaan nya.
Setelah itu, mereka langsung duduk-duduk di kursi sofa ruang tamu. Mama ku yang sudah melihat kepulangan mereka langsung menyeduhkan 2 gelas teh hangat untuk mereka minum.
" Gimana belanja nya tadi sayang, senangkan? "
tanya mama ku
" Pasti seneng dong ma, kan bisa belanja banyak tapi cap ratu (di traktir). Oh ya ma, tadi Kak Okta dapet kenalan cogan (cowok ganteng) lho waktu di minimarket tadi. "
cerita Agnes dengan menggebu-gebu
" Haish, apa'an sih kamu Nes.
Kan Kak Okta jadi malu ni sama tante. "
sahut Okta dengan pipi nya sudah memerah
" Tidak apa-apa nak Okta, siapa tau kalian memang berjodoh. Tapi inget di banyakin dulu masa pengenalan nya ya, jangan sampai salah pilih orang. Karna waktu tidak bisa di putar ulang. "
ujar mama ku
" Siap tante, biar di jadikan teman dulu aja.
Lumayan kan bisa nambah satu temen cogan (cowok ganteng). "
jawab Okta yang sudah mulai salah tingkah
__ADS_1
" Ya udah kalian istirahat aja dulu di sini, tante mau naik panggil Nana dulu ya. " pamit mama ku
" Oke bos " serentak jawaban dari Okta dan Agnes
Tok .. tok .. tok ..
" Sayang, cepat turun ya buat bantuin mama siapin makan malam. "
pinta mama ku di depan pintu kamar
Kriek .. suara pintu kamar terbuka ..
" Ayo ma, pasti Nana bantuin dong kan Nana sayang mama. " sahut ku sambil ku peluk erat mama
Selang beberapa menit papa dan adik ku David pulang.
Mereka datang bersamaan.
Suasana di rumah ku jadi makin hangat dan ramai.
Karna semua nya telah berkumpul.
" Mari ke sini semua nya, makan malam sudah siap." teriak ku dari meja makan
Tak perlu menunggu lama, semua sudah duduk di kursi masing-masing. Lalu dengan segera ku bantu mama yang sedari tadi kerepotan menghidangkan makanan.
Saat semua sudah dapat makanan di piring nya, sekarang giliran mama dan aku yang menyiapkan makanan di piring kami. Kemudian papa ku mulai memimpin doa makan. Setelah itu kami pun makan dengan teratur dan tenang.
__ADS_1
Selesai makan, ku persilahkan semua untuk ke ruang keluarga. Agar memudahkan ku untuk membersihkan dapur dan meja makan. Ku dengar dari sini mereka semua sedang asyik bercerita satu sama lain.
Setelah seharian beraktifitas kami semua selalu berkumpul dan saling sharing pengalaman kami masing-masing seharian ini.
Inilah kehangatan keluarga kita yang tidak pernah kami lupakan.
Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 9 malam.
Ini adalah waktu bagi kami semua beristirahat, agar besok pagi kami punya tenaga untuk beraktifitas kembali.
Setiap orang sudah masuk ke kamar masing-masing, begitu juga dengan aku dan Okta.
" Okta, semua nya udah kamu siapin untuk MoS besok? Masuk'in tas aja semua atribut-atribut nya biar gak ada yang ketinggalan. "
kata ku sambil merapikan atribut-atribut milik ku
" Oke deh sahabatku, kamu emang yang paling ngerti'in aku deh. Makasih ya udah bantuin aku tadi. " jawab Okta
Setelah selesai membereskan semua nya, aku pun langsung merebahkan diri ku di ranjang.
Yang tak lama kemudian di susul oleh Okta.
" Hm, capek nya hari ini Na. Oh ya, kamu tahu gak tadi di minimarket aku ketemu cogan lho. Ya awal nya sih ketemu gak sengaja, tapi aku langsung jutek dan marah ke dia. Habis nya sih masa novel yang aku incar yang tinggal satu di ambil sama dia. Gak banget kan? Tapi ternyata setelah sampai di kasir, semua di jelasin sama dia. Semua cuma salah paham aja. Terus sebagai ganti rugi dia bayari barang belanjaan ku sama Agnes tadi. Jadi makin sungkan kan, tapi ujung-ujung nya kita tuker-tukeran nomor handphone Na. Mungkin dia nya gak mau rugi ya. "
celoteh Okta yang tiada berhenti sedari tadi
Setelah di lirik nya, ternyata Nana sudah tertidur terlebih dahulu.
__ADS_1
"Hm .. pantesan aja dari tadi gak ada jawaban, ternyata dia nya udah tidur duluan nih. Ya udah deh, lanjut besok aja aku cerita'in ke Nana. "
ujar Okta sembari menarik selimut nya